- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
- KKP Ringkus Kapal Komplotan Pelaku Bom Ikan di Kepulauan Spermonde
- Jelajahi Medan Ekstrem via Darat, Prajurit Jalasena Tembus Lokasi Terisolir Korban Gempa NTT
- Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Obati Luka Psikologis Korban Bencana di Manggarai NTT
- Tim Layar Kodaeral IV Berjaya di Kejurnas Series II, Sabet Lima Medali
Pelabuhan Merak Dilanda Hujan Angin, Tenda Posko Roboh Beterbangan

Keterangan Gambar : Foto: Tangkapan.layar video amatir warga. (ist)
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),MERAK: Kawasan Pelabuhan Merak, Banten, dilanda hujan deras disertai angin kencang, Rabu (27/4/2022) malam. Sejumlah tenda yang dioakai untuk posko mudik roboh dan atapnya beterbangan.
Peristiwa ini mengakibatkan warga dan para pemudik panik ketakutan. Sebuah video yang beredar menunjukkan tenda-tenda di Dermaga 3 terbang dihempas angin disertai jeritan histeris sejumlah warga.
Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Pelabuhan Merak dan hampir seluruh Kota Cilegon, Banten.
Baca Lainnya :
- Menhub: Dua Tahun Tidak Pulang Kampung, Mudik Lebaran Tahun ini Membahagiakan0
- Mudik Lebaran, Penjualan Tiket KA Sudah Hampir 100 Persen0
- Ini Stasiun Bagikan Takjil Gratis Pelanggan KAI0
- Penumpang Pesawat Mulai Meningkat, Begini Perintah Menhub Hadapi Mudik Lebaran0
- Puncak Arus Mudik 28 April 2022, Pesanan Tiket KA Sudah 98 Persen0
Fauzan, anggota Basarnas Banten di Unit Siaga SAR Merak, mengatakan hujan deras dan angin kencang tidak mengganggu proses bongkar muat barang. Ketinggian gelombang di sekitar Pelabuhan Merak mencapai 1,5 meter. Menurut dia, situasi masih aman terkendali.( Riz/Oriz)











