PELNI Buka Posko Logistik Bantuan Korban Gempa NTT Bebas Biaya Kirim, Ini Syaratnya
Pray For NTT

By Indonesia Maritime News 16 Agu 2026, 14:07:23 WIB News
PELNI Buka Posko Logistik Bantuan Korban Gempa NTT Bebas Biaya Kirim, Ini Syaratnya

Keterangan Gambar : PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) membuka akses pengiriman bantuan kemanusiaan secara gratis bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).


Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) membuka akses pengiriman bantuan kemanusiaan secara gratis bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Fasilitas ini menjadi bentuk kepedulian PELNI untuk membantu mempercepat distribusi kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana. Melalui program ini, PELNI menerima barang bantuan dari berbagai wilayah Indonesia untuk diangkut menggunakan kapal penumpang PELNI sesuai dengan rute regulernya.

Bantuan yang dapat dikirim berupa kebutuhan utama masyarakat terdampak seperti makanan, air minum dalam kemasan, tenda, terpal, selimut, perlengkapan tidur, penerangan, obat-obatan dan perlengkapan medis, popok anak dan dewasa, pembalut, susu dan makanan bayi. Seluruh bantuan yang dikirim wajib merupakan barang kemanusiaan dan tidak diperuntukkan untuk tujuan komersial.

Baca Lainnya :

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut sekaligus Ketua Tim Posko Bantuan PELNI Untuk NTT, Hana Suhardi mengatakan bahwa fasilitas pengiriman gratis tersebut merupakan bentuk kontribusi PELNI dalam mendukung penanganan masyarakat terdampak gempa di NTT.

“PELNI membuka akses pengiriman bantuan secara gratis agar  bantuan dapat disalurkan dengan lebih mudah. Kami siap memanfaatkan jaringan pelayaran PELNI untuk membantu mempercepat distribusi logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak,” ujar Hana, Minggu (16/6/2026).

Hana turut menjelaskan bahwa pengiriman bantuan akan mengikuti trayek dan jadwal reguler kapal PELNI. Pengiriman awal akan dilakukan menggunakan KM Tidar yang dijadwalkan berangkat dari Surabaya pada Minggu (16/8) pukul 22.00 WIB. Selanjutnya, bantuan akan diangkut menggunakan kapal PELNI lainnya sesuai dengan rute dan jadwal keberangkatan masing-masing kapal.

“Kami mengajak lembaga, komunitas, atau instansi untuk bersama-sama membantu saudara kita di NTT. Semoga fasilitas ini dapat memperlancar penyaluran bantuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa,” pungkas Hana.

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan M 7.0 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). BNPB mencatat, 51 orang meninggal dunia, ratusan bangunan rusak dan sekitar 5.000 warga mengungsi.

Syarat Pengiriman

Melalui pembukaan akses pengiriman bantuan ini, PELNI berharap dapat memperkuat distribusi logistik kemanusiaan sekaligus mendukung percepatan penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Adapun syarat dan ketentuan pengiriman bantuan kemanusiaan melalui kapal PELNI sebagai berikut :

1. Biaya pengangkutan bantuan kemanusiaan dibebaskan atau tidak dikenakan biaya kepada pengirim.
2. Pengiriman mengikuti trayek dan pelabuhan yang dilalui kapal PELNI, dengan tujuan akhir sesuai rute kapal.
3. Melampirkan surat pengantar resmi dari lembaga, komunitas, atau instansi.
4. Melampirkan daftar barang (packing list) yang memuat jenis dan jumlah bantuan.
5. Jenis barang yang dapat dikirim berupa makanan kemasan dan kebutuhan pokok, obat-obatan, pakaian layak pakai, selimut dan alas tidur, popok dan makanan bayi, peralatan kebersihan, kebutuhan dasar dan logistik kemanusiaan lainnya.
6. Bantuan wajib dikemas atau dibungkus dengan baik dan rapat menggunakan kardus, karung, atau peti yang kuat dan sesuai dengan jenis barang.
7. Barang yang mudah pecah wajib diberikan penandaan seperti “FRAGILE” atau keterangan penanganan lainnya.
8. Barang yang tidak dapat dikirim antara lain bahan yang mudah meledak atau mudah terbakar, cairan atau bahan berbahaya, bahan kimia beracun, barang yang dilarang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, barang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran, awak kapal, penumpang, maupun muatan lainnya.
9. Informasi lebih lanjut terkait program bantuan dan jadwal kapal dapat menghubungi kantor cabang PELNI terdekat, Contact Center PELNI (021) 162 atau WhatsApp resmi PELNI di 0811-1621-162.

Sebagai catatan, PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran, saat ini mengoperasikan 84 kapal yang terdiri dari 26 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 18 kapal rede, 9 kapal tol laut, serta 1 kapal ternak yang melayani masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (Bow)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook