- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
Mudik Lebaran 2023, Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno Hatta Naik 25 %

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Soekarno Hatta. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN)JAKARTA: Jumlah pergerakan penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada masa arus mudik Lebaran 2023 meningkat 25% dibandingkan tahun 2022 lalu. Peningkatan ini dinilai cukup signifikan.
Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau penanganan penumpang pesawat pada arus balik di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (25/4) atau H+2 Lebaran.
Menhub menjelaskan, kebijakan pada arus mudik tahun ini membuat pelaksanaan arus mudik dapat berjalan relatif lancar. Salah satunya adalah disetujuinya kebijakan memajukan libur cuti bersama, sehingga waktu arus mudik menjadi lebih panjang.
Baca Lainnya :
- Pantauan Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imron, Arus Balik Lancar0
- Bikin Kejutan, Ratusan Perwira Muda Sri Lanka Navy Kunjungi KRI Bima Suci0
- Cegah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2023, Polri Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas0
- Larang Jajaran BUMN Gelar Halal Bihalal, Erick Thohir: Fokus Jalankan Rencana 0
- Hindari Kepadatan Arus Balik Lebaran 2023, Jangan Lupa Rajin Pantau Informasi0
“Jadi meski lonjakan penumpang tinggi dengan tingkat okupansi 90 persen lebih, bisa tertangani dengan baik. On Time Performance (OTP) atau ketepatan waktu juga terjaga dengan baik,” kata Budi Karya.
Ia juga mengungkapkan, harga tiket pesawat selama arus mudik masih dalam batas wajar dan tidak melebihi tarif batas atas yang telah ditentukan.
“Terima kasih kepada pengelola bandara yang telah mengelola lonjakan penumpang pesawat dengan baik dan juga maskapai penerbangan yang telah kooperatif menjaga tarif sesuai anjuran pemerintah,” ujar Menhub.
Menurut Budi Karya, peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada arus mudik tahun ini menjadi kabar baik bagi kebangkitan industri penerbangan nasional setelah sempat terdampak pandemi Covid-19.
“Walaupun belum sama dengan Tahun 2019, tetapi secara ekonomi sudah terjadi pergerakan yang memberikan manfaat bagi operator bandara dan maskapai. Ini berita baik buat kita,” tuturnya.
Menghadapi lonjakan arus balik, Menhub meminta seluruh pemangku kepentingan sektor penerbangan, dapat terus melanjutkan kinerja baik yang telah ditunjukkan pada arus mudik. Menhub juga mengingatkan operator penerbangan untuk tetap mengedepankan aspek keselamatan ditengah naiknya pergerakan penumpang tersebut.
Berdasarkan data Angkasa pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta, tak hanya jumlah penumpang yang meningkat, jumlah pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan 5% dibanding tahun 2022 lalu.
Adapun jumlah penerbangan pesawat ada hari puncak arus mudik (19-21 April 2023) mencapai di atas 1.000 penerbangan per hari. Sebelum pandemi, Bandara Soekarno Hatta rata-rata melayani 1200 penerbangan setiap harinya. Adapun di tengah pandemi pada 2022 dan awal 2023, jumlah penerbangan pada hari-hari biasa berkisar 800 - 900 penerbangan per hari.
Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) menjadi bandara tersibuk yang dikelola oleh AP II. Disusul kemudian Bandara Kualanamu (Deli Serdang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru) dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang).
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Dirjen Perhubungan Udara Maria Endah Kristi, Direktur Utama PT Angkasa Pura II M. Awaluddin, Direktur Utama PT Airnav Indonesia Polana B. Pramesti, serta jajaran Direksi maskapai penerbangan. (Arry/Oryza)











