- Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit DNA Wartawan Pejuang
- TEUs Bersinar KSO TPK Koja Perluas Akses Pendidikan 100 Pelajar
- Arus Petikemas Tumbuh 12,38 %, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif hingga Agustus 2026
- Menaker: Mahasiswa Perlu Seimbangkan Keahlian Teknis dan Kemampuan Komunikasi
- Welcome To Sea Giant, Indonesia Protective Sea Fortress, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Memasuki Laut Nusantara
- LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Presiden Prabowo: Danantara Wajib Bantu
- Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
- Pelindo Regional 2 Sambut SENA dan Kadin Arab-Kolombia, Kenalkan Jejak Warisan Pelabuhan Sunda Kelapa
- Resahkan Nelayan, 37 Rumpon Ilegal di Maluku Utara Ditertibkan KKP
- Optimalkan PNPB, Ditjen Hubla Pertajam Akurasi Perhitungan Luas Penggunaan Perairan Pelabuhan
Kampanye Keselamatan Pelayaran di Cilacap, Kemenhub Bagikan 1.690 Life Jacket

Keterangan Gambar : Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengedukasi masyarakat pesisir melalui kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Foto: Ditjen Hubla
Indonesiamaritimenews.com (IMN), CILACAP: Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut turun langsung mengedukasi masyarakat melalui kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud yang diwakili oleh Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, mengungkapkan pihaknya telah menyerahkan bantuan berupa 1.690 unit life jacket, 1.440 e-Pas Kecil, dan 148 Pas Sungai dan Danau kepada para nelayan dan masyarakat maritim di kawasan Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Senin (27/7/2026).
“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan alat keselamatan sekaligus mendorong terwujudnya tertib administrasi pelayaran,” ungkap Triono.
Baca Lainnya :
- 15.000 Hektare Tambak di Aceh Hancur Diterjang Banjir Bandang, KKP Percepat Rehabilitasi0
- Tarif 0% Ekspor Produk Olahan Tuna-Cakalang ke Jepang Mulai 1 Agustus, KKP: Peluang Besar, Manfaatkan0
- Penataan Ruang Laut Berbasis Masyarakat di Pantai Mertasari Bali, Pertama di Indonesia0
- KKP dan BP Batam Kawal Mutu Perikanan di Zona Perdagangan Bebas0
- KKP Pamerkan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue0
Ia menjelaskan, Kabupaten Cilacap merupakan salah satu kawasan strategis dengan aktivitas pelayaran niaga, distribusi logistik, dan perikanan yang tinggi. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kepatuhan terhadap aspek keselamatan guna menekan risiko kecelakaan pelayaran.
“Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu, seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat maritim, perlu menjadikan keselamatan sebagai budaya dengan selalu melengkapi kapal dengan peralatan keselamatan, menggunakan life jacket, dan tidak melebihi kapasitas angkut kapal,” tegasnya.
Sinergi Pudat dan Daerah
Mewakili Plt. Bupati Cilacap, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Bintang Dwi Cahyono, menegaskan bahwa sinergi antar pemerintah pusat dan daerah sangat krusial dalam membangun budaya keselamatan berlayar.
"Kami mengapresiasi langkah Kemenhub dalam membagikan alat keselamatan dan menerbitkan pas kapal bagi para nelayan. Keselamatan jiwa dan tertib administrasi tentunya harus berjalan beriringan demi mewujudkan pelayaran yang selamat, aman, dan berkelanjutan,” ungkap Bintang.
Pihaknya berharap melalui kampanye ini dapat menekan angka kecelakaan di laut akibat human error, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap keselamatan berlayar.
Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini juga disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti. Ia menegaskan bahwa upaya membangun budaya keselamatan pelayaran merupakan langkah penting untuk mewujudkan target zero accident di laut.
“Zero accident di laut dapat diwujudkan melalui edukasi yang berkelanjutan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, saya optimistis target tersebut dapat kita capai secara bertahap,” pungkasnya.
Kampanye Keselamatan Pelayaran merupakan program berkelanjutan yang secara konsisten digelar Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan di sektor transportasi laut.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta, dengan menyalurkan 150 unit life jacket, 2.216 Buku Pelaut Merah, serta 6 e-Pas Kecil kepada masyarakat maritim di wilayah utara Jakarta tersebut.
Adapun pada kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Cilacap ini diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari unsur Kementerian Perhubungan, instansi pemerintah daerah, TNI, Polri, badan usaha dan asosiasi pelayaran serta para nelayan dan awak kapal wisata di wilayah Provinsi Jawa Tengah. (Bow/Mar)











