- Tiba di Vladivostok Rusia, Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan di Eastern Economic Forum ke-11
- Diduga Jaringan Narkoba, Kapal MT ASHLEY Disergap KRI Pulau Rangsang-727 di Perairan Bintan
- HPN 2027 di Lampung Digelar Inklusif dan Kolaboratif, Begini Sejarah Lahirnya Hari Pers
- Pasmar 2 Gelar Maulid Nabi, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dalam Pengabdian
- Kemnaker dan PT PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
- Tegakkan Hukum di Laut, Kemenhub Cetak PPNS Pelayaran Profesional dan Berintegritas
- TNI AL Edukasi Masyarakat Cegah Karhutla di Mempawah dan Kubu Raya
- Indonesia - Australia Kolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan
- TNI AL Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal dan WNA Bangladesh di Perairan Indonesia
- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
Rute Bengkulu-Enggano Kembali Dibuka, ASDP: Dukung Mobilitas dan Koneksitas antar Pulau

Keterangan Gambar : PT ASD Indonesia Ferry kembali membuka layanan penyebarangan rute Bengkulu-Enggano. Foto: ASDP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BENGKULU: Rute transportasi laut Bengkulu-Enggano kini kembali dibuka. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoperasikan KMP Pulo Tello untuk melayani rute tersebut.
ASDP menyebut, uji coba keluar alur yang dilakukan sebagai respons atas penyempitan dan pendangkalan pelabuhan sejak akhir Maret, membuktikan kesiapan perusahaan mengatasi tantangan operasional demi menjaga konektivitas antarpulau.
Baca Lainnya :
- One Way Nasional, Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 Dinilai Terkendali, Menhub Kasih Jempol0
- Lebaran 2025, ASDP: 780 Ribu Pemudik dan 200 Ribu Kendaraan dari Sumatera Sudah Balik ke Jawa0
- Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025, Skema Tiba-Bongkar-Berangkat Efektif Kurangi Kepadatan di Pelabuh0
- Indonesia dan Prancis Jajaki Kerja Sama Sektor Transportasi0
- Satset Naik KA, 694.960 Penumpang Angkutan Lebaran 2025 Manfaatkan Face Recognition0
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menyampaikan perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan konektivitas antar pulau, terutama dalam mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.
"Kehadiran KMP Pulo Tello dalam kondisi operasional yang optimal merupakan bukti nyata upaya kami dalam menyediakan layanan transportasi yang handal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Shelvy, Kamis (16/4/2025).
KMP Pulo Tello sempat terhenti operasionalnya dari Kamis (27/3) sampai Senin (14/4) karena kondisi alur yang sempat tertutup pasir. Sebagai langkah proaktif dan berdasarkan hasil keputusan, ASDP melakukan uji coba operasional pada Senin (14/4) pukul 06.00 WIB dengan bantuan dua tugboat milik PT Pelindo Bengkulu. Hal ini untuk mengantisipasi gangguan teknis saat kapal mulai keluar alur, terutama pada kondisi pasang laut setinggi 1,3 meter.
Dalam rapat koordinasi pada Senin (14/3) pagi, diputuskan bahwa KMP Pulo Tello siap beroperasi dari luar alur menuju Pulau Enggano dengan layanan penyeberangan penumpang dengan melayani sekitar 260 penumpang.
Proses pemuatan penumpang dilakukan dengan mobilisasi yang terorganisir dari dermaga ke KMP Pulo Tello yang berada di luar alur dengan bantuan kapal Basarnas, Lanal Bengkulu, KPLP KSOP, Kapal Nelayan, dan Pol Air Polda. KMP Pulo Tello sendiri dijadwalkan berangkat pada Selasa (16/4) pukul 21.30 WIB, dengan perkiraan waktu tempuh antara 12 hingga 14 jam.
Peran Vital
Sebagai BUMN penyedia jasa angkutan penyeberangan nasional, ASDP memiliki peran vital dalam membuka akses ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Pulau Enggano yang memiliki keterbatasan infrastruktur transportasi.
Melalui layanan yang beroperasi reguler, ASDP memastikan distribusi logistik, pemenuhan kebutuhan pokok, hingga pergerakan masyarakat tetap berjalan secara berkesinambungan.
Shelvy menyebut, inisiatif keberlanjutan ini mencerminkan misi ASDP dalam mendukung pembangunan nasional dari pinggiran, serta menjadi penghubung utama dalam rantai konektivitas antarpulau. Kehadiran ASDP tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil.
Melalui inisiatif ini, ASDP kembali menegaskan peran strategisnya dalam meningkatkan konektivitas dan membantu mengatasi kendala akses transportasi di wilayah Bengkulu–Enggano. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan pelayanan prima dan memajukan mobilitas masyarakat, sejalan dengan visi dan misi perusahaan. (Arry/Oryza)











