- Menaker: Pelatihan Vokasi, Bekal Hadapi Dunia Kerja
- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
- 800 Pati TNI dan Polri Dikumpulkan di Istana, Ini Taklimat Presiden Prabowo Soal Keadaan Negara
- PELNI Tebar Ribuan Life Jacket, Peduli Keselamatan Masyarakat Pesisir
- Operasi Penyergapan Tengah Malam, Penyelundupan 8,8 Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan TNI AL
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
Pelindo TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker ke Warga Kotawaringin Timur
Tanggap Bencana Kemarau dan Kabut Asap

Keterangan Gambar : PT Pelindo Terminal Petikemas. Melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang mendistribusikan 70 truk tangki air bersih serta masker gratis bagi pekerja pelabuhan dan masyarakat di Ring 1 Pelabuhan Bagendang, Kalteng. Foto: TPK Bagendang
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KOTAWARINGIN TIMUR: Kemarau panjang dan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, memicu krisis air bersih dan penurunan kualitas udara.
Kondisi darurat tersebut menjadi perhatian PT Pelindo Terminal Petikemas. Melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang, perusahaan plat merah ini bergerak cepat mendistribusikan 70 truk tangki air bersih serta masker gratis bagi pekerja pelabuhan dan masyarakat di Ring 1 Pelabuhan Bagendang.
Bantuan air bersih ini diprioritaskan bagi wilayah dengan keterbatasan pasokan terparah, yang meliputi Desa Bagendang Hulu, Desa Sumber Makmur, Desa Bagendang Hilir, serta Pondok Pesantren Sabilal Muttaqin Bagendang. Distribusi juga menyasar warga di sekitar lingkungan pelabuhan guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari tetap terjaga.
Baca Lainnya :
- Sidak Malam, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Bio Solar dan Pertalite Lancar0
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan0
- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT0
- KM Tidar Bawa 41 Koli Barang Bantuan untuk Korban Gempa NTT0
- Meski Terdampak Gempa, Pelindo Tetap Gerak Cepat Bantu Warga Flores0
Untuk mengamankan kualitas air dan efektivitas jangkauan logistik, Pelindo bersinergi dengan BUMD Perumdam Dharma Tirta Mentaya Kabupaten Kotim. Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menegaskan bahwa langkah ini adalah wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam merespons status kedaruratan yang mengancam kesehatan masyarakat.
“Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas. Kami berupaya agar bantuan air bersih dapat segera menjangkau wilayah yang membutuhkan. Karena itu, kami bekerja sama dengan Perumdam Dharma Tirta Mentaya untuk menyalurkan 70 truk tangki air bersih kepada masyarakat,” kata Akhmad Fajar, Kamis (27/8/2026).
Selain memenuhi kebutuhan air bersih, TPK Bagendang juga membagikan masker kepada pekerja pelabuhan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membantu mengurangi paparan langsung terhadap kabut asap akibat Karhutla.
“Pembagian masker difokuskan untuk melindungi pekerja pelabuhan dan masyarakat sekitar dari potensi gangguan saluran pernapasan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi dampak yang mereka rasakan,” ujarnya.
Sinergi Lintas Instansi
Langkah taktis ini mendapat apresiasi dari perwakilan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Dharma Tirta Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur, Natalis Daud.
“Kami berterima kasih atas partisipasi aktif Pelindo. Sinergi lintas instansi ini sangat krusial untuk mempercepat penanganan krisis dan meringankan beban masyarakat di wilayah Bagendang yang tengah berjuang menghadapi kekeringan,” ungkap Natalis.
Kolaborasi lintas sektor antara BUMN, BUMD, otoritas setempat, dan masyarakat ini menjadi kunci dalam memastikan penanganan krisis berjalan efektif.
Pelindo Terminal Petikemas menegaskan komitmen bahwa kehadiran perusahaan tidak sebatas pada operasional kepelabuhanan, melainkan juga harus mampu menjadi jaring pengaman sosial saat lingkungan sekitar menghadapi krisis. (Bow/Mar)











