- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
- IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau Bodong di Priok
- TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok
Kapal Nelayan Bawa 5 ABK Mati Mesin, Ditemukan Tentera Laut Diraja Malaysia, Diselamatkan TNI AL

Keterangan Gambar : Kapal Nelayan Bawa 5 ABK Mati Mesin, Ditemukan Tentera Laut Diraja Malaysia, Diselamatkan TNI AL. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SELAT MALAKA: TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan pelaut dan nelayan Indonesia. Kali ini kapal nelayan KM Sehla asal Deli Serdang dengan lima awak berhasil diselamatkan KRI Bubara-868, jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV.
Dalam siaran resmi TNI AL, Senin (15/9/2025) disebutkan kapal tersebut mengalami kerusakan mesin di perairan Selat Malaka. Sebelumnya, KM Sehla yang berbobot 5 GT ditemukan oleh unsur Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) KD Mahamiru-11.
Kapal tersebut kemudian ditarik (towing) menuju titik penjemputan (RV) dan diserahkan kepada KRI Bubara-868. Setelah proses serah terima, prajurit KRI Bubara-868 langsung melakukan pengecekan kondisi para awak kapal, memberikan dukungan logistik, serta menarik KM Sehla menuju perairan Belawan.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Dimulai, Tahap I Sasar 65 Desa Pesisir, Anggaran Rp1,34 T0
- KKP Dorong Percepatan Legalisasi Rencana Zona KSNT, Ini 17 Lokasinya0
- Kawasan Sigitiga Karang, Indonesia Dorong Pendanaan Berkelanjutan0
- Kembangkan Kampus Cerdas Kelautan Perikanan, KKP Gandeng Korea Selatan0
- KKP Siapkan IndiGeo, Ini Fungsinya0
Selanjutnya kapal nelayan tersebut diserahkan kepada pihak keluarga di perairan Paluhsibaji, dengan seluruh ABK dalam kondisi sehat dan selamat.
Langkah cepat TNI AL bersama TLDM ini menjadi bukti nyata sinergi antar Angkatan Laut kedua negara dalam menjaga keamanan maritim di kawasan perbatasan sekaligus memastikan perlindungan terhadap nelayan Indonesia, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Arry/Oryza)











