- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Tekan Biaya Logistik Nasional, Pengusaha Bongkar Muat di Pelabuhan Harus Profesional

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka Rakernas APBMI 2022 secara daring. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA : Efektifitas dan Efisiensi bongkar muat di pelabuhan, dapat mempengaruhi biaya logistik nasional. Karena itu para pelaku usaha bongkar muat harus profesional dalam mengelola usahanya.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat membuka Rakernas Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Tahun 2022 secara daring, Kamis (27/10).
Menhub meminta para pelaku usaha bongkar muat di pelabuhan mengelola usahanya secara profesional agar biaya logistik nasional bisa ditekan. Proses bongkar muat di pelabuhan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja sebuah pelabuhan.
Baca Lainnya :
- Moeldoko Bilang, Ada Mafia Logistik dari Hulu Hingga Hilir 0
- 7 Jenderal Mantan Kapolri Ramai-ramai Sambangi Mabes Polri, Ada Apa ?0
- Pangkas Biaya Logistik & Berantas Pungli di Pelabuhan, Butuh Kerjasama Kementerian dan Pengusaha0
- Bikin Malu, Viral Taruna Transportasi Tawuran Adu Jotos Usai Wisuda Terpadu di Monas0
- 6 Operator Transportasi Raih Penghargaan Prima Utama, Ini Rinciannya0
"Semakin lama proses bongkar muat maka mempengaruhi turn round time kapal yang membuat operasional kapal semakin tinggi,” kata Menhub.
APBMI sebagai wadah bagi para pelaku usaha bongkar muat, diminta terus mendorong anggotanya untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan dan perubahan di era revolusi industri. Hal ini agar kualitas pelayanan yang diberikan semakin meningkat. Karena pelabuhan menjadi salah satu sektor yang mampu mendongkrak daya saing dan mendorong tumbuhnya perekonomian.
Dikatakan Menhub, sejumlah upaya yang perlu dilakukan agar pelayanan semakin efektif dan efisien di antaranya yaitu: Membenahi dan menambah infrastruktur, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, dan pemanfaatan sistem informasi digital.Kemenhub telah memiliki regulasi tentang penyelenggaraan usaha jasa angkutan perairan, termasuk usaha bongkar muat barang di pelabuhan, yakni Peraturan Menteri Perhubungan PM 59 Tahun 2021.
Salah satu yang diatur terkait SDM yaitu, tenaga kerja bongkar muat harus memiliki kompetensi di bidang bongkar muat yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi bongkar muat.
Rakernas APBMI diharapkan dapat menjadi ajang diskusi untuk membahas dan mencari solusi bersama dalam memajukan usaha bongkar muat pelabuhan di Indonesia.
Rakernas ini merupakan pertemuan ke-8 yang berlangsung di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada 27-28 Oktober 2022. Rakernas mengusung tema “Sinergitas APBMI dengan BUP, Tersus, TUKS untuk Meningkatkan Produktivitas Bongkar Muat Pelabuhan.
Hadir dalam Rakernas tersebut Dewan Pengurus Pusat dan Dewan Pengurus Wilayah APBMI, PT. Pelindo (Persero), Tbk, dan para pemangku kepentingan terkait lainnya. (A)











