- Lampung dan Banten Diguyur Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
- Gunung Anak Krakatau Erupsi Muntahkan Lava Pijar, Warga Pesisir Banten Panik
- Keren, Formasi Laut Kapal Perang TNI AL dan Maritim Amerika di Laut Banten
- Budi Daya Lobster di Lombok Timur, KKP Dorong Kemajuan Ekosistem
- Presiden Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia, dari Kapal Laut hingga Pesawat
- 4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?
- KKP - ISI Yogyakarta Kembangkan Harta Karun BMKT untuk Ilmu Pengetahuan dan Seni
- Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga Selat Malaka
- Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa
- Podcast PWI CHANNEL Resmi Diluncurkan, Wamen Komdigi Angga Raka Tampil Perdana
Pray for NTT, TNI AL Kerahkan 3 KRI dan Helikopter
Diguncang Gempa Magnitudo 7.0

Keterangan Gambar : KRI HIU-734 dikerahkan untuk membantu warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KUPANG: TNI AL mengerahkan kekuatan tiga kapal perang dan satu helikopter dalam operasi penanggulangan bencana gempa bumi dan membantu warga terdampak di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tiga KRI (Kapal Perang Republik Indonesia) yang dikerahkan yaitu KRI HIU-634, KRI Bung Hatta dan KRI Suharsono. TNI AL juga mengerahkan satu helikopter Cassa guna mendukung mobilitas personel dan logistik.
Baca Lainnya :
- Gempa di NTT, Prajurit TNI AL Evakuasi Ribuan Warga Mengungsi0
- TNI AL dan Tim Gabungan Terjun di Lokasi Terdampak Gempa di Pelabuhan Say Maumere NTT0
- BMKG: 235 Kali Aktivitas Gempa Susulan di NTT0
- Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Operasional Kapal di Maumere Tetap Berjalan0
- Gempa Magnitudo 7,0 di Mbay Nagekeo NTT, Peringatan Tsunami, Warga Mengungsi ke Dataran Tinggi0
KRI HIU-634 telah sandar di Pelabuhan Markas Komando Daerah Angkatan Laut VII (Koarmada VII) di Kupang, NTT. Kapal ini akan mengangkut bantuan logistik menuju Kabupaten Sikka-Maumere. Bantuan logistik selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah daerah yang terdampak gempa. Sedangkan KRI Bung Hatta bergerak dari Makassar membawa bantuan logistik.
Komandan Koarmada VII, Laksamana Muda TNI Joni Sudianto mengatakan KRI Suharsono juga telah bergeser menuju Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat. "KRI Suharsono berlayar dari Surabaya menuju Manggarai dengan mengangkut satu batalion personel yang terdiri atas satu kompi Zeni Marinir dan satu kompi tim kesehatan, termasuk tenaga medis dan dokter, serta membawa obat-obatan," kata Laksda TNI Joni Sudianto, Minggu (16/8/2026).
Saat ini, personel TNI AL bersama tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi dan membuka akses jalur darat yang terputus akibat bencana.
Seperti diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,0 yang berpusat di Kabupaten Mbay, Flores, NTT, mengguncang sejumlah wilayah Pulau Flores, bahkan juga dirasakan di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ribuan bangunan, fasilitas publik, rumah sakit, sekolah, gedung pemerintahan, serta rumah-rumah warga rusak parah. Data sementara menyebutkan 51 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Ribuan warga juga masih mengungsi di tenda-tenda penampungan. (Bow)











