- Perahu terbalik, 2 Nelayan Diselamatkan Prajurit KRI BHT-370 di Selat Madura
- Setetes Harapan, Donor Darah, di Hari Jadi IPC TPK Himpun 128 Kantong
- Dankodaeral IV Tegaskan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Harus Jadi Agen Perubahan
- Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
- Besok 1 Agustus Ada Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Menag: Mari Kita Sambut Bulan Kemerdekaan RI
- TNI AL Gagalkan Peredaran Puluhan Ribu Bungkus Rokok Ilegal di Merauke
- Belut Kalimantan Naik Kelas ke Pasar Global, Tembus Ekspor Tiongkok
- Rangkaian HUT Kodaeral Tahun 2026, Kodaeral IV Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial untuk Masyarakat
- Apresiasi Hari Puisi Indonesia 2026, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Harapkan Lahir Penerus Penyair Chairil Anwar
- Tembakan Meriam-76 TNI AL Getarkan Laut Rusia
Transformasi Butuh Manusia Unggul, Wamen KBUMN Dukung Tingkatkan Kualitas SDM Pelindo

Keterangan Gambar : Kementerian BUMN mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.Foto: Humas Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), Kementerian BUMN mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri BUMN, Aminuddin Ma'ruf pada acara peluncuran buku "Membangun Insan Pelindo" di Museum Maritim Indonesia (03/12/24).
"Pelindo mempunyai kedudukan dan fungsi yang sangat penting untuk mewujudkan visi dan misi pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Kami akan selalu mendukung upaya-upaya untuk percepatan peningkatan kualitas SDM-nya," ujar Aminuddin.
Aminuddin juga menambahkan bahwa manajemen SDM yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan penggabungan atau merger Pelindo. Transformasi tidak akan terjadi apabila tidak ada manajemen SDM yang baik meskipun sistem dibangun sedemikian rupa.
"Kami melakukan transformasi di seluruh bidang, termasuk di dalamnya adalah transformasi SDM. Karena tidak mungkin kami melakukan transformasi di seluruh bidang tanpa SDM-nya juga ikut ditransform," ungkap Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono.
Buku yang diluncurkan dalam kesempatan tersebut merupakan dokumentasi dari upaya Pelindo dalam membangun kekuatan SDM-nya pasca Pelindo melakukan merger pada Oktober 2021 lalu, yang memuat proses dan pengalaman strategi pengelolaan SDM, serta refleksi pembelajaran selama tiga tahun terakhir. Proses integrasi SDM pasca merger dari empat perusahaan sebelumnya, yaitu Pelindo I, II, III dan IV telah memberikan kesempatan SDM Pelindo untuk berperan dalam perjalanan transformasi perusahaan sekaligus melakukan sejumlah inovasi.
"Inovasi sangat penting. Di buku ini, ada satu sub bab khusus membahas tentang ini. Bahwa Inovasi adalah penggerak utama daya saing. Tanpa inovasi, yang akan terjadi hanyalah stagnasi. Sebagai pemimpin dalam ekosistem maritim yang terintegrasi dan berkelas dunia, Pelindo harus terus berbenah, mulai dari inovasi produk layanan, inovasi manajemen, inovasi pemasaran, sampai inisiatif untuk melakukan kolaborasi," tambah Aminuddin.
Buku ini diharapkan dapat menjadi kontribusi Pelindo dalam kemajuan pengembangan SDM di Indonesia. Salah satu kekuatan dari buku ini adalah isinya yang berangkat dari real case, yang relevan dengan kondisi dan tantangan saat ini.
Baca Lainnya :
- Resmikan Lapangan Tembak Super Canggih, Kasal: Visi Besar TNI AL Berdaya Gentar0
- Puncak Hari Armada RI 2024, Atraksi Memukau Teatrikal Sejarah Maritim Indonesia0
- Hari Armada RI Ke-79, TNI AL Junjung Tinggi Loyalitas, Sukseskan Program Pemerintah0
- Kasal Sematkan Brevet Hiu Kencana Untuk 11 Pati TNI AL, Ini Daftar Namanya0
- Hari Antikorupsi Sedunia 2024, PTP Nonpetikemas Dukung Tugas KPK0
Menurut Arif, ke depan, Pelindo akan terus berkomitmen memperkuat peran SDM dan memperluas kontribusi bagi pembangunan negeri. Semoga buku ini dapat menambah referensi bagi para pembuat kebijakan, praktisi, serta masyarakat luas untuk memahami pentingnya transformasi SDM untuk menciptakan value yang signifikan bagi perusahaan.(Arry/Oryza)











