- Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup
- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun
- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
Kepergok Menyeberang dari Malaysia, 20 PMI Ilegal Diamankan Lanal Tanjung Balai Asahan

Keterangan Gambar : Kapal yang mengangkut 20 Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural alias ilegal diamankan oleh Tim gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Asahan. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Sebanyak 20 Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural atau ilegal, diamankan oleh Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA). Mereka kepergok akan memasuki wilayah Indonesia menyeberang dari Perairan Malaysia dengan menggunakan Kapal Motor, Rabu (14/5/2025).
Tim gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal TBA, mengamankan 1 Unit Kapal, KM. Sari Ulan yang dinakhodai Awaludin. Kapal ini bermuatan 20 Orang PMI non prosedural dari Malaysia di Perairan Tambun Tulang Kabupaten Batubara. Rencananya para pekerja tersebut akan dibawa untuk memasuki wilayah Tanjung Balai Asahan.
Baca Lainnya :
- KPK Panggil Sekretaris dan Dirut ASDP, Usut Dugaan Korupsi Akuisisi PT Jembatan Nusantara0
- 53 Unit Motor Bodong Mau Diselundupkan Lewat Merak Digagalkan Tim F1QR TNI AL0
- Tembakan Peringatan KRI Bontang-907 Bikin Kapal Malaysia Menyerah, Curi Ikan Mau Kabur...0
- Kapal Ikan China Disergap KKP di Bali, Tidak Ditemukan Alat Tangkap, Banyak Kamar, Diduga TPPO0
- Dor! Dor! Penyelundupan 11,5 Kg Sabu Senilai Rp17,5 M Jaringan Malaysia Digagalkan TNI AL0
Kasus ini berawal saat TNI AL mendapatkan informasi akan adanya kapal pengangkut PMI non prosedural yang akan melintas di perairan Selat Malaka dari perairan Malaysia. Selanjutnya Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D memerintahkan Tim F1QR Lanal TBA untuk patroli penyekatan di sekitara perairan Tambun Tulang Kab. Batubara hingga perairan Asahan.
Pada Rabu, 14 Mei petang, terlihat dari kejauhan kapal mengangkut penumpang dalam jumlah besar. Selanjutnya Tim F1QR mengejar dan memeriksa kapal tersebut. Seluruh PMI beserta barang bukti dibawa menuju Pos Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) Kuala Bagan Asahan Lanal Tanjung Balai Asahan untuk diproses lebih lanjut.
Letkol Agung mengatakan, TNI AL melalui Lanal TBA akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap praktik penyelundupan PMI non prosedural.
"Kami tidak akan lengah dalam menghadapi ancaman ini dan akan terus berupaya menjaga keamanan laut," ujar Letkol Agung. Menurutnya TNI AL melalui operasi tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan laut dan melindungi warga negara Indonesia dari praktik pengiriman tenaga kerja ilegal.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL agar senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespon cepat informasi yang diterima, terutama upaya tindak ilegal yang terjadi di perairan Indonesia. (Bow/Oryza)











