- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Perkuat Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
Kepergok Menyeberang dari Malaysia, 20 PMI Ilegal Diamankan Lanal Tanjung Balai Asahan

Keterangan Gambar : Kapal yang mengangkut 20 Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural alias ilegal diamankan oleh Tim gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Asahan. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Sebanyak 20 Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural atau ilegal, diamankan oleh Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA). Mereka kepergok akan memasuki wilayah Indonesia menyeberang dari Perairan Malaysia dengan menggunakan Kapal Motor, Rabu (14/5/2025).
Tim gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal TBA, mengamankan 1 Unit Kapal, KM. Sari Ulan yang dinakhodai Awaludin. Kapal ini bermuatan 20 Orang PMI non prosedural dari Malaysia di Perairan Tambun Tulang Kabupaten Batubara. Rencananya para pekerja tersebut akan dibawa untuk memasuki wilayah Tanjung Balai Asahan.
Baca Lainnya :
- KPK Panggil Sekretaris dan Dirut ASDP, Usut Dugaan Korupsi Akuisisi PT Jembatan Nusantara0
- 53 Unit Motor Bodong Mau Diselundupkan Lewat Merak Digagalkan Tim F1QR TNI AL0
- Tembakan Peringatan KRI Bontang-907 Bikin Kapal Malaysia Menyerah, Curi Ikan Mau Kabur...0
- Kapal Ikan China Disergap KKP di Bali, Tidak Ditemukan Alat Tangkap, Banyak Kamar, Diduga TPPO0
- Dor! Dor! Penyelundupan 11,5 Kg Sabu Senilai Rp17,5 M Jaringan Malaysia Digagalkan TNI AL0
Kasus ini berawal saat TNI AL mendapatkan informasi akan adanya kapal pengangkut PMI non prosedural yang akan melintas di perairan Selat Malaka dari perairan Malaysia. Selanjutnya Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D memerintahkan Tim F1QR Lanal TBA untuk patroli penyekatan di sekitara perairan Tambun Tulang Kab. Batubara hingga perairan Asahan.
Pada Rabu, 14 Mei petang, terlihat dari kejauhan kapal mengangkut penumpang dalam jumlah besar. Selanjutnya Tim F1QR mengejar dan memeriksa kapal tersebut. Seluruh PMI beserta barang bukti dibawa menuju Pos Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) Kuala Bagan Asahan Lanal Tanjung Balai Asahan untuk diproses lebih lanjut.
Letkol Agung mengatakan, TNI AL melalui Lanal TBA akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap praktik penyelundupan PMI non prosedural.
"Kami tidak akan lengah dalam menghadapi ancaman ini dan akan terus berupaya menjaga keamanan laut," ujar Letkol Agung. Menurutnya TNI AL melalui operasi tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan laut dan melindungi warga negara Indonesia dari praktik pengiriman tenaga kerja ilegal.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL agar senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespon cepat informasi yang diterima, terutama upaya tindak ilegal yang terjadi di perairan Indonesia. (Bow/Oryza)











