- Hadapi Peluang Green Jobs, Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja
- Kodaeral XI Musnahkan 1,4 Juta Batang Rokok Ilegal di Merauke
- Tiba di Vladivostok Rusia, Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan di Eastern Economic Forum ke-11
- Diduga Jaringan Narkoba, Kapal MT ASHLEY Disergap KRI Pulau Rangsang-727 di Perairan Bintan
- HPN 2027 di Lampung Digelar Inklusif dan Kolaboratif, Begini Sejarah Lahirnya Hari Pers
- Pasmar 2 Gelar Maulid Nabi, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dalam Pengabdian
- Kemnaker dan PT PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
- Tegakkan Hukum di Laut, Kemenhub Cetak PPNS Pelayaran Profesional dan Berintegritas
- TNI AL Edukasi Masyarakat Cegah Karhutla di Mempawah dan Kubu Raya
- Indonesia - Australia Kolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan
Hari Maritim Nasional 2023, Gelorakan Gerakan Gemar Makan Ikan

Keterangan Gambar : Dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional ke-59, pemerintah menggelorakan GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan). Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), RIAU: Dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional ke-59, pemerintah terus menggelorakan GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan).
Gerakan sosialisasi ini dilakukan oleh Kemenko Marves bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Riau.
Baca Lainnya :
- Kemenhub Gandeng IPB Bangun SDM Transportasi Laut Berkualitas0
- Catat! Masyarakat Hukum Adat Pilar Penting Pengelolaan Konservasi Berbasis Kearifan Lokal0
- Hibah dari Jepang, Kapal ORCA 06 Berlayar Menuju Indonesia 0
- Harkannas ke-10, Ayo Gaungkan Gemar Makan Ikan Untuk Generasi Emas0
- Menteri KKP Berharap Kinerja Pengawasan Semakin Optimal0
Kegiatan itu juga diisi dengan talkshow menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Budi Sulistiyo dan Kepala Biro Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Andreas Dipi Patria.
Talkshow diikuti oleh mahasiswa UMRAH dan masyarakat Tanjung Pinang dengan moderator Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UMRAH, T. Ersti Yulika Sari. Talkshow yang membahas mengenai Potensi Sumber Daya Perikanan di Perairan Kepulauan Riau digelar pada Sabtu (23/9/2023).
Andreas mengatakan, harus diingat bahwa setiap tanggal 23 September kita memperingati Hari Maritim Nasional. "Hari Maritim Nasional telah ditetapkan oleh Presiden Soekarno sejak 1964, karena secara geografis 2/3 wilayah Indonesia adalah wilayah laut. Tahun ini Indonesia merayakan Hari Maritim Nasional yang ke-59,” ucap Andreas.
Dia menjelaskna, berdasarkan UUD 1945 pasal 25A yang menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara, salah satunya adalah Provinsi Kepulauan Riau.
Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan dan pemahaman dalam mengelola sumber daya laut seperti terumbu karang, ekosistem mangrove, rumput laut, dan sumber daya perikanan yang terkandung sebagai kekayaan laut Provinsi Kepulauan Riau.
Tak hanya sesi talkshow berbagai acara juga digelar untuk memeriahkan peringatan HMN ke-59 di Kepulauan Riau. Rangkaian acara tersebut seperti pemeriksaan kesehatan gratis, sosialisasi terkait pencegahan kanker, aksi donor darah, serta lomba memasak berbahan baku ikan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya melestarikan potensi sumber daya laut Indonesia.
Sebagai informasi, Gerakan memasyarakatkan makan ikan (GEMARIKAN) adalah gerakan moral yang memotivasi masyarakat untuk mengonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah diisyaratkan bagi kesehatan agar terbentuk manusia Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas.
Pemerintah telah membuat program nasional GEMARIKAN (Gemar Memasyarakatkan Makan Ikan) sebagai upaya peningkatan gizi sejak dini dan meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Indonesia pada 2004. (Riz/Oryza)
Dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional ke-59, pemerintah menggelorakan GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan). Foto: KKP











