- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional

Keterangan Gambar : Ilustrasi bongkar muat di terminal peti kemas. Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan tren positif kinerja operasional pada penutupan Triwulan III tahun 2026. Sepanjang periode Januari-September 2026, arus bongkar muat peti kemas (throughput) mencapai 2.836.445 TEUs, atau melonjak 8,2%.
Angka ini mencatatkan lonjakan pertumbuhan sebesar 8,2% secara year-on-year (YoY) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2.621.101 TEUs.
Daniel Setiawan, Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK mengatakan pertumbuhan positif di akhir Triwulan III ini menjadi bukti nyata komitmen IPC TPK dalam memberikan layanan bongkar muat yang optimal dan efisien.
Baca Lainnya :
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa0
- Townhall Meeting IPC TPK 2026: Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan0
- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas0
- Pelindo Kenalkan ADHARA, Konektivitas Terpadu Ekosistem Maritim Satu Platform Digital0
- NYK Layani Perdana Pelabuhan Patimban, Perluas Konektivitas Ekspor Kendaraan0
"Tren kenaikan arus barang ini tidak hanya mencerminkan penguatan kinerja internal perusahaan, tetapi juga mengindikasikan terus bergeraknya roda perekonomian dan aktivitas perdagangan nasional," ujar Daniel Setiawan, dalam keterangan yang diterima Jumat (16/10/2026).
Konsistensi tren positif ini juga terefleksi kuat pada catatan kinerja bulanan di penghujung kuartal ketiga. Pada bulan September 2026, total throughput peti kemas di seluruh terminal kelolaan IPC TPK menyentuh angka 325.884 TEUs. Realisasi tersebut menunjukkan capaian peningkatan yang solid sebesar 7% (YoY) jika dibandingkan dengan volume bongkar muat pada bulan September tahun lalu yang berada di angka 304.358 TEUs.
Peningkatan volume bongkar muat peti kemas pada September 2026 tersebut didorong oleh lonjakan produktivitas yang signifikan di beberapa terminal utama. Kinerja bongkar muat di Terminal Teluk Bayur menjadi yang paling menonjol dengan mencatatkan persentase pertumbuhan tertinggi sebesar 19,2% (YoY).
Menyusul di belakangnya, Terminal Tanjung Priok yang menjadi gerbang utama logistik mencetak pertumbuhan sebesar 9%, serta Terminal Pontianak yang juga menorehkan kenaikan sebesar 5,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Harapan terbesar kami, lonjakan produktivitas ini tidak sekadar menjadi pencapaian angka bagi IPC TPK, tetapi benar-benar mampu mendorong efisiensi rantai pasok, menekan biaya logistik, dan berkontribusi langsung pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Daniel.
Sebagai catatan, PT IPC Terminal Petikemas beroperasi di 6 area kerja, yaitu Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta; Pelabuhan Pontianak, Kalimantan Barat; Pelabuhan Panjang, Lampung; Pelabuhan Palembang, Sumatera Selatan; Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat; dan Pelabuhan Jambi, Jambi. (Bow/Mar)











