- Yayasan Persada Moro Tiga Delapan Deklarasi Gerakan Toilet Sekolah Bersih
- Gubernur Sumut Bobby Sebar 33 Bus Perintis ke Lima Kabupaten Dukung Pendidikan
- Pelatihan Vokasi Jangan Hanya Mengejar Sertifikat, Menaker: Bangun Portofolio
- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
196 Pegawai KAI Group Peroleh Transfer Knowledge Pengoperasian Whoosh

Keterangan Gambar : Pegawai PT KAI mendapat transfer knowledge pengoperasian Whoosh. Foto: KAI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berkomitmen dalam mendukung pengoperasian Kereta Cepat Whoosh dengan memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Sebagai bagian dari proses transfer knowledge, KAI Group telah menugaskan 196 pegawai untuk mendukung operasional dan perawatan Whoosh yang dikelola oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Baca Lainnya :
- Mudik Lebaran 2025 KAI Daops I Tambah Kereta, Sediakan 1.858 Perjalanan Jarak Jauh0
- Mudik Lebaran 2025, Penjualan Tiket Kapal PELNI Sudah Mencapai 121.125 Pax0
- Catat! Mudik Lebaran 2025, Kapal Express Merak-Bakauheni Diskon 36 Persen0
- Arus Petikemas Internasional TPS Februari 2025 Meningkat, Ini Rinciannya0
- Kapal TNI-Polri di Pelabuhan Cirebon Didata KSOP0
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menjelaskan bahwa transfer knowledge ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan layanan Kereta Cepat Whoosh yang optimal dan efisien.
“KAI Group telah menyiapkan tenaga ahli dengan kompetensi tinggi di bidang perkeretaapian guna mendukung operasional dan perawatan Whoosh. Dengan demikian, kami dapat memastikan layanan terbaik bagi pelanggan,” ujar Anne dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (12/3/2025).
Dalam program transfer knowledge ini, KAI Group mengalokasikan 50 pegawai untuk EMU Maintenance, 101 pegawai untuk operasional, dan 45 pegawai untuk Fixed Asset Maintenance. Total 196 tenaga kerja KAI Group akan bekerja bersama dengan tim KCIC untuk memastikan kelancaran operasional Whoosh serta meningkatkan efisiensi dalam perawatan dan pengelolaan aset.
Transfer knowledge ini juga merupakan bagian dari upaya peningkatan SDM yang berkelanjutan di sektor perkeretaapian nasional. Dengan adanya tenaga kerja yang telah mendapatkan pelatihan khusus, KAI Group memastikan bahwa standar operasional dan pemeliharaan Whoosh terus terjaga sesuai dengan best practice industri kereta cepat.
Anne menambahkan, kolaborasi antara KAI Group dan KCIC dalam aspek SDM akan memperkuat operasional Whoosh ke depan.
“Kami percaya bahwa melalui transfer knowledge yang efektif, pegawai KAI Group dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan layanan Whoosh, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari moda transportasi modern ini,” tutup Anne. (Arry/Oryza)











