- UMK Binaan Pelindo Tembus Pasar Global di Malaysia International Halal Showcase 2026
- Pantang Menyerah! Tim Penyelam Kembali Temukan 5 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- China-ASEAN Expo 2026, Pelindo Perluas Akses Pasar Global UMK Binaan
- Dum..! Dentuman dan Asap Tebal Getarkan Penyerahan 12 Ranpur Tank Amfibi AAV M-35 Korps Marinir
- Ranpur Amfibi AAV M-35 Perkuat Pasukan Marinir, Tidak Ditempatkan di KRI Sriwijaya-100, ini Spesifikasinya
- Menhan Serahkan 12 Ranpur AAV M-35 Buatan Amerika ke Pasukan Marinir I Cilandak
- Kowal Berjaya, Ukir Prestasi di Parimarox 2026
- 11 Warga Papua Nugini Terombang-ambing di Samudera Pasifik, Dievakuasi KRI WSH-991
- Kontaminasi Jenazah dan Arus Laut Jadi Tantangan, Lanal Banjarmasin Prioritaskan Keselamatan Penyelam
- Dikunjungi Mahasiswa India, IPC TPK Paparkan Teknologi Operasional dan Ekosistem Logistik
Tekan Biaya Logistik Nasional, Pengusaha Bongkar Muat di Pelabuhan Harus Profesional

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka Rakernas APBMI 2022 secara daring. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA : Efektifitas dan Efisiensi bongkar muat di pelabuhan, dapat mempengaruhi biaya logistik nasional. Karena itu para pelaku usaha bongkar muat harus profesional dalam mengelola usahanya.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat membuka Rakernas Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Tahun 2022 secara daring, Kamis (27/10).
Menhub meminta para pelaku usaha bongkar muat di pelabuhan mengelola usahanya secara profesional agar biaya logistik nasional bisa ditekan. Proses bongkar muat di pelabuhan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja sebuah pelabuhan.
Baca Lainnya :
- Moeldoko Bilang, Ada Mafia Logistik dari Hulu Hingga Hilir 0
- 7 Jenderal Mantan Kapolri Ramai-ramai Sambangi Mabes Polri, Ada Apa ?0
- Pangkas Biaya Logistik & Berantas Pungli di Pelabuhan, Butuh Kerjasama Kementerian dan Pengusaha0
- Bikin Malu, Viral Taruna Transportasi Tawuran Adu Jotos Usai Wisuda Terpadu di Monas0
- 6 Operator Transportasi Raih Penghargaan Prima Utama, Ini Rinciannya0
"Semakin lama proses bongkar muat maka mempengaruhi turn round time kapal yang membuat operasional kapal semakin tinggi,” kata Menhub.
APBMI sebagai wadah bagi para pelaku usaha bongkar muat, diminta terus mendorong anggotanya untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan dan perubahan di era revolusi industri. Hal ini agar kualitas pelayanan yang diberikan semakin meningkat. Karena pelabuhan menjadi salah satu sektor yang mampu mendongkrak daya saing dan mendorong tumbuhnya perekonomian.
Dikatakan Menhub, sejumlah upaya yang perlu dilakukan agar pelayanan semakin efektif dan efisien di antaranya yaitu: Membenahi dan menambah infrastruktur, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, dan pemanfaatan sistem informasi digital.Kemenhub telah memiliki regulasi tentang penyelenggaraan usaha jasa angkutan perairan, termasuk usaha bongkar muat barang di pelabuhan, yakni Peraturan Menteri Perhubungan PM 59 Tahun 2021.
Salah satu yang diatur terkait SDM yaitu, tenaga kerja bongkar muat harus memiliki kompetensi di bidang bongkar muat yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi bongkar muat.
Rakernas APBMI diharapkan dapat menjadi ajang diskusi untuk membahas dan mencari solusi bersama dalam memajukan usaha bongkar muat pelabuhan di Indonesia.
Rakernas ini merupakan pertemuan ke-8 yang berlangsung di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada 27-28 Oktober 2022. Rakernas mengusung tema “Sinergitas APBMI dengan BUP, Tersus, TUKS untuk Meningkatkan Produktivitas Bongkar Muat Pelabuhan.
Hadir dalam Rakernas tersebut Dewan Pengurus Pusat dan Dewan Pengurus Wilayah APBMI, PT. Pelindo (Persero), Tbk, dan para pemangku kepentingan terkait lainnya. (A)











