- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
- Kodaeral V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya, Olahraga Terpadu dan Jaga Soliditas
- Pesawat ATR 42-500 Bawa 10 Orang Hilang Kontak di Kabupaten Maros Makassar
- Tim Gabungan TNI AL Amankan Terduga Penjual Senjata Api Ilegal
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari
IMEX-2025 di Bangkok, TNI AL Perkuat Kolaborasi Maritim Kawasan

Keterangan Gambar : Indian Ocean Naval Symposium Maritime Exercise 2025 (IMEX-25) yang digelar oleh Royal Thai Navy di Bangkok pada 28 Juli hingga 1 Agustus 2025. Foto:ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANGKOK: TNI AL mengikuti kegiatan Indian Ocean Naval Symposium Maritime Exercise 2025 (IMEX-25) yang digelar oleh Royal Thai Navy di Bangkok pada 28 Juli hingga 1 Agustus 2025.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat interoperabilitas dan kolaborasi maritim kawasan, serta membangun kepercayaan antar negara. Kegiatan dikemas dalam format diskusi dan Table Top Exercise (TTX) yang menitikberatkan pada pengambilan keputusan taktis dan strategis dalam merespons berbagai skenario krisis maritim.
Kegiatan IMEX25-TTX ini diikuti oleh delegasi dari 19 negara anggota dan observer IONS, termasuk Indonesia melalui kehadiran perwakilan dari TNI AL. Tujuannya untuk meningkatkan interoperabilitas dan koordinasi taktis antar angkatan laut negara-negara IONS dan kesiapsiagaan kolektif dalam menghadapi berbagai krisis maritim.
Baca Lainnya :
- 4 Kapal Perang TNI AL Passex dengan United Kingdom Carrier Strike Group HMS Prince Of Wales0
- KRI Bima Suci Bentangkan Layar, Arungi Samudera, Muhibah Diplomasi Duta Bangsa Taruna AAL ke-720
- Lantamal V Surabaya Dapat Hibah Kapal Patroli Keamanan Laut0
- Bekali Perwira Remaja AAL Angkatan Ke-70 dan 71, Kasal: Bela Negara, Siapkan Diri untuk Perang!0
- Prajurit Marinir TNI AL Unjuk Kemampuan Tempur di Latma Purkota Yordania0
Selama kegiatan, para peserta berdiskusi dan berlatih dalam lingkungan simulasi digital dengan pendekatan multidisiplin, termasuk aspek operasional, hukum laut, komunikasi taktis, dan mekanisme komando dan kendali gabungan (joint command and control).
Beberapa topik skenario yang dibahas meliputi kerja sama antarnegara dalam menanggulangi dampak pencemaran akibat kecelakaan di laut, respon terpadu terhadap bencana alam di laut, dan evakuasi maritim dalam kondisi darurat kemanusiaan.
Selain latihan simulatif, kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi tematik bersama para pakar, seperti Dr. Dipinder S. Randhawa, yang membahas potensi dan tantangan blue economy dalam konteks ketahanan pangan, energi, dan konservasi keanekaragaman hayati laut.
Sementara itu, Prof. Dr. Nutcha Sukhawattanakun menyampaikan pentingnya tata kelola laut (ocean governance) dan penyelesaian delimitasi maritim berdasarkan hukum laut internasional (UNCLOS), guna mencegah konflik yurisdiksi dan memastikan pemanfaatan sumber daya laut secara adil.
Keikutsertaan TNI AL dalam IMEX15-TTX sejalan dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan pentingnya peran aktif TNI AL di forum-forum maritim internasional sebagai bagian dari strategi diplomasi pertahanan, penguatan kerja sama kawasan, dan pengembangan kapasitas maritim Indonesia.
Selain itu, keterlibatan TNI AL dalam forum tersebut mempertegas posisi Indonesia sebagai kekuatan maritim utama di kawasan yang mendukung penuh stabilitas, keamanan, dan tata kelola kelautan berbasis hukum dan kolaborasi. (Arry/Oryza)











