- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
Bursa Caketum Kian Seru, Erick Thohir Janji Bersihkan PSSI, Berantas Mafia Bola
1.jpg)
Keterangan Gambar : Erick Thohir saat mengembalikan formulir pendaftaran Caketum PSSI. Foto: instagram
Inďonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Jelang Kongres Luar Biasa PSSI, bursa calon ketua umum (Caketum) 2023-2027 kian seru. Masing-masing kandidat menyiapkan jurus jitu untuk memenangkan pertarungan. Salah satunya, Erick Thohir.
Menteri BUMN tersebut ikut mencalonkan diri sebagai Ketum PSSI periode 2023-2027. Ia pun mengumbar janji, salah satunya ia siap memberantas mafia bola. Erick juga mengaku siap membersihkan PSSI.
Menurut Erick, dunia sepak bola Indonesia yang bersih dan berprestasi adalah hal yang sangat penting.
Baca Lainnya :
- Tok! Biaya Haji 2023 Disepakati Rp49,8 Juta0
- Vonis 5 Pembunuh Brigadir Yosua Jauh dari Tuntutan JPU, Ini Kata Mahfud Md0
- Peredaran Dolar Abal-abal Rp 3 M Dibongkar Bareskrim Polri0
- Menhan Prabowo: Korps Marinir TNI AL Aset Penting Kekuatan Negara0
- Banjir di Sulsel, Personel TNI AL Dikerahkan Bantu Korban0
"Kita bernyali untuk sepakbola yang bersih dan juga sepakbola yang berprestasi itu yang terpenting. Kita pastikan jangan sampai ada tangan-tangan yang kotor di sepak bola Indonesia," tegas Erick, Rabu (15/2/2023).
Erick yang pernah menjadib pemilik beberapa klub sepak bola luar negeri seperti DC United di Amerika Serikat da Inter Milan di Italia, menyoroti 'permainan' dunia sepak bola di Indonesia.
Ia mengatakan persoalan sepak bola di Indonesia cukup kompleks dan rumit. Selama ini banyak supporter sepak bola di Indonesia mengaku sangat kecewa. Soalnya, sebelum pertandingan hasil akhir sudah diketahui.
“Banyak suporter kecewa kenapa? Sebelum main sudah tahu hasilnya. Makanya suporter marah karena belim main sudah tahu hasilnya. Inilah kompleksitas di sepak bola Indonesia yang harus kita lakukan perbaikan tanpa menuduh siapa yang salah siapa yang benar,” ungkap Erick.
Karenanya ia bertekad akan membersihkan dunia sepak bola di Indonesia dari tangan-tangan kotor bila ia terpilih menjadi Ketua Umum PSSI.
Erick telah mengembalikan formulir pendaftaran pada Minggu (15/1/2023) di Gelora Bung Karno. Tak kurang dari 60 voters ikut hadir.
Para pendukung tersebut berasal dari para pemilik klub sepak bola, seperti Kaesang Pangarep dari Persis Solo, Teddy Tjahjono dari Persib Bandung, Hendri Zainudin Presiden Sriwijaya FC, Raffi Ahmad pemilik Rans Nusantara FC serta Gen Halilintar dari Bekasi City FC. (Ted/Oryza)











