- Sudah 3 Prajurit TNI Kontingen Garuda UNIFIL Gugur Kena Serangan Militer di Lebanon
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
- Bantu Pelindo Cegah Macet di Priok, Pemprov DKI Pinjamkan Lahan Parkir Truk Kontainer 5 Hektare
- Dilepas Kasal, Wamendag, Wamen UMKM: KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet ASEAN Keliling 8 Negara
- PM Takaichi: Jepang-Indonesia Siap Perkuat Ekonomi, Maritim dan
- Wakasal Pimpin Deck Reception Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di Geladak KRI Bima Suci
- Gala Premiere The Hostages Hero, Kisah Nyata Heroisme Prajurit TNI AL
- Disambut Kodaeral III, 3 Kapal Perang Rusia Merapat di Tanjung Priok, Ada Apa ?
- Arus Balik Lebaran Melonjak, Sehari PELNI Layani 27 Ribu Penumpang
- Serunya HBH PWI Jaya, Potluck 50 Menu dari Bakso, Lupis, Pempek hingga Pisang Rebus Bikin Ngiler
Presiden Prabowo Tinjau Perbaikan Jalan dan Jembatan Terdampak Banjir di Sumbar

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan jalan terdampak bencana di Jalan Lembah Anai Ruas Padang Panjang-Sicincin, segmen KM 61+600 – 67+40, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, pada Kamis, (18/12/2025). Foto: BPMI Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN), PADANG: Bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera telah merusak sejumlah infrastuktur hingga memutus jalur transportasi. Di Sumatera Barat, sejumlah jembatan rusak parah.
Pemerintah menggeber perbaikan infrastruktur agar pemulihan cepat terwujud. Di Sumatera Barat, pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan sedang dikerjakan.
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan jalan terdampak bencana di Jalan Lembah Anai Ruas Padang Panjang-Sicincin, segmen KM 61+600 – 67+40, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat, pada Kamis, (18/12/2025).
Baca Lainnya :
- Play Therapy, Cara Prajurit Jalasena Beri Trauma Healing Bagi Korban Bencana di Aceh0
- Menembus Jalur Darat dan Laut, TNI AL Serentak Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana0
- Raih WTP Beruntun, KKP: Perkuat Pengawasan, Jaga Kepercayaan Publik0
- Trauma Healing dan Pengobatan Massal di KRI RJW-992, Pulihkan Kesehatan dan Mental Korban Bencana0
- Lanjutkan Misi Kemanusiaan, ASDP Kerahkan KMP Jatra I Angkut 44 Ton Bantuan untuk Sumatera0
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan infrastruktur vital yang terdampak banjir dan longsor di kawasan tersebut.
Di lokasi, Presiden Prabowo menerima penjelasan dari jajaran Kementerian Pekerjaan Umum mengenai kondisi terkini jalan, serta langkah-langkah teknis penanganan yang tengah dilakukan.
Kepala Negara mendapatkan paparan terkait pembersihan material sisa banjir, rehabilitasi badan jalan, pengurukan, serta penataan lereng di titik-titik rawan.
Presiden melihat secara langsung aktivitas alat berat yang sedang bekerja membersihkan sisa-sisa banjir dan melakukan perbaikan struktur jalan. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses transportasi dan menjamin keamanan pengguna jalan.
Presiden Prabowo juga turun langsung ke area pekerjaan untuk menyapa para pekerja di lapangan. Presiden berbincang singkat dengan para operator alat berat dan petugas teknis, sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menangani rehabilitasi jalan di tengah kondisi pascabencana.
Tinjau Pembangunan Jembatan
Presiden Prabowo juga meninjau pembangunan Jembatan Bailey Padang Mantuang, Kabupaten Padang Pariaman, guna memastikan percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana.
Jembatan Bailey Padang Mantuang merupakan akses penghubung Jalan Padang Mantuang di Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, yang terdampak akibat bencana. Jembatan ini dibangun untuk memulihkan konektivitas antarwilayah serta mendukung kelancaran aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.
Pembangunan mulai dikerjakan sejak 10 Desember 2025. Jembatan ini memiliki lebar 3,9 meter dengan panjang 30 meter atau terdiri atas 10 petak. Presiden meninjau langsung ke lapangan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, serta dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Kepala Negara juga menerima laporan rinci dari pemerintah daerah mengenai kerusakan infrastruktur lainnya, termasuk kerusakan bendungan dan area persawahan warga.
“Kita perbaiki sawahnya ya, irigasinya,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga menyapa dan berdialog dengan warga yang tinggal di sekitar lokasi terdampak bencana, guna mendengarkan langsung kondisi serta kebutuhan masyarakat setempat.
Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana. Kepala Negara berharap keberadaan Jembatan Bailey Padang Mantuang dapat segera mengembalikan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial warga di Kabupaten Padang Pariaman dan sekitarnya.
Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk bergerak cepat, terkoordinasi, dan responsif dalam menangani dampak bencana, khususnya pada infrastruktur strategis yang menjadi urat nadi mobilitas dan perekonomian masyarakat di Provinsi Sumatra Barat.
(Bow/Mar)











