- Tembakan Meriam-76 TNI AL Getarkan Laut Rusia
- Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan 73,7 Persen Juni 2026
- Program NPEA Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan 1.040 Paket Sembako kepada Nelayan Kalibaru
- Ketahuan TNI AL, Penyelundupan 10.000 Benih Lobster di Lombok Timur Gagal
- Rimpac 2026 di Hawaii, Perwira TNI AL Tuntaskan Tugas Sebagai Deputy Future Operation
- Nantikan PWI Fest 2026, Workshop Platform Digital dan Festival UMKM Bakal Digelar Desember
- Semangat HUT Ke-1 Kodaeral, Kodaeral IV Gelar Aksi Aku Cinta Laut dan Gotong Royong Bersama Masyarakat
- Presiden Prabowo: Anak-anakku Semua, Kalian Telah Memilih Siap Berkorban Jiwa dan Ragamu untuk NKRI
- Kampanye Keselamatan Pelayaran di Cilacap, Kemenhub Bagikan 1.690 Life Jacket
- 15.000 Hektare Tambak di Aceh Hancur Diterjang Banjir Bandang, KKP Percepat Rehabilitasi
Tekan Biaya Logistik Nasional, Pengusaha Bongkar Muat di Pelabuhan Harus Profesional

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka Rakernas APBMI 2022 secara daring. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA : Efektifitas dan Efisiensi bongkar muat di pelabuhan, dapat mempengaruhi biaya logistik nasional. Karena itu para pelaku usaha bongkar muat harus profesional dalam mengelola usahanya.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat membuka Rakernas Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Tahun 2022 secara daring, Kamis (27/10).
Menhub meminta para pelaku usaha bongkar muat di pelabuhan mengelola usahanya secara profesional agar biaya logistik nasional bisa ditekan. Proses bongkar muat di pelabuhan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja sebuah pelabuhan.
Baca Lainnya :
- Moeldoko Bilang, Ada Mafia Logistik dari Hulu Hingga Hilir 0
- 7 Jenderal Mantan Kapolri Ramai-ramai Sambangi Mabes Polri, Ada Apa ?0
- Pangkas Biaya Logistik & Berantas Pungli di Pelabuhan, Butuh Kerjasama Kementerian dan Pengusaha0
- Bikin Malu, Viral Taruna Transportasi Tawuran Adu Jotos Usai Wisuda Terpadu di Monas0
- 6 Operator Transportasi Raih Penghargaan Prima Utama, Ini Rinciannya0
"Semakin lama proses bongkar muat maka mempengaruhi turn round time kapal yang membuat operasional kapal semakin tinggi,” kata Menhub.
APBMI sebagai wadah bagi para pelaku usaha bongkar muat, diminta terus mendorong anggotanya untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan dan perubahan di era revolusi industri. Hal ini agar kualitas pelayanan yang diberikan semakin meningkat. Karena pelabuhan menjadi salah satu sektor yang mampu mendongkrak daya saing dan mendorong tumbuhnya perekonomian.
Dikatakan Menhub, sejumlah upaya yang perlu dilakukan agar pelayanan semakin efektif dan efisien di antaranya yaitu: Membenahi dan menambah infrastruktur, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, dan pemanfaatan sistem informasi digital.Kemenhub telah memiliki regulasi tentang penyelenggaraan usaha jasa angkutan perairan, termasuk usaha bongkar muat barang di pelabuhan, yakni Peraturan Menteri Perhubungan PM 59 Tahun 2021.
Salah satu yang diatur terkait SDM yaitu, tenaga kerja bongkar muat harus memiliki kompetensi di bidang bongkar muat yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi bongkar muat.
Rakernas APBMI diharapkan dapat menjadi ajang diskusi untuk membahas dan mencari solusi bersama dalam memajukan usaha bongkar muat pelabuhan di Indonesia.
Rakernas ini merupakan pertemuan ke-8 yang berlangsung di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada 27-28 Oktober 2022. Rakernas mengusung tema “Sinergitas APBMI dengan BUP, Tersus, TUKS untuk Meningkatkan Produktivitas Bongkar Muat Pelabuhan.
Hadir dalam Rakernas tersebut Dewan Pengurus Pusat dan Dewan Pengurus Wilayah APBMI, PT. Pelindo (Persero), Tbk, dan para pemangku kepentingan terkait lainnya. (A)











