- Kunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan Sukabumi, Ini 5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda
- Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal Kemenhub, Perkuat Profesionalitas SDM
- Ini Kesepakatan Kemenhub dan Pelindo, Alur-Pelayaran Pulau Baai Tahap II, Keselamatan dan Kelancaran Logistik Jadi Prioritas
- Diplomasi Indonesia Berhasil, Kuota Tangkapan Tuna Sirip Biru Selatan Naik 25 Persen
- Ikan Lele dan Nila Hasil Budi Daya Tematik Diolah Jadi Produk Siap Masak
- Indonesia–Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan dan Riset, Al-Azhar siap Sambut Ribuan Mahasiswa
- Pasar Meluas, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand
- Kemnaker Luncurkan Pelatihan Kerja di Sukabumi, Paket Vokasi 1.600 Calon Peserta
- Townhall Meeting IPC TPK 2026: Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan
- Program P3MD, Pelindo Regional 2 Tanamkan Pemahaman Ekosistem Bisnis Kepelabuhanan
Kunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan Sukabumi, Ini 5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda

Keterangan Gambar : Menaker Yassierli membuka acara Grand Opening Albacadabra di SMA Pesantren Unggul Al Bayan, Sukabumi, Senin (12/10/2026). Foto: Kemnaker
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SUKABUMI: Perkembangan kecerdasan buatan (AI), robotika, hingga platform digital mengubah keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. Menteri Tenaga Kerja Yassierli memperkenalkan lima bekal bagi generasi muda
Menghadapi perubahan di era kini, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memperkenalkan lima bekal bagi generasi muda yang dirangkum dalam formula 5T, yakni Think, Tech, Talk, Team, dan Trust.
"Banyak pemuda yang berkualitas dan kompeten baru akan menjadi kekuatan bangsa. Untuk menjadi generasi unggul di Indonesia ke depan, saya merangkumnya menjadi lima bekal penting, yaitu Think, Tech, Talk, Team, dan Trust," ujar Yassierli.
Baca Lainnya :
- Pelindo Kenalkan Sektor Maritim, Siswa SMPN 129 Jakarta Diedukasi Dunia Pelabuhan0
- Menaker: Pelatihan Vokasi, Bekal Hadapi Dunia Kerja0
- Mengintip Dapur Pelabuhan! Talenta Muda Peserta MAGENTA Pelindo Tur Eksklusif di IPC TPK0
- Wow! Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan WorldSkills Competition 2026 Shanghai0
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat0
Pesan ini disampaikan Yassierli saat membuka acara Grand Opening Albacadabra di SMA Pesantren Unggul Al Bayan, Sukabumi, Senin (12/10/2026).
Dua bekal pertama berkaitan dengan cara berpikir dan pemanfaatan teknologi. Think menekankan pentingnya berpikir kritis, memelihara rasa ingin tahu, dan berani bertanya. Sementara itu, Tech menekankan pentingnya memahami perkembangan teknologi, data, dan AI. Kemampuan ini tidak hanya dibutuhkan siswa bidang sains, tetapi juga mereka yang menekuni bidang keilmuan lainnya.
Bijak Menggunakan Teknologi
Selain memahami teknologi, generasi muda perlu mampu menggunakannya secara bijak. Yassierli mengingatkan bahwa AI dapat membantu manusia mengolah informasi dan mencari data, tetapi penggunaannya tetap harus disertai empati, kebijaksanaan, dan tanggung jawab.
"AI gunakan sebaik-baiknya, dia akan menjadi mitra kita untuk mengolah dan mencari data. Dia tidak akan pernah bisa menggantikan manusia, dan orang-orang yang sukses adalah orang yang mampu berkolaborasi dengan AI, tetapi tetap harus diimbangi dengan empati, kebijaksanaan, dan tanggung jawab dalam penggunaannya," tegas Yassierli.
Bekal berikutnya berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama. Melalui Talk, generasi muda diharapkan mampu mendengarkan, menyampaikan gagasan secara jelas, dan menguasai bahasa asing. Adapun Team menekankan pentingnya kolaborasi dan kemampuan beradaptasi untuk mencapai tujuan bersama.
Kemampuan tersebut perlu ditopang oleh Trust, yang berkaitan dengan kejujuran, tanggung jawab, dan integritas. Menurut Yassierli, keahlian perlu disertai karakter yang kuat agar seseorang dapat dipercaya dalam menjalankan tugas dan mengambil keputusan.
"Keahlian membuka pintu, integritas membuat orang percaya. Anda harus punya integritas, berani mengatakan tidak kalau itu tidak sesuai dengan hati nurani," ungkap Yassierli.
Melalui formula 5T, Yassierli berharap generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang kompeten, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Riz/Mar)











