- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Go Internasional, TNI Jadi Pembicara di Forum Indo-Pacific Regional Dialogue India

Keterangan Gambar : Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim, hadir di National Maritime Foundation (NMF) India dan menjadi pembicara pada kegiatan The Indo-Pacific Regional Dialogue (IPRD) 2025. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), INDIA: Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim, hadir di National Maritime Foundation (NMF) India dan menjadi pembicara pada kegiatan The Indo-Pacific Regional Dialogue (IPRD) 2025.
Forum internasional tersebut diselenggarakan pada 28 hingga 30 Oktober 2025 di Manekshaw Centre, New Delhi, India. NMF merupakan lembaga kajian strategis (think tank) milik Pemerintah India yang didirikan pada tahun 2005 oleh Angkatan Laut India dan berfokus pada pengembangan kajian maritim strategis, keamanan kawasan, dan kerja sama internasional.
Dalam siaran pers TNI AL dijelaskan, kehadiran Kapusjianmar pada forum ini menjadi wujud penguatan diplomasi maritim Indonesia serta kontribusi dalam memperkuat jejaring akademik dan strategis di kawasan Indo-Pasifik. Acara IPRD 2025 sendiri diikuti oleh 40 peserta dari 11 negara yang merupakan para pemangku kepentingan maritim dari dalam dan luar kawasan Indo-Pasifik.
Baca Lainnya :
- Indo-Pasific Sea Power Conference di Australia, Kasal Hadir Bersama Pemimpin Angkatan Laut Dunia0
- Wakasal dan 10 Pati TNI AL Terima Brevet Kehormatan Principal Warfare Officer0
- Kapal TB Roda Mas Kalbar Mogok di Laut, ABK 2 Hari Kelaparan, KRI Bung Hatta-370 Pasok Logistik0
- Perkuat Armada Udara, Presiden Prabowo Serahkan Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 ke TNI AU0
- Penyelam TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Bersama di Pulau Pramuka0
Peserta terdiri atas para pemimpin dan perwakilan tinggi angkatan laut negara sahabat, diplomat senior, pejabat pembuat kebijakan dari kementerian luar negeri dan pertahanan, lembaga keamanan maritim, akademisi, pakar strategis, serta lembaga penelitian yang bergerak pada isu keamanan maritim, ekonomi biru, dan kerja sama kawasan.
Kehadiran Lembaga Pendidikan tertinggi di TNI AL pada forum ini semakin menegaskan peran diplomasi TNI AL dalam menghadapi perubahan geo-strategi dan geo-politik regional maupun global.
Hal tersebut selaras dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam memperkuat diplomasi pertahanan kawasan, serta terus menjalin persahabatan global. (Arry/Mar)











