Pray for NTT, TNI AL Kerahkan 3 KRI dan Helikopter
Diguncang Gempa Magnitudo 7.0

By Indonesia Maritime News 16 Agu 2026, 14:01:40 WIB News
Pray for NTT, TNI AL Kerahkan 3 KRI dan Helikopter

Keterangan Gambar : KRI HIU-734 dikerahkan untuk membantu warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), KUPANG: TNI AL mengerahkan  kekuatan tiga kapal perang dan satu helikopter dalam operasi penanggulangan bencana gempa bumi dan membantu warga terdampak di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tiga KRI (Kapal Perang Republik Indonesia) yang dikerahkan yaitu

KRI HIU, KRI Bung Hatta dan KRI Suharsono. TNI AL juga mengerahkan satu helikopter Cassa guna mendukung mobilitas personel dan logistik.

KRI HIU-734 telah sandar di Pelabuhan Markas Komando Daerah Angkatan Laut VII (Koarmada VII) di Kupang, NTT. Kapal ini akan mengangkut bantuan logistik menuju Kabupaten Sikka-Maumere. Bantuan logistik  selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah daerah yang terdampak gempa. Sedangkan KRI Bung Hatta bergerak dari Makassar membawa bantuan logistik.

Baca Lainnya :

Komandan Koarmada VII, Laksamana Muda TNI Joni Sudianto mengatakan KRI Suharsono juga telah bergeser menuju Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat. "KRI Suharsono berlayar dari Surabaya menuju Manggarai dengan mengangkut satu batalion personel yang terdiri atas satu kompi Zeni Marinir dan satu kompi tim kesehatan, termasuk tenaga medis dan dokter, serta membawa obat-obatan," kata Laksda TNI Joni Sudianto, Minggu (16/8/2026).

Saat ini, personel TNI AL bersama tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi dan membuka akses jalur darat yang terputus akibat bencana.

Seperti diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,0 yang berpusat di Kabupaten Mbay, Flores, NTT, mengguncang sejumlah wilayah Pulau Flores, bahkan juga dirasakan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ribuan bangunan, fasilitas publik, rumah sakit, sekolah, gedung pemerintahan, serta rumah-rumah warga rusak parah. Data sementara menyebutkan 51 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Ribuan warga juga masih mengungsi di tenda-tenda penampungan. (Bow)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook