- Perahu terbalik, 2 Nelayan Diselamatkan Prajurit KRI BHT-370 di Selat Madura
- Setetes Harapan, Donor Darah, di Hari Jadi IPC TPK Himpun 128 Kantong
- Dankodaeral IV Tegaskan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Harus Jadi Agen Perubahan
- Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
- Besok 1 Agustus Ada Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Menag: Mari Kita Sambut Bulan Kemerdekaan RI
- TNI AL Gagalkan Peredaran Puluhan Ribu Bungkus Rokok Ilegal di Merauke
- Belut Kalimantan Naik Kelas ke Pasar Global, Tembus Ekspor Tiongkok
- Rangkaian HUT Kodaeral Tahun 2026, Kodaeral IV Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial untuk Masyarakat
- Apresiasi Hari Puisi Indonesia 2026, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Harapkan Lahir Penerus Penyair Chairil Anwar
- Tembakan Meriam-76 TNI AL Getarkan Laut Rusia
Kepak Sayap Rajawali Laut, Penerbang TNI AL Fire Power Peperangan Laut

Keterangan Gambar : Armada Penerbangan TNI Angkatan Laut bagian dari Fire Force peperangan Laut. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA:Pengembangan kekuatan Puspenerbal secara berkesinambungan menjadi First Class Naval Aviation, adalah sebuah tuntutan yang harus dipenuhi. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan TNI Angkatan Laut yang modern, menggentarkan dan berproyeksi global.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, seusai menerima penyematan Brevet Kehormatan Penerbangan TNI AL oleh Komandan Puspenerbal Laksda TNI Imam Musani di Apron Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (12/9/2023).
Baca Lainnya :
- Kasal Sematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana di Atas Kapal Perang0
- 64 Tahun Hiu Kencana, Prajurit Kapal Selam Tangguh Hadapi Risiko0
- Laksma TNI Damayanti Ajak Prajurit Siap dan Ikhlas Melaksanakan Tugas0
- Keren! Didorong Mampu Menjadi Presenter, Penyiar dan Penulis Berita, SDM Dispenal0
- Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali: PR Kita, Tingkatkan Kemampuan TNI AL0
Penerbangan TNI AL Menurut Kasal merupakan bagian dari Fire Power dalam peperangan laut yang akan bertempur bersama unsur laut, pasukan pendarat dan unsur SSAT lainnya secara terintegrasi.
Di samping itu, Penerbangan TNI AL juga berperan sebagai Attacking Force, Patrolling Force dan Supporting Force yang mampu mendukung pencapaian tugas TNI AL secara efektif.
Momen penyematan Brevet Kehormatan Penerbangan TNI AL merupakan suatu kebanggaan bagi Kasal karena akan menjadi sebuah pengalaman yang sangat spesial untuk merasakan sensasi dalam menerbangkan dan mengendalikan Helikopter AS565 Panther yang merupakan salah satu asset tempur yang paling mutakhir di jajaran Penerbangan TNI AL.
Brevet Penerbang TNI AL merupakan simbol pengakuan terhadap profesionalisme prajurit penerbang dan sebagai bentuk apresiasi bagi personel di luar Pusat Penerbangan TNI AL baik militer maupun sipil yang telah berjasa memberikan kontribusi positif bagi kemajuan organisasi.
Penyematan Brevet Kehormatan kali ini diberikan kepada Kasal Laksamana TNI Muhammad AL sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada Kasal, yang selama ini telah memberikan andil baik pemikiran maupun gagasan, guna membangun dan mengembangkan kekuatan TNI AL, khususnya Penerbangan TNl AL.
Penyematan brevet terlebih dahulu diawali dengan menjalani berbagai prosedur standar operasi penerbang yang meliputi cek kesehatan, menerima briefing dari instruktur, dilanjutkan Free Flight Inspection dan Start Engine dengan dilanjutkan prosesi menerbangkan pesawat Helikopter jenis AS565 MBe Panter produksi PT Dirgantara Indonesia.
Seusai Penyematan Brevet Kehormatan Penerbangan TNI AL, Kasal meletakkan batu pertama pembangunan monumen Kepak Sayap Rajawali Laut yang berlokasi di depan Museum Penerbangan TNI AL. Monumen ini memiliki makna simbolis yang melambangkan awal dari sebuah perjalanan menuju prestasi dan penghormatan bagi para penerbang TNI AL.
Monumen ini sebagai penghargaan terhadap semua penerbang TNI AL yang telah berjuang dan berkorban untuk negara sekaligus menjadi titik inspirasi dan pengingat bagi generasi mendatang tentang dedikasi penerbang TNI AL dalam menjaga keamanan dan kedaulatan laut. Harapannya dapat memperkuat semangat dan rasa kebanggaan dalam kedinasan, serta mempererat ikatan antara anggota Penerbangan TNI AL sebagai bentuk komitmen untuk terus memajukan Penerbangan TNI AL. (BOW/Oryza)











