- Kasal Resmikan Pembangunan dan Perbaikan Sarana Pendidikan Kodiklatal
- Prajurit dan Penyelam TNI AL Operasi SAR KMP Virgo Transport 8 Diganjar Penghargaan
- Program Toilet Bersih Yayasan Moro Tiga Delapan TNI AL Bakal Menyasar Pesantren dan Fasilitas Umum
- Yayasan Persada Moro Tiga Delapan Deklarasi Gerakan Toilet Sekolah Bersih
- Gubernur Sumut Bobby Sebar 33 Bus Perintis ke Lima Kabupaten Dukung Pendidikan
- Pelatihan Vokasi Jangan Hanya Mengejar Sertifikat, Menaker: Bangun Portofolio
- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
Kapal Nelayan Bawa 5 ABK Mati Mesin, Ditemukan Tentera Laut Diraja Malaysia, Diselamatkan TNI AL

Keterangan Gambar : Kapal Nelayan Bawa 5 ABK Mati Mesin, Ditemukan Tentera Laut Diraja Malaysia, Diselamatkan TNI AL. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SELAT MALAKA: TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan pelaut dan nelayan Indonesia. Kali ini kapal nelayan KM Sehla asal Deli Serdang dengan lima awak berhasil diselamatkan KRI Bubara-868, jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV.
Dalam siaran resmi TNI AL, Senin (15/9/2025) disebutkan kapal tersebut mengalami kerusakan mesin di perairan Selat Malaka. Sebelumnya, KM Sehla yang berbobot 5 GT ditemukan oleh unsur Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) KD Mahamiru-11.
Kapal tersebut kemudian ditarik (towing) menuju titik penjemputan (RV) dan diserahkan kepada KRI Bubara-868. Setelah proses serah terima, prajurit KRI Bubara-868 langsung melakukan pengecekan kondisi para awak kapal, memberikan dukungan logistik, serta menarik KM Sehla menuju perairan Belawan.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Dimulai, Tahap I Sasar 65 Desa Pesisir, Anggaran Rp1,34 T0
- KKP Dorong Percepatan Legalisasi Rencana Zona KSNT, Ini 17 Lokasinya0
- Kawasan Sigitiga Karang, Indonesia Dorong Pendanaan Berkelanjutan0
- Kembangkan Kampus Cerdas Kelautan Perikanan, KKP Gandeng Korea Selatan0
- KKP Siapkan IndiGeo, Ini Fungsinya0
Selanjutnya kapal nelayan tersebut diserahkan kepada pihak keluarga di perairan Paluhsibaji, dengan seluruh ABK dalam kondisi sehat dan selamat.
Langkah cepat TNI AL bersama TLDM ini menjadi bukti nyata sinergi antar Angkatan Laut kedua negara dalam menjaga keamanan maritim di kawasan perbatasan sekaligus memastikan perlindungan terhadap nelayan Indonesia, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Arry/Oryza)











