- Dilepas Kasal, Ratusan Peserta Pesantren Kilat Ramadhan 2026 Berlayar Naik KRI Semarang-594
- Ketika Pelaksanaan Bongkar Muat di Pelabuhan Tak Sesuai Perencanaan Teknologi Operasi Kembaran Digital Super Cerdas Hadir Menyelesaikan
- Arus Mudik Lebaran 2026, Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral
- 108 Ribu Penumpang, 353 Ribu Kendaraan Diprediksi Menyeberang dari Sumatera-Jawa
- Patroli Laut KRI Siribua-859, Kodaeral XII Amankan Objek Vital Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik
- Turun dari Kapal, Truk Bawa Puluhan Ribu Rokok Ilegal Dicegat Prajurit Lanal Mataram
- Presiden Prabowo Ajak Jadikan Al Quran Sebagai Sumber Persatuan dan Kedamaian Bangsa
- PELNI Pulangkan Hewan Endemik Papua Selundupan di KM Sinabung
- Zakat Pekerja IPC TPK Jangkau Mustahik di Palestina
- KKP Awasi Perusahaan Asing Penyuplai Bahan Pangan Asal Ikan
Semoga Ongkos Bus Gak Mahal,Kemenhub Awasi Kelaikan Armada Mudik dan Harga Tiket.

Keterangan Gambar : Bus Damri siap mengantar pemudik.Foto: indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Antusias
masyarakat untuk mudik ke kampung cukup tinggi diperkirakan mencapai 70 jutaan
kendati masa Pandemi Covid19 membuat daya
beli masyarakat menurun, pemudik berharap harga tiket tak mahal dan selamat
sampai di kampung halaman.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi melonjaknya pemudik yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah di kampung halaman tahun ini.
Baca Lainnya :
- Puncak Arus Mudik 29-30 April, Ini Dia Armada Tranportasi Darat, Laut dan Udara Disiapkan Pemerintah0
- 40 Juta Pemudik Pilih Naik Kendaraan Pribadi, Waspadai Horor Macet0
- Hiiii... 720 Kg Daging Celeng Dari Bengkulu Tujuan Bekasi Disita di Pelabuhan Bakauheni0
- Paus Bungkuk Menghebohkan Itu Akhirnya Ditenggelamkan KKP 0
- Asyiiik ...Kado Hari Nelayan Nasional, Bantuan Tunai Ngucur0
Pemerintah telah menerbitkan empat Surat Edaran (SE) Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Dalam Negeri merujuk pada terbitnya SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022. SE tersebut yakni: SE 36 (transportasi udara), SE 37 (transportasi laut), SE 38 (transportasi darat), dan SE 39 (transportasi perkeretaapian).
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus meminta Kemenhub bersama stakeholder mengoptimalkan koordinasi dan sinergi lintas sektoral dalam persiapan dan pelaksanaan penyelenggaraan angkutan mudik lebaran tahun 2022.
Selain itu, Komisi V DPR RI juga meminta Kemenhub memperhatikan sejumlah hal yakni: memastikan kelaian sarana angkutan di semua moda dan keberlanjutan pelayanan angkutan. Selain itu meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan terhadap prokes di simpul-simpul transportasi (pelabuhan, bandara, terminal, dan stasiun), dan mengoptimalkan pengawasan terhadap fluktuasi harga tiket.
Kemenhub berjanji akan memastikan kelaikan sarana angkutan di semua moda transportasi dengan melakukan ramp check, termasuk pemeriksaan kesehatan SDM dan juga pengawasan tarif angkutannya (harga tiket).
Selanjutnya, untuk meningkatkan aspek keselamatan dan mengurangi jumlah pemudik yang akan menggunakan kendaraan pribadi (sepeda motor), Kemenhub akan memfasilitasi program mudik gratis.
“Mudik tahun ini menjadi tantangan yang besar yaitu dengan animo masyarakat yang tinggi untuk melakukan mudik. Untuk itu, kami di bawah koordinasi Menko PMK selaku koordinator penyelenggaraan mudik Lebaran, telah melakukan koordinasi yang intensif antar unsur terkait, agar terwujud Mudik Aman dan Mudik Sehat,” kata Menhub.
Fitrah (30) tahun mengaku tak sabar pulang ke kampung halaman istrinya di Lamongan, Jatim. Lelaki yang selalu ditugaskan perusahaannya di berbagai kota ini berhap dapat Bus yang laik jalan,” Ngak mogok . Pokoknya busnya sehat dan selamat sampai kampung,tiket bus gak mahal, ngak naik berkali lipat,” harap lelaki berkulit kuning langsat ini. (arry/Oriz)











