- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor

Keterangan Gambar : Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mulai mengirimkan 8 ton ikan berkualitas ekspor ke luar kota. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KONAWE: Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mulai mengirimkan 8 ton ikan berkualitas ekspor ke luar kota. Ini pengiriman pertama sejak program kerja prioritas itu beroperasi uji coba pada Agustus ini.
Dirjen Perikanan Tangkap, Lotharia Latif mengatakan, capaian tersebut menjadi indikasi bahwa KNMP mulai berfungsi sebagai ekosistem ekonomi yang menghubungkan produksi nelayan dengan penanganan hasil dan akses pasar.
“KKP mendorong KNMP tidak hanya menjadi kawasan dengan fasilitas perikanan, tetapi menjadi mesin ekonomi yang mampu meningkatkan produktivitas, nilai tambah dan kesejahteraan nelayan,” ujarnya dalam siaran resmi di Jakarta, Kamis (20/8).
Baca Lainnya :
- Udang Ekuador Diam-diam Masuk Indonesia, KKP: Prioritaskan Produk Dalam Negeri 0
- 4 Ton Ikan Layang Ditebar KKP untuk Warga Jakarta Pusat0
- Ekspor Kerapu ke AS Tunjukkan Trend Positif, Sertifikasi Mutu Perikanan Indonesia Kian Diakui0
- 1.286 Telur Penyu Diselamatkan di Sambas, KKP: Dukung Kelestarian Ekosistem Laut0
- Sistem Pemantauan & Ketertelusuran Perikanan Tuna Diperkuat, KKP Terapkan Mekanisme Berlapis0
Melalui kehadiran KNMP, sambung Latif, nelayan turut didorong untuk menjaga mutu dan mengembangkan usaha menjadi lebih profesional. Untuk itu, KKP juga memperkuat literasi keuangan, akses pembiayaan dan pemasaran sebagai upaya mendorong nelayan menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.
Pada moment HUT RI kemarin misalnya, digelar rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat di KNMP Sorue Jaya. Nelayan dan keluarga nelayan mendapatkan pelatihan perlindungan usaha, pemutakhiran data e-KUSUKA, literasi pengelolaan keuangan serta fasilitasi akses pembiayaan.
“Pemberdayaan juga diarahkan pada pengembangan usaha keluarga nelayan melalui pelatihan sablon dan ecoprint, serta promosi produk melalui bazar UMKM perikanan,” terang Lotharia.
Menurutnya, penguatan ekonomi di KNMP juga harus memberikan ruang bagi keluarga nelayan untuk mengembangkan usaha, sehingga manfaat pembangunan dapat menciptakan sumber-sumber pendapatan baru di kawasan pesisir.
“Kalau ekosistem ini berjalan, nelayan tidak hanya menjadi produsen ikan, tetapi berkembang menjadi pelaku usaha yang lebih mandiri dan memiliki posisi tawar. Inilah yang kita maksud dengan nelayan naik kelas,” pungkas Latif. (Riz/Mar)











