- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
Operasi Trisila-26, KRI Dorang-847 Lego Jangkar Bagikan Sembako ke Nelayan Pulau Wamar

Keterangan Gambar : Puluhan nelayan senang menerima paket sembako yang dibagikan oleh prajurit TNI AL di perairan Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Perahu mereka pun merapat ke Kapal Dorang-874 yang sedang lego jangkar. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MALUKU: Puluhan nelayan senang menerima paket sembako yang dibagikan oleh prajurit TNI AL di perairan Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Perahu mereka pun merapat ke Kapal Dorang-874 yang sedang lego jangkar.
TNI AL mendistribusikan bantuan paket sembako kepada puluhan nelayan yang mendekati KRI Dorang-874 saat melaksanakan lego jangkar di perairan belakang Pulau Wamar, Kepulauan Aru, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari Operasi Trisila-26 Tahap 1 yang digelar oleh Komando Armada III dengan dukungan penuh Pangkalan TNI AL (Lanal) Aru. Selain menjalankan tugas pengamanan laut dan penegakan hukum, operasi ini juga menitikberatkan pada pembinaan potensi maritim melalui pendekatan kemanusiaan kepada masyarakat pesisir.
Baca Lainnya :
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin0
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor0
- Program Desa Eco-Bahari, KKP Dorong Kemandirian Masyarakat Pesisir Kupang0
- KKP Mulai Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu, Nilai Investasi Rp7,2 T0
- Kepulauan Tersembunyi di Beranda Nusantara, Rumah Nyaman Biota Laut yang Harus Dijaga0
Komandan Lanal Aru Letkol Laut (P) Sriadi, S.E., M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa kehadiran TNI AL di wilayah perbatasan tidak semata berorientasi pada aspek pertahanan, tetapi juga kepedulian sosial. Pemberian sembako tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban para nelayan yang menghadapi hasil tangkapan tidak menentu akibat faktor cuaca dan kondisi ekonomi.
Sementara itu, Wakil Komandan Satgas Ops Trisila-26 Kolonel Laut (P) Son Haji Hariyoko, M.Tr.Hanla., M.M., menjelaskan bahwa Operasi Trisila-26 dilaksanakan dalam tiga tahap di bawah kendali Komando Armada RI, dengan tahap pertama saat ini berlangsung di wilayah kerja Koarmada III.
Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan unsur Satgas bersama Lanal Aru dari Pelabuhan Yos Sudarso menuju titik kumpul nelayan menggunakan KRI Dorang-874. Pembagian sembako dilaksanakan langsung dari atas geladak kapal kepada para nelayan yang menunggu di atas perahu mereka, menciptakan interaksi hangat antara prajurit TNI AL dan masyarakat pesisir.
Kegiatan ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) agar setiap operasi TNI AL tidak hanya berorientasi pada penegakan kedaulatan dan keamanan laut, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat maritim sebagai bagian dari penguatan kemanunggalan TNI AL dengan rakyat. (Arry/Mar)











