- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Menunggu Investigasi Komnas HAM, Masalah SP Koja Belum Mengarah Solusi

Keterangan Gambar : Serikat Pekerja TPK Koja terus mengumandangkan perjuangan .Foto: Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Serikat Pekerja TPK Koja terus mengumandangkan perjuangan untuk mendapatkan hak mereka,Jasa Produksi (Jaspro) , sesuai ketententuan PKB sementara di sisi lain manajemen berpegang pada PB.
Permasalahan ke dua belah pihak SP TPK Koja dengan manajemen belum ada titik temu, " Hingga kini belum mengarah pada solusi. Para Pekerja dan SP TPK Koja berharap adanya empati dan keseriusan dari para stakeholder,khususnya Manjemen TPK Koja untuk memastikan adanya pemenuhan hak-hak pekerja dan peraturan perundang -undangan yang berlaku," ungkap Farudi Ketum SP Koja, Jumat (16/6/2023) di Jakarta.
Proses yang sedang berjalan di KOMNAS HAM saat ini menjadi harapan, tambahnya, untuk melakukan investigasi lebih lanjut dan mendalam." Atas hal ini patut diduga terindikasi adanya pelanggaran atas hak asasi pekerja," jelas Farudi.
Baca Lainnya :
- Suasana Haru, SP TPK Koja Lepas 5 Pensiunan,Farudi: Terimakasih Dukungan Moril Selama ini0
- Pelabuhan Hadapi Persaingan Global, ini Kunci yang Harus Dilakukan0
- Dorong Kinerja BUP, INAMPA Gelar Seminar Nasional Mendigitalisasi Pelabuhan0
- Dorong Transformasi Bisnis, Kreatif dan Inovasi SPSL Pacu Pekerja Lewat SPRINT 20230
- Keren! Subholding Pelindo Solusi Logistik Raih Penghargaan CSR Award 20230
Hal pahit yang tak diinginkan ,apakah terjadi pemogokan? Farudi (Ketum SP TPK Koja dan Ketua Forum Peti Kemas Seluruh Indonesia) tentang hal ini pada kesempatan lain menyatakan, "SP TPK Koja sedari awal berkomitmen untuk berjuang sesuai dengan koridornya dan tetap menjaga kondusifitas serta dialog sosial yang bermakna," tandasnya.
Kami sadar,lanjut Farudi, "Perjuangan tidak mudah,upaya-upaya union busting mungkin saja akan hadir,insyallah kami siap dan solid,karena perjuangan ini tidak hanya untuk hari ini tetapi untuk ke depannya"
Farudi menyampaikan harapannya, "Kami berharap kepada pemilik modal agar bisa membantu menyelesaikan dengan bijaksana dan berkeadilan agar terus bisa memastikan layanan pelabuhan dapat terus terjaga dengan baik dan memastikan tidak adanya gangguan dalam bentuk apapun," katanya mengakhiri.(Arry/Oryza)











