- Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik
- Kembangkan PPN Kejawanan Bertaraf Internasional, KKP Targetkan Serap 8.000 Tenaga Kerja
- Operasi SAR Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan
- TNI AL Kerahkan Penyelam dan Robot Bawah Air, Pasang Buoy Pengaman Bangkai KMP Virgo Transport 8
- ITS Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat TNI AL Masuk Perairan Indonesia, Disambut Resmi Menhan
- Hari Perhubungan Nasional 2026, Menhub: Momentum Evaluasi Pelayanan kepada Masyarakat
- Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit DNA Wartawan Pejuang
- TEUs Bersinar KSO TPK Koja Perluas Akses Pendidikan 100 Pelajar
- Arus Petikemas Tumbuh 12,38 %, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif hingga Agustus 2026
- Menaker: Mahasiswa Perlu Seimbangkan Keahlian Teknis dan Kemampuan Komunikasi
Survei Kepuasan Kinerja Sektor Transportasi Capai 88,2%,Kemenhub Apresiasi

Keterangan Gambar : Kementerian Perhubungan mengapresiasi survei berbasis persepsi publik dari lembaga survei Indikator yang menyebutkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Menhub Budi Karya berada di angka 88,2 persen.Foto: Humas Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Kementerian Perhubungan mengapresiasi survei berbasis persepsi publik dari lembaga survei Indikator yang menyebutkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Menhub Budi Karya berada di angka 88,2 persen. Survei ini dilakukan pada rentang waktu 20-24 Juni 2024 dengan responden sebanyak 1.220 orang (tingkat kepercayaan mencapai 95 persen),
“Hasil survei tersebut menurut kami menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pak Budi Karya Sumadi sebagai Menteri Perhubungan cukup tinggi. Bagi kami, hal ini menunjukkan ada apresiasi yang tinggi dari masyarakat terhadap kerja-kerja Kemenhub dan Menhub yang fokus menjalankan tugas meningkatkan konektivitas transportasi di Indonesia,” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, di Jakarta, Kamis (27/7).
Kemenhub di bawah kepemimpinan Menhub Budi Karya, telah menyelesaikan proyek strategis nasional (PSN) antara lain di sektor udara, pembangunan Bandara YIA Kulonprogo, Bandara Komodo Labuan Bajo, dan Bandara Lombok Praya.
Baca Lainnya :
- Ini Tata Cara & Memahami Pengawasan Pembangunan Kapal Baru, Kemenhub Selenggarakan Bimtek0
- Transportasi Umum di Palembang Memudahkan Kaum Perempuan dan UMKM0
- Dukung Pariwisata dan Buka Jalur Konektivitas, ASDP Layani 207 Lintasan Perintis0
- SIMLALA Dirancang Memudahkan Pelayanan Satu Pintu Internasional dan Domestik Pelabuhan0
- Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Ulee Lheue Harus Penuhi Aspek Keamanan dan Kelestarian Lingkungan0
Kemudian di sektor laut, Pelabuhan Multipurpose Labuan Bajo, Pelabuhan Terminal Kijing, Pelabuhan Sanur, dan Pelabuhan Patimban. Selanjutnya, di sektor kereta api yaitu: LRT Sumsel, KA Makassar-Parepare tahap 1, dan Kereta Bandara YIA.
Tugas lain yang telah dijalankan adalah program Tol Laut melalui penyediaan kapal-kapal yang terjadwal, dalam rangka mengurangi ketimpangan harga bahan pokok di Indonesia Timur. Beberapa daerah yang sudah berjalan dengan baik seperti misalnya di Morotai, Merauke dan sejumlah daerah lainnya.
Selain proyek strategis yang sudah diselesaikan, di bawah kepemimpinan Menhub juga tengah berupaya menyelesaikan sejumlah proyek strategis nasional seperti: LRT Terintegrasi Jabodebek, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Makassar New Port, dan sejumlah proyek lainnya.
“Penanganan arus mudik dan balik lebaran juga menjadi salah satu kinerja Menhub Budi Karya yang mendapatkan apresiasi dari masyarakat berdasarkan hasil survei. Selain beliau juga berhasil mengendalikan pergerakan transportasi di masa pandemi Covid-19 agar tetap berjalan dengan selamat, aman dan juga sehat,” tutur Adita. (Arry/Oryza)











