- Yayasan Persada Moro Tiga Delapan Deklarasi Gerakan Toilet Sekolah Bersih
- Gubernur Sumut Bobby Sebar 33 Bus Perintis ke Lima Kabupaten Dukung Pendidikan
- Pelatihan Vokasi Jangan Hanya Mengejar Sertifikat, Menaker: Bangun Portofolio
- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
Yayasan Persada Moro Tiga Delapan Deklarasi Gerakan Toilet Sekolah Bersih
Dorong Budaya Hidup Sehat Anak Indonesia Sejak Dini

Keterangan Gambar : Yayasan Persada Moro Tiga Delapan dibentuk oleh alumni Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) angkatan 38, tahun 1992 meluncurkan Gerakan Toilet Sekolah Bersih. Gerakan ini diluncurkan di SD Hangtuah 4 Cipulir, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10/2026). Foto: property of indonesiamaritimenews.com.
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Membangun dan merenovasi toilet sekolah di sejumlah daerah menjadi wujud kepedulian Yayasan Persada Moro Tiga Delapan terhadap kondisi lingkungan sekolah, kesehatan, dan masa depan anak bangsa.
Yayasan Persada Moro Tiga Delapan dibentuk oleh alumni Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) angkatan 38, tahun 1992. TNI AL melalui Yayasan Persada Moro Tiga Delapan, menjadi penggagas dan pelaksana gerakan toilet sekolah bersih.
Gerakan ini merupakan respons atas kondisi fasilitas sanitasi di sejumlah sekolah yang belum memadai. Selain itu gerakan ini juga didasari pemikiran bahwa toilet yang bersih dan layak pakai merupakan bagian penting dari proses belajar anak-anak Indonesia yang memerlukan lingkungan pendidikan bersih, sehat, aman, dan nyaman. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mewujudkan gerakan sekolah sehat.
Baca Lainnya :
- Gubernur Sumut Bobby Sebar 33 Bus Perintis ke Lima Kabupaten Dukung Pendidikan0
- Pelatihan Vokasi Jangan Hanya Mengejar Sertifikat, Menaker: Bangun Portofolio0
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA0
- Kunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan Sukabumi, Ini 5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda0
- Pelindo Kenalkan Sektor Maritim, Siswa SMPN 129 Jakarta Diedukasi Dunia Pelabuhan0
Lebih dari sekadar perbaikan fisik, gerakan ini juga membawa misi edukasi. Anak-anak perlu dibiasakan menjaga kebersihan diri dan lingkungan sejak usia dini, termasuk menggunakan toilet secara benar, menjaga kebersihannya setelah digunakan, serta membangun kesadaran bahwa hidup bersih merupakan bagian dari perilaku sehat sehari-hari.
Yayasan yang dibentuk oleh alumni Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) angkatan ke38 tahun 1992 itu telah menjalankan pembangunan dan renovasi toilet di sejumlah sekolah di berbagai daerah. Gerakan ini diawali dengan merenovasi toilet di SDN 02 Sukajadi Cisayong Tasikmalaya, dan SDN Babakan Anyar 1 Kadipaten Majalengka.
- SD Hangtuah 8 Kodamar di Jakarta Utara
- SD Hangtuah 2 Titipapan di Medan
- SD Hangtuah 1 Belawan
- SD Hangtuah Makassar
- TK Hangtuah 2 Surabaya, serta
- TK Hangtuah IV Pontianak.
Yayasan juga tengah menjalankan proses renovasi fasilitas toilet di sejumlah sekolah lain di Jakarta, Tasikmalaya, Salatiga, dan Kupang.
Ketua Pembina Yayasan Persada Moro Tiga Delapan, Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmad Wibisono, S.E., CHRMP mengatakan bahwa Gerakan Toilet Sekolah Bersih merupakan wujud karya bakti dan kepedulian Yayasan Persada Moro Tiga Delapan terhadap para siswa sekolah.
Menurutnya, pembentukan kebiasaan hidup bersih dan sehat harus dimulai sejak usia dini, ketika anak-anak sedang membangun perilaku yang akan terbawa hingga dewasa. “Anak-anak kita sejak usia dini harus didekatkan dengan pola hidup yang bersih dan sehat. Mereka harus terbiasa dengan lingkungan yang bersih sebagai modal dalam kehidupan ke depan," ujar Ahmad Wibisono.
"Ini juga merupakan bagian dari edukasi. Harapan kita, kelak anak-anak akan terbiasa hidup sehat dan bersih, kemudian menerapkannya di rumah hingga lingkungan yang lebih luas saat mereka bertambah dewasa,” sambung Ahmad Wibisono.
Lebih lanjut dikatakannya, melalui Yayasan Persada Moro Tiga Delapan, para alumni ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masa depan Indonesia dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana, konkret, dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Deklarasi Gerakan Toilet Sekolah Bersih dilaksanakan pada Sabtu (17/10/2026) di SD Hangtuah 4 Cipulir, Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri oleh Laksamana Madya TNI Agus Hariadi, M.Han sebagai Pembina Yayasan Persada Moro Tiga Delapan mewakili Ketua Yayasan Persada Tiga Delapan Laksamana Pertama TNI (Purn) Priyo Budi Leksono; Komandan Seskoal; Ketua Panitia Deklarasi Laksamana Pertama TNI AL Sunaryo.
Hadir pula Pengurus Daerah Yayasan Hangtuah Jakarta, Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, para Kepala Sekolah, guru dan Komite Sekolah SD Hangtuah 3 Rawa Bambu Jakarta Selatan, SD Hangtuah 4 Cipulir Jakarta Selatan, dan SD Hangtuah 8 Kodamar Jakarta Utara.
Deklarasi ini dihadiri pula oleh para alumni AAL angkatan 38 tahun 1992. Acara pembacaan deklarasi sekaligus penandatanganan dan penyerahan penggunaan toilet bersih kepada sekolah-sekolah penerima manfaat, serta penyerahan bahan kontak kepada para guru dan pengurus sekolah.
Bukan Hanya Slogan
Gerakan Toilet Sekolah Bersih mengusung tagline “Toilet Bersih, Sekolah Sehat, Anak Indonesia Cerdas” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi semangat yang diterapkan dalam keseharian di sekolah. Fasilitas yang telah diperbaiki perlu dirawat, sementara kebiasaan hidup bersih terus dibangun melalui keterlibatan seluruh warga sekolah.
Gerakan toilet sekolah bersih, merujuk pada arahan Presiden Prabowo pada Rakornas Pusat-Daerah Kemendagri, 2 Februari 2026 di SICC Bogor, menegaskan Program Prioritas Nasional salah satunya adalah 'Gerakan Indonesia ASRI'. Adapun program Gerakan Indonesia ASRI terdiri dari: Bersih Sampah, Bersih Toilet dan Bersih Reklame. Sasaran Program Bersih Toilet adalah Toilet Sekolah dan Toilet Fasilitasi Umum.
Kegiatan Yayasan Persada Moro 38 dengan Peluncuran Gerakan Toilet Sekolah Bersih, sejalan dengan Program Prioritas Nasional Presiden, pada Program Gerakan Indonesia ASRI, yakni Program Bersih Toilet.
Adapun Standar Nasional Bersih Toilet yaitu:
- Ketersediaan air bersih, sanitasi, ventilasi, tempat sampah, pencahayaan.
- Kriteria toilet ramah anak, difabel, dan gender.
- Penetapan indikator penilaian dan sistem audit toilet.
Hal ini juga, sejalan dengan Program ASTA CITA Kabinet Merah Putih yang dituangkan ke dalam 8 Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) 2026 dan 2027. (Riz/Mar)











