- Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
- Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, ada Rocky Gerung, Margarito hingga Babah Alun
- Hari ke-18 Pencarian Korban, Penyelam Sisir Badan KMP Virgo Transport 8
- Pelantikan Ketua PWI Jabar, Akhmad Munir dan KDM Ingatkan Independensi Pers
- Aksi Sosial Lintas Negara, Satgas Port Visit 2026 Gelar Bakti Kesehatan di Vanuatu
- Perusahaan Diminta Serap Tenaga Kerja Disabilitas, Menaker: Kami Latih, Kami Siapkan
- Ketum PWI: Pers di Tengah Gempuran Algoritma, Negara Harus Hadir
- Reshuffle ke-7 KMP: 18 Pejabat Baru mulai Menteri-Wamen hingga Kapolri-Wakapolri Dilantik Presiden
- PWI Pusat Luncurkan Website, Konektivitas Informasi 38 Daerah
- Sehari Jabat Kapolri, Suyudi Bongkar Gerbong Polri, 78 Pati Dirotasi, 19 Kapolda Diganti, Siapa Saja ?
Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, ada Rocky Gerung, Margarito hingga Babah Alun

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Foto: BPMI Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.
Nama-nama anggota Wantimpres yang diangkat adalah tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang dan sudah dikenal luas oleh masyarakat. Bahkan aktivis yang dikenal kritis, Rocky Gerung serta Margarito Kamis juga masuk di dalam anggota Wantimpres. Ada juga pengusaha jalan tol, Jusuf Hamka yang dikenal dengan julukan Babah Alun.
Baca Lainnya :
- Aksi Sosial Lintas Negara, Satgas Port Visit 2026 Gelar Bakti Kesehatan di Vanuatu0
- Perusahaan Diminta Serap Tenaga Kerja Disabilitas, Menaker: Kami Latih, Kami Siapkan0
- Reshuffle ke-7 KMP: 18 Pejabat Baru mulai Menteri-Wamen hingga Kapolri-Wakapolri Dilantik Presiden0
- Reshuffle ke-7 Kabinet Merah Putih, Menteri, Wamen hingga Kapolri Diganti, Ini Daftarnya0
- Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, dan Wahyu Hadiningrat Wakapolri0
Adapun para pejabat yang diangkat berdasarkan Keppres tersebut yaitu:
1. Pratikno, Ketua merangkap anggota;
2. Muhammad Hatta Rajasa, Wakil Ketua merangkap anggota;
3. Muhammad Qodari, sebagai Sekretaris merangkap anggota;
4. Sinta Nuriyah Wahid, sebagai anggota;
5. Muhammad Quraish Shihab, sebagai anggota;
6. Agum Gumelar, sebagai anggota;
7. Chairul Tanjung, sebagai anggota;
8. Said Aqiel Siradj, sebagai anggota;
9. Anwar Iskandar, sebagai anggota;
10. Yahya Cholil Staquf, sebagai anggota;
11. Yusuf Wanandi, sebagai anggota;
12. Budi Gunawan, sebagai anggota;
13. Bambang Soesatyo, sebagai anggota;
14. Salim Segaf Al-Jufri, sebagai anggota;
15. Soekarwo, sebagai anggota;
16. Dato’ Sri Tahir, sebagai anggota;
17. Rocky Gerung, sebagai anggota;
18. Ida Bagus Purwalaksana, sebagai anggota;
19. Philip Kuncoro Wijaya, sebagai anggota;
20. Budi Santoso Tanuwibowo, sebagai anggota;
21. Anwar Usman, sebagai anggota;
22. Mohamad Hatta, sebagai anggota;
23. Jusuf Hamka, sebagai anggota;
24. Margarito Kamis, sebagai anggota;
25. Jacky Manuputty, sebagai anggota; dan
26. Ignasius Jonan, sebagai anggota
Selanjutnya, Presiden Prabowo mengambil sumpah para pejabat yang dilantik sebagai anggota Wantimpres.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para pimpinan lembaga negara, sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta tamu undangan lainnya.
Langsung Bekerja
Sementara itu Ketua Wantimpres Pratikno menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, komposisi Wantimpres yang baru mencerminkan keberagaman latar belakang dan pengalaman para tokoh nasional.
“Sebagaimana Anda ketahui bahwa anggota-anggota Wantimpres yang baru ini adalah tokoh-tokoh nasional dari berbagai bidang, dari berbagai agama, dari berbagai profesi yang sudah berpengalaman membaktikan diri pada negeri kita tercinta,” ujar Pratikno usai pelantikan.
Keberagaman pengetahuan dan pengalaman tersebut menurut Pratikno menjadi modal penting bagi Wantimpres dalam memberikan saran, masukan, serta pertimbangan kepada Presiden sebagaimana mandat undang-undang.
“Jadi dengan kekayaan pengetahuan, pengalaman yang luar biasa dari para anggota Dewan Pertimbangan Presiden, kami yakin kami bisa memberikan saran, masukan, pertimbangan sebagaimana dimandatkan oleh undang-undang. Jadi tugas kami memang khusus dengan satu beneficiary, yaitu Bapak Presiden,” lanjutnya.
Masukan Berkualitas
Wakil Ketua Wantimpres Hatta Rajasa menyatakan, Wantimpres akan berupaya memberikan masukan berkualitas kepada Presiden dengan menghimpun berbagai perspektif dan pengetahuan yang dimiliki para anggotanya.
“Tugas kami adalah mensukseskan Bapak Presiden dengan memberikan masukan-masukan yang berkualitas dari berbagai macam aspek yang kami kumpulkan, dan dari berbagai macam pengetahuan yang telah kami miliki. Namun kawan-kawan jangan pernah bertanya, nasihat apa yang diberikan (kepada) Bapak Presiden, karena berdasarkan Undang-Undang kami dilarang untuk menyampaikan itu,” kata Hatta.
Rocky Gerung: Berkedudukan Etis
Sementara itu Rocky Gerung mengungkapkan pesan khusus Presiden Prabowo mengenai posisi dan tanggung jawab Wantimpres. Menurutnya, Presiden menekankan bahwa Wantimpres memiliki kedudukan etis, bukan teknis, sehingga para anggotanya diharapkan mampu melihat dampak suatu kebijakan sekaligus memberikan pertimbangan mengenai arah kebijakan agar selaras dengan visi Presiden.
Wantimpres tidak semata-mata merespons persoalan konkret sehari-hari. Menurutnya, dibutuhkan proses kontemplasi dan evaluasi untuk melihat berbagai persoalan secara lebih luas, termasuk dalam membaca masa depan bangsa.
“Semacam oversight committee, dalam perusahaan namanya oversight committee. Tapi karena ini perusahaan publik, maka keahlian diperlukan, ketajaman naluri harus diandalkan, dan yang paling penting adalah menunjukkan tanpa ragu-ragu apa yang salah di dalam persepsi publik terhadap kekuasaan, dan bagaimana kekuasaan mengolah persepsi itu menjadi positif bagi negeri,” ucapnya.
Anggota Wantimpres lainnya, Budi Tanuwibowo, mengaku terkejut sekaligus terharu atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Saya tentu sangat terharu karena sebagai bagian yang jumlahnya paling kecil tapi mendapat perhatian yang sama,” ujar Budi.
Budi memandang keberagaman komposisi Wantimpres sebagai cerminan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Ia berharap kebersamaan dan kerukunan masyarakat dapat terus menjadi kekuatan bagi Indonesia untuk melangkah maju. (Riz/oryza)











