- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
TNI AL Gelar APCS 2025, Bangun Networking Calon Pemimpin Angkatan Laut Dunia

Keterangan Gambar : Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan, memberikan pembekalan kepada para Kadet Angkatan Laut dari 20 negara yang mengikuti kegiatan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2025. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Sebagai wujud kolaborasi dan persahabatan bagi para Kadet Angkatan Laut di seluruh dunia, TNI Angkatan Laut menggelar ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2025. Event ini diikuti oleh lebih dari 100 kadet baik dari negara-negara ASEAN maupun dari negara ASEAN Partner.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus sampai 18 Agustus 2025. Mengangkat tema “Building Synergy Among Future Naval Officers to Foster Navy Brotherhood”, kegiatan pelayaran persahabatan ini bertujuan untuk membangun Confidence Building Measure (CBM) antar Angkatan Laut di dunia. Selain itu juga sebagai wujud nyata diplomasi maritim dan komitmen terhadap integrasi kawasan, dengan mottonya "Friendship Over the Oceans".
Courtesy Call ini diikuti oleh 23 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) serta 38 perwakilan taruna dan junior officer dan 16 perwira pendamping dari 9 negara ASEAN lainnya dan 11 negara mitra ASEAN. Para peserta negara ASEAN berasal dari Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Timor Leste, serta Indonesia sebagai tuan rumah.
Baca Lainnya :
- KRI Iskandar Muda-367 dan KRI Brawijaya-320 Unjuk Kekuatan Manuver di Laut Mediterania0
- IMEX-2025 di Bangkok, TNI AL Perkuat Kolaborasi Maritim Kawasan0
- 4 Kapal Perang TNI AL Passex dengan United Kingdom Carrier Strike Group HMS Prince Of Wales0
- KRI Bima Suci Bentangkan Layar, Arungi Samudera, Muhibah Diplomasi Duta Bangsa Taruna AAL ke-720
- Lantamal V Surabaya Dapat Hibah Kapal Patroli Keamanan Laut0
Sementara itu, negara mitra ASEAN yang turut serta dalam pelayaran ini, antara lain Australia, China, Jerman, India, Italia, Jepang, Pakistan, Korea Selatan, Rusia, Turki, dan Inggris.
Rangkaian kegiatan APCS 2025 diawali dengan kegiatan Ice Breaking dan Courtesy Call kepada Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan, yang memberikan pembekalan tentang pentingnya pelayaran ini sebagai instrumen diplomasi lunak yang berdampak strategis bagi stabilitas kawasan.
“Dalam konteks tantangan keamanan global seperti keamanan laut, perubahan iklim, dan ancaman non-tradisional lainnya, APCS menjadi platform ideal untuk menanamkan kepercayaan dan semangat kerja sama sejak dini di kalangan calon pemimpin angkatan laut,” kata Laksda TNI Yayan Sofiyan.
Ia juga menjelaskan, APCS merupakan inisiasi oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali pada forum ASEAN Navy Chiefs’ Meeting 2024, yang dirancang sebagai platform pelayaran bersama Internasional, yang melibatkan Kadet Angkatan Laut dari negara negara ASEAN dan negara sahabat di luar ASEAN melalui serangkaian kegiatan edukatif, budaya, dan latihan di laut.
Lebih lanjut, Laksda Yayan menegaskan bahwa pelayaran ini bertujuan untuk memperkuat nilai solidaritas, saling percaya diri, dan figur kepemimpinan dalam menjaga stabilitas kawasan maritim di masa depan.
“Kita TNI AL bersahabat dengan seluruh angkatan laut dunia. Kita mengundang mereka untuk berpartisipasi dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK). Kita juga hadir dalam kegiatan West Pacific Naval Symposium (WPNS), Indian Ocean Naval Symposium (IONS), International Maritime Security Symposium (IMSS) dan event-event regional maupun global,” jelasnya.
Kegiatan ini selaras dengan perintah Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali APCS 2025 yang menyampaikan pada kesempatan terpisah bahwa pelayaran ini menjadi bukti konkret komitmen Indonesia dalam memperkuat diplomasi pertahanan regional, menjalin persahabatan, dan mencetak generasi pemimpin maritim yang siap menghadapi tantangan global. (Bow/Oryza)











