- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar
- Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Layani Arus Mudik Lebaran 2026: Aman, Nyaman, Toilet Bersih
- Sudah 3 Prajurit TNI Kontingen Garuda UNIFIL Gugur Kena Serangan Militer di Lebanon
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
- Bantu Pelindo Cegah Macet di Priok, Pemprov DKI Pinjamkan Lahan Parkir Truk Kontainer 5 Hektare
- Dilepas Kasal, Wamendag, Wamen UMKM: KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet ASEAN Keliling 8 Negara
- PM Takaichi: Jepang-Indonesia Siap Perkuat Ekonomi, Maritim dan
- Wakasal Pimpin Deck Reception Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di Geladak KRI Bima Suci
- Gala Premiere The Hostages Hero, Kisah Nyata Heroisme Prajurit TNI AL
- Disambut Kodaeral III, 3 Kapal Perang Rusia Merapat di Tanjung Priok, Ada Apa ?
PRAMARIN PROV. Banten Dilantik Hari ini, Siap jadi Mitra Pemerintah dan Menggali Potensi Pelayaran

Keterangan Gambar : Ketua DPD PRAMARIN BANTEN Khoirul Umam.Foto : dok.PRAMARIN

Foto: Dok.PRAMARIN
"Seperti kita ketahui saat ini kita bisa hitung per harinya lebih dari 150 kapal besar melintasi Selat Sunda. Dengan begitu banyak sekali potensi layanan bidang kemaritiman yang bisa kita maksimalkan."
Baca Lainnya :
- PRAMARIN Banten Gelar Pelantikan Pengurus Siap Kembalikan Kejayaan Maritim0
- Mafia Internasional Digulung TNI AL di Perairan Sebatik, 500 Ekstasi dan 1 Kg Sabu Disita0
- Tubrukan dengan Kapal Motor, KMP Mishima Dievakuasi ke Dermaga Pelabuhan Bajoe0
- Terendus, Mau Dibawa ke Kapal 31 Paket Ganja Plastik Hitam, Pelaku Dibekuk Prajurit Lanal Nabire0
- Serunya Bursa Pemilihan Ketua PWI DKI Jakarta, Kesit B Handoyo Menang Mutlak0
Menurutnya, kita tidak bisa mengabaikan potensi yang ada. Seperti kita ketahui juga bersama berdasarkan data yang ada, 80% kegiatan ekspor impor tercatat melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Selebihnya dilakukan melalui pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Banten
Sejarah membuktikan bahwa pada abad ke-16 Kesultanan Banten mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa. Pada saat itu, pelabuhan Banten menjadi pelabuhan internasional. Hal ini karena secara geografis, posisi Pelabuhan Banten strategis menghadap langsung ke jalur perdagangan yaitu Selat Sunda dan Laut Jawa. Bahkan Kesultanan Banten memainkan peran penting dalam aspek maritim,perdagangan, dan kebudayaan Indonesia. (Fat/Oryza)











