- Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja
- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya
- Kinerja 2025 Tumbuh, Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune Indonesia 100
- Penyelam Pasukan Katak TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- Penyelam Pasukan Katak TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- Dirjen Perhubungan Laut Dicopot, Kemenhub: Tidak Terkait Kecelakaan Kapal
- Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok, Menhan Tinjau Keunggulan Operasional
- Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 5 Digelar 17–23 September
- Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI 2026, TNI AL Sabet Medali
- 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tenaga Ahli dari AS dan Hongkong Bakal Didatangkan
Rudal Exocet dan Torpedo Kapal Perang TNI AL Sukses Tenggelamkan Sasaran, Bravo Zulu
Latihan Operasi Laut Gabungan 2024 Libatkan 2000 Lebih Personil dan Droun

Keterangan Gambar : Kapal- kapal perang TNI AL sukses melakukan penembakan serempak dengan berbagai senjata sehingga sasaran tenggelam "Bravo Zulu"..Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SELAT BALI: Kapal- kapal perang TNI AL sukses melakukan penembakan serempak dengan berbagai senjata sehingga sasaran tenggelam "Bravo Zulu".
Kapal Perang TNI AL dengan senjata khusus melepaskan tembakan bersamaan tepat sasaran. KRI Halasan-630 dan KRI Kapak-625 menembakkan rudal Exocet MM40 Block 3, KRI Yos Sudarso-353 menembakan rudal C-802, Kapal Selam KRI Alugoro-405 menembakan Torpedo Black Shark dan KRI Sultan Hasanuddin -366 menembakan torpedo A244S.
Baca Lainnya :
- Halal Bihalal Keluarga Besar PPAL, Pengabdian Purna Tugas Mencari Ridho Allah0
- Kejuaraan Drone Race dan Archery Championship Kasal Cup 2024, Ini Kategorinya0
- Komandan KRI Diponegoro-365 Kunjungi Komandan Angkatan Laut Siprus, Perkuat Diplomasi0
- Yacht Asing Kandas di Pulau Nipah, TNI AL Cek Langsung Kondisi Kapal0
- Lagi, Kapal TNI AL Evakuasi 488 Warga Korban Erupsi Gunung Ruang dan Bawa Bantuan Sembako0
Objek sasaran penembakan rudal berjarak 35 NM dari unsur penembak. Penembakan dan rudal – rudal tersebut mengenai sasaran secara bersamaan dari arah yang berbeda, dan sasaran berhasil ditenggelamkan.
Lebih dari 2.000 prajurit TNI AL dilibatkan dalam latihan tersebut, selain itu sejumlah drone dari Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut juga ikut serta dalam skenario latihan yang dilaksanakan.
Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024 dilaksanakan di wilayah perairan Laut Bali pada 8 sampai dengan 9 Mei 2024.
Dalam Latopslagab 2024, TNI AL mengerahkan puluhan unsur Kapal Perang Republik Indonesia yang terdiri dari KRI Unsur Tugas Penembak, KRI Unsur Tugas Pengamanan, KRI Unsur Tugas Peperangan Elektronika (Pernika), serta Unsur Tugas Bantuan yang dan Pesawat Udara serta Helikopter.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang hadir langsung dalam pelaksanaan latihan bahwa, penembakkan senjata khusus telah dilaksanakan dengan sukses dan berhasil.
“Selaku pimpinan TNI AL saya ucapkan “Bravo Zulu” kepada seluruh prajurit Jalasena yang tergabung dalam Latihan Operasi Laut Gabungan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa Allah Subhanahu Wattaala selalu melindungi langkah pengabdian kita kepada TNI, TNI AL bangsa dan negara, dan tentunya terus kibarkan bendera kewajiban”. Tegas Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dari Kapal Markas KRI dr. Soeharso – 990.
Latihan TNI AL ini merupakan bentuk pembinaan, sekaligus wahana dalam mengukur kemampuan Alutsista maupun prajurit TNI AL, untuk mewujudkan kesiapsiagaan operasional dalam mengawal kedaulatan laut Indonesia.(Arry/Oryza)











