- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
- Kodaeral V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya, Olahraga Terpadu dan Jaga Soliditas
Sehat dan Bersih, 8 Pelabuhan Perikanan KKP Raih Penghargaan PBUS 2024 Kemenkes

Keterangan Gambar : Delapan pelabuhan perikanan yang dikelola Kementerian Kelautan dan Perikanan meraih penghargaan sebagai Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat (PBUS) tahun 2024 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA: Delapan pelabuhan perikanan yang di kelola Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meraih penghargaan sebagai Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat (PBUS) tahun 2024 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Ke delapannya yakni Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Jakarta, PPS Cilacap, PPS Bungus, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, PPN Kejawanan, PPN Ternate, PPN Kwandang dan PPN Karangantu.
Baca Lainnya :
- Jaga Harta Karun BMKT di Laut, KKP Gugah Kesadaran Generasi Muda0
- 52 Ribu BBL Rp7,8 M Mau Diselundupkan dari Krui Lampung, Digagalkan KKP0
- Kemenhub Tetapkan Alur Pelayaran, Sistem Rute dan Zona Labuh Pelabuhan Sikakap0
- DPR Dorong KKP Tingkatkan Konsumsi Ikan di Daerah0
- Tinjau Pelabuhan Ikan Merauke, DPR Minta Kebijakan PIT Bisa Dongkrak Ekonomi Pesisir0
“Ini membuktikan bahwa pelabuhan perikanan kita telah terkelola dengan baik serta menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja dalam penyelenggaraan kepelabuhanan perikanan,” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif pada pernyataan resmi KKP di Jakarta, dikutip Minggu (15/12/2024).
Indikator keberhasilan penyelenggaraan PBUS meliputi penyelenggaraan kesehatan lingkungan, penataan sarana dan fasililtas, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja, peningkatan keamanan dan ketertiban dan penguatan kelembagaan forum.
Keikutsertaan pelabuhan perikanan lingkup Ditjen Perikanan Tangkap (DJPT) pada gelaran ini didukung Sistem Informasi Pelaporan Ragam Informasi Lingkungan Pelabuhan Perikanan (Selaraskan). Aplikasi berbasis website yang dibangun Direktorat Kepelabuhanan Perikanan itu sebagai alat monitoring tata kelola pelabuhan perikanan yang berisikan program lingkungan hingga hasil pencapaian kualitas lingkungan.
“Data-data dan informasi yang ada di dalam aplikasi ini juga di-update secara berkala,” tambah Direktur Kepelabuhanan Perikanan, Tri Aris Wibowo.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta jajarannya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pelabuhan perikanan menjadi lebih bersih, aman dan nyaman dikunjung. Selain itu, sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di daerah, fasilitas pelabuhan perikanan pun harus ditingkatkan. (Riz/Oryza)











