- Jelang Puncak Arus Balik, Menhub: Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Ketentuan Operasional
- Hari H Lebaran 2026 Pemudik Masih Ramai, Penumpang Angkutan Umum Capai 873 Ribu Orang
- Hadapi Arus Balik Lebaran 2026 Sumatera-Jawa, Ini Strategi Menhub
- Masyarakat Diajak Pantau Pergerakan Angkutan Lebaran Real Time di Nusantara Hub
- 10 Juta Orang Mudik Lebaran 2026 Naik Angkutan Umum
- Mudik Lebaran 2026, Jumlah Kendaraan Tinggalkan Jakarta Tertinggi Sepanjang Sejarah
- H-3 Lebaran 2026 Puncak Arus Mudik, Pergerakan Tinggi di Seluruh Moda Transportasi
- Kapal Perang Terbaru KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Indonesia, Pertahanan Laut RI Kian Kuat
- PELNI Layani 316 Ribu Penumpang Arus Mudik 2026, Siap Optimal Sambut Arus Balik
- Gelar Griya 1447 H Lebaran di Istana, Tukang Urut Keliling Bangga Bertemu Presiden Prabowo
Sehat dan Bersih, 8 Pelabuhan Perikanan KKP Raih Penghargaan PBUS 2024 Kemenkes

Keterangan Gambar : Delapan pelabuhan perikanan yang dikelola Kementerian Kelautan dan Perikanan meraih penghargaan sebagai Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat (PBUS) tahun 2024 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA: Delapan pelabuhan perikanan yang di kelola Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meraih penghargaan sebagai Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat (PBUS) tahun 2024 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Ke delapannya yakni Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Jakarta, PPS Cilacap, PPS Bungus, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, PPN Kejawanan, PPN Ternate, PPN Kwandang dan PPN Karangantu.
Baca Lainnya :
- Jaga Harta Karun BMKT di Laut, KKP Gugah Kesadaran Generasi Muda0
- 52 Ribu BBL Rp7,8 M Mau Diselundupkan dari Krui Lampung, Digagalkan KKP0
- Kemenhub Tetapkan Alur Pelayaran, Sistem Rute dan Zona Labuh Pelabuhan Sikakap0
- DPR Dorong KKP Tingkatkan Konsumsi Ikan di Daerah0
- Tinjau Pelabuhan Ikan Merauke, DPR Minta Kebijakan PIT Bisa Dongkrak Ekonomi Pesisir0
“Ini membuktikan bahwa pelabuhan perikanan kita telah terkelola dengan baik serta menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja dalam penyelenggaraan kepelabuhanan perikanan,” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif pada pernyataan resmi KKP di Jakarta, dikutip Minggu (15/12/2024).
Indikator keberhasilan penyelenggaraan PBUS meliputi penyelenggaraan kesehatan lingkungan, penataan sarana dan fasililtas, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja, peningkatan keamanan dan ketertiban dan penguatan kelembagaan forum.
Keikutsertaan pelabuhan perikanan lingkup Ditjen Perikanan Tangkap (DJPT) pada gelaran ini didukung Sistem Informasi Pelaporan Ragam Informasi Lingkungan Pelabuhan Perikanan (Selaraskan). Aplikasi berbasis website yang dibangun Direktorat Kepelabuhanan Perikanan itu sebagai alat monitoring tata kelola pelabuhan perikanan yang berisikan program lingkungan hingga hasil pencapaian kualitas lingkungan.
“Data-data dan informasi yang ada di dalam aplikasi ini juga di-update secara berkala,” tambah Direktur Kepelabuhanan Perikanan, Tri Aris Wibowo.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta jajarannya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pelabuhan perikanan menjadi lebih bersih, aman dan nyaman dikunjung. Selain itu, sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di daerah, fasilitas pelabuhan perikanan pun harus ditingkatkan. (Riz/Oryza)











