- Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pertama di Dunia, Presiden Prabowo: Fondasi Indonesia Makmur, Hemat Devisa Rp170 T
- Purnawirawan TNI AL Luncurkan Jalasena Maritime Studies dan Kantor Hukum Advokasi Maritim
- Gerakan Radin Inten Asri, Lanal Lampung Bersih-bersih Pantai Pasir Putih
- Menuju Pekan Olahraga Angkatan Laut 2026, Kontingen Seskoal Siap Berlaga
- KRI Terapang-648 dan KRI Keris-624 Koarmada II Punya Komandan Baru
- Lawan Illegal Fishing di Kepri, KKP Bangun 10 Kapal Pengawas Baru dan Dermaga
- Parade Surya Senja 2026 Perpaduan Kegagahan dan Kreativitas Seni, Tradisi Atraksi Taruna AAL
- IPC TPK Wujudkan Green Port, Fasilitasi Uji Emisi Gratis
- Gelar Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan, KKP Edukasi 30 Pelaku Usaha
- Terancam Punah, 21 Ekor Penyu Hijau Dilepasliarkan KKP ke Habitat Asli
Optimalisasi Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut, Kemenhub Genjot Kemampuan SDM

Keterangan Gambar : Kemenhub menggelar Pelatihan Peningkatan Keterampilan Teknis bagi KPA, PPK, Kontraktor Pelaksana dan Konsultan Supervisi Kegiatan Pembangun Fasilitas Pelabuhan TA 2024. Foto: Ditjen Hubla
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kepelabuhanan menggelar Pelatihan Peningkatan Keterampilan Teknis bagi KPA, PPK, Kontraktor Pelaksana dan Konsultan Supervisi Kegiatan Pembangun Fasilitas Pelabuhan TA. 2024.
Kegiatan digelar selama 4 hari dimulai 11 Juni sampai 14 Juni 2024 di Jakarta. Kegiatan ini dalam rangka mendorong pembangunan fasilitas pelabuhan laut yang optimal,.sehingga dapat menunjang kelancaran arus barang dan penumpang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.
Baca Lainnya :
- Kemenhub Terbitkan Surat Edaran Izin Usaha Keagenan Awak Kapal, Aturan Dibuat Seragam0
- Ratusan Taruna KKP Diterjunkan ke Lapangan, Siap Jadi Tenaga Kerja0
- Pengusaha Transportasi Laut Diawasi Pajak, Kemenhub dan Kemenkeu Bertukar Data0
- Mencetak Ahli Kepelabuhanan Handal, Tergantung Kualitas dan Profesionalitas0
- Keluarga Pelaut Terima Santunan Kematian, Difasilitasi Ditjen Hubla0
"Pelatihan peningkatan keterampilan teknis ini merupakan wadah yang tepat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya tenaga-tenaga profesional dalam rangka pengelolaan pekerjaan pembangunan fasilitas pelabuhan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi dalam sambutannya saat membuka kegiatan pelatihan, Selasa (11/6/2024).
Pelaksanaan pelatihan peningkatan keterampilan teknis bagi pelaksana kegiatan pembangunan fasilitas pelabuhan merupakan tugas Direktorat Kepelabuhanan. Hal ini sesuai amanat dalam Peraturan Menteri Pehubungan (Permenhub) Nomor 17 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan pasal 25.
Bunyi pasal tersebut yaitu melaksanakan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang perancangan dan program pembangunan fasilitas pelabuhan.
Antoni mengatakan, melalui pelatihan ini diharapkan para pengelola anggaran dan pengguna jasa (stakeholder) dapat memiliki pengetahuan, keterampilan, kemampuan profesi dalam bidang pelaksanaan, pengawasan pekerjaan pembangunan fasilitas pelabuhan.
"Selain itu, para pengelola anggaran dan pengguna jasa (stakeholder) juga dapat meningkatkan kualitas pekerjaan pembangunan fasilitas pelabuhan yang tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya dan akuntabel," tandasnya.
Adapun pelatihan ini diikuti oleh KPA, PPK, Kontraktor Pelaksana dan Konsultan Supervisi. Kegiatan ini menghadirkan narasumber eksternal dari Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, PT. TTWHA JO, serta akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) maupun narasumber internal dari Kementerian Perhubungan.
Materi yang disajikan terkait kebijakan dan standarisasi teknis di bidang penganggaran, pelaksanaan dan pengendalian kontrak pekerjaan konstruksi, penggunaan network planning dan lintasan kritis / Critical Path Method (CPM) untuk mengontrol waktu pelaksanaan konstruksi.
Materi lainnya terkait penggunaan metode dalam pengendalian pelaksanaan pekerjaan pembangunan fasilitas pelabuhan laut di lingkungan Direktorat Jenderal Pelabuhan Laut. (Arru/Oryza)











