- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
Nelayan Dilatih Mengawal Blue Economy

Keterangan Gambar : Nelayan diberi pelatihan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Foto: dok. KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BITUNG: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus melakukan pelatihan guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanganan dan pengolahan ikan. Pelatihan ini juga bertujuan mengawal program blue economy.
Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) BRSDM Lilly Aprilya Pregiwati dalam siaran pers dikutip Rabu (15/2/2023) menyebutkan, pada 7 Februari 2023 digelar dua pelatihan sekaligus.
Dua pelatihan tersebut yaitu Pembuatan Fish Roll dan Pelatihan Penanganan Hasil Tangkapan. Total terdapat 1.293 peserta yang mengikuti kedua pelatihan tersebut. Rinciannya, 546 orang ikut Pelatihan Penanganan Hasil Tangkapan dan 747 orang pada Pelatihan Pembuatan Fish Roll. Pelatihan ini difasilitasi oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung, Sulawesi Utara.
Baca Lainnya :
- Bursa Caketum Kian Seru, Erick Thohir Janji Bersihkan PSSI, Berantas Mafia Bola0
- Tok! Biaya Haji 2023 Disepakati Rp49,8 Juta0
- Vonis 5 Pembunuh Brigadir Yosua Jauh dari Tuntutan JPU, Ini Kata Mahfud Md0
- Peredaran Dolar Abal-abal Rp 3 M Dibongkar Bareskrim Polri0
- Menhan Prabowo: Korps Marinir TNI AL Aset Penting Kekuatan Negara0
Pelatihan tersebut juga menyasar khusus masyarakat perikanan yang berasal dari Desa Sei Pancang, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara dan Desa Kema III, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Hal itu berkaitan dengan dukungan untuk Kampung Nelayan Maju yang berada di Desa Kema III.
DISAMBUT BAIK
Seluruh peserta menyambut baik kedua pelatihan tersebut. Hal itu diungkapkan Novita, peserta dari Desa Kema III, Kabupaten Minahasa Utara, dan Fathan, peserta dari Kabupaten Nunukan.
“Saya mewakili kelompok Novita mengucapkan terima kasih banyak kepada Puslatluh KP dan BPPP Bitung yang sudah mengadakan Pelatihan Pembuatan Fish Roll sehingga dapat menambah keterampilan kami semua. Saya berharap pelatihan seperti ini dapat diadakan kembali di waktu yang akan datang,” jelas Novita.
"Saya mewakili para nelayan dari Kabupaten Nunukan berterima kasih atas digelarnya Pelatihan Penanganan Hasil Tangkapan. Semoga ilmu yang kami dapatkan bisa diterapkan dalam kegiatan sehari-hari kami dalam bekerja,” ujar Fathan, peserta lainnya.
Sebelumnya, pada 19 Januari 2023, sebagai percepatan dalam mendukung program strategis KKP, juga digelar kegiatan ‘Pelatihan Standar Mitigasi Hadapi Bencana Pesisir’ yang difasilitasi oleh BPPP Tegal. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring dengan diikuti sebanyak 600 peserta dari seluruh Indonesia.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendorong kegiatan pelatihan dan berpesan agar terus terus dikembangkan sehingga menghasilkan SDM yang terampil. (Riz:/Oryza:











