- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
Kapal Pompong Ditabrak Trol, Nelayan Tewas, Jenazah Dievakuasi Prajurit Lantamal III dan Tim SAR

Keterangan Gambar : Nelayan yang hilang tenggelam setelah kapal pompong yang ditumpangi ditabrak kapal trol di Jambi, ditemukan meninggal dunia. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAMBI: Nelayan yang hilang setelah kapal pompong yang ditumpangi ditabrak kapal trol, ditemukan sudah tak bernyawa di perairan Kuala Tungkal, Jambi.
Korban, Khoirudin (35) ditemukan oleh prajurit Lantamal III yang tergabung dalam Tim Search and Rescue (SAR) pada Kamis (24/4/2025) atau hari ke tiga ia hilang tenggelam.
Baca Lainnya :
- Nelayan Tolak VMS, KKP: Banyak Manfaat, Pemilik Bisa Pantau Kapalnya Sendiri di Laut0
- Kapal KM Lombok Tabrak Karang di Pulau Deli Banten, 11 ABK Diselamatkan Satgas Marinir 0
- Jelajahi Sungai Kapuas Naik Kapal Perang, Anak Muda Diajak Kenal Dunia Maritim0
- Bawa 177 Wisman, Kapal Pesiar Raksasa Scenic Eclipse 2 Singgah di Makassar0
- Bangkitkan Geliat Budidaya Rumput Laut di Kepulauan Seribu, Ini Strategi KKP0
Sebelumnya, korban diketahui hilang setelah kapal pompong yang ditumpanginya bersama 4 rekannya ditabrak kapal trol di laut pada Selasa (22/4). Khoirudin terlempar ke laut lalu tenggelam, sedangkan 4 temannya bisa diselamatkan.
Berdasarkan laporan Pos TNI AL (Posal) Kuala Tungkal, setelah tiga hari pencarian, sekitar pukul 11.15 WIB, korban ditemukan di sekitar Parit 9 Pangkal Babu dalam kondisi meninggal dunia.
Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) dari lokasi penemuan ke pelabuhan Water Front City (WFC) Kuala Tungkal. Jenazah korban kemudian diserahkan ke kediaman keluarga untuk proses pemakaman.
Ditempat yang berbeda, Komandan Lantamal III, Brigjen TNI Marinir Harry Indarto, menyampaikan bahwa ini merupakan respon dari jajaran TNI AL dalam hal ini Lantamal III, dalam membantu tugas kemanusiaan serta bentuk kepedulian sosial.
"Prajurit Lantamal III harus terus berperan aktif dalam mendukung operasi kemanusiaan dan menjamin keselamatan di wilayah perairan nusantara, selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali," ungkap Brigjen Harry Indarto. (Bow/Oryza)











