- KKP Mulai Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu, Nilai Investasi Rp7,2 T
- Tug Boat dan Tongkang Angkut Nikel Diamankan KRI Hampala-880 di Teluk Weda
- Kapal Cepat Rudal KRI Surik-645 Tangkap Tug Boat Bawa Solar Ilegal
- Mudik Gratis 2026 Bersama PELNI Dibuka, Buruan Daftar
- Mudik Lebaran 2026, Diskon Tiket Kapal PELNI Hingga 30% Sudah Dibuka
- Kasal Resmikan SPPG Puspomal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Kepulauan Tersembunyi di Beranda Nusantara, Rumah Nyaman Biota Laut yang Harus Dijaga
- Revitalisasi Pasar Baru Harus Padukan Nilai Kesejarahan, Keberagaman, dan Kekinian
- Tiga Bulan, KKP Ekspor 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS
- KKP: Bisnis Rantai Dingin di Lokasi KNMP Dikelola Profesional
Lahirkan CPNS Berinovasi, KKP Tanamkan Integritas Sejak Dini

Keterangan Gambar : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menanamkan integritas dan memacu inovasi sejak dini kepada calon pegawai negeri sipil (CPNS) agar siap menjadi pemimpin masa depan. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menanamkan integritas dan memacu inovasi sejak dini kepada calon pegawai negeri sipil (CPNS) agar siap menjadi pemimpin masa depan.
Salah satu caranya dengan menyertakan para CPNS mengikuti rangkaian Leadership Training dan Program Induksi Organisasi Tahun 2025 yang berlangsung di Jakarta pada 2-9 September 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Management Trainee CPNS KKP yang resmi dimulai setelah peluncuran Corporate University (Corpu) KKP pada 3 September 2025 oleh Menteri Kelautan dan Perikanan. Dengan demikian, Leadership Training dan Induksi menjadi bagian penting dari ekosistem pembelajaran Corpu.
Baca Lainnya :
- Serahkan Bantuan ke SLB Bundo Kanduang, IPC TPK Perkuat Pendidikan Inklusif0
- KKP Luncurkan Corporate University, Kawah Candradimuka ASN0
- Pelita Warna, Pelindo Terminal Petikemas Beri Pencerahan Perempuan Warga Binaan di Lapas Malang0
- Jalesveva Jayamahe! Tanamkan Jiwa Bahari ke Generasi Muda, Pramuka Kunjungi KRI Teluk Ende-5710
- Kenalkan Dunia Maritim Sejak Dini, Pelindo Regional 4 Ajak Siswa SD ke Makassar New Port0
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta mengungkapkan Leadership Training dan Induksi Organisasi bukan sekadar formalitas, tetapi fondasi pembentukan ASN KKP yang berintegritas, profesional, dan inovatif.
"Kami ingin memastikan CPNS KKP memiliki karakter kuat, keterampilan kepemimpinan, dan semangat menghasilkan karya inovasi yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat,” ungkap I Nyoman Radiarta dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Jumat (12/9/2025).
Leadership Training KKP digelar bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jakarta. Selama kegiatan, para CPNS dibekali keterampilan dasar kepemimpinan meliputi decision making, problem solving, communication, entrepreneurship and innovation, serta strategic planning, yang disampaikan oleh narasumber berpengalaman di bidang manajemen. Sedangkan Program Induksi Organisasi menghadirkan jajaran pimpinan dari seluruh unit eselon I lingkup KKP.
Pemimpin Masa Depan
Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan, Lilly Aprilya Pregiwati menambahkan, Leadership Training dan Induksi Organisasi dirancang untuk memberikan bekal kepemimpinan sekaligus pemahaman kelembagaan secara komprehensif.
“Dengan keterampilan ini, para CPNS diharapkan mampu beradaptasi lebih cepat, mengenali tugas strategis, dan siap berkontribusi sejak hari pertama bertugas. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi Corporate University di KKP,” jelasnya.
Setelah menyelesaikan tahap pelatihan dan induksi, para CPNS pun akan memasuki Praktik Kerja Lintas Unit (Cross Unit Assignment) selama 52 hari, pada 10 September–30 Oktober 2025. Penugasan ini tersebar di tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) KKP di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Selanjutnya, mereka akan menjalani Habituasi Unit Kerja di tempat penugasan masing-masing sambil menyusun karya inovasi. Tahap ini menjadi momen penting untuk menerapkan keterampilan kepemimpinan sekaligus menggali inovasi di lapangan.
Karya inovasi yang dihasilkan bukan sekadar gagasan, tetapi solusi yang feasible, realistis, dan dapat diimplementasikan. Dari seluruh karya tersebut, lima karya terbaik akan dipresentasikan langsung di hadapan Menteri dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan pada bulan Desember mendatang.
Sebagaimana ditegaskan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, pembangunan sektor kelautan dan perikanan membutuhkan ASN yang unggul, adaptif, dan berintegritas. SDM tangguh diyakini menjadi fondasi keberlanjutan sekaligus kunci untuk mewujudkan kejayaan laut dalam mendukung visi Ekonomi Biru Indonesia. (Arry/Oryza)











