- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
Go Internasional, TNI Jadi Pembicara di Forum Indo-Pacific Regional Dialogue India

Keterangan Gambar : Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim, hadir di National Maritime Foundation (NMF) India dan menjadi pembicara pada kegiatan The Indo-Pacific Regional Dialogue (IPRD) 2025. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), INDIA: Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim, hadir di National Maritime Foundation (NMF) India dan menjadi pembicara pada kegiatan The Indo-Pacific Regional Dialogue (IPRD) 2025.
Forum internasional tersebut diselenggarakan pada 28 hingga 30 Oktober 2025 di Manekshaw Centre, New Delhi, India. NMF merupakan lembaga kajian strategis (think tank) milik Pemerintah India yang didirikan pada tahun 2005 oleh Angkatan Laut India dan berfokus pada pengembangan kajian maritim strategis, keamanan kawasan, dan kerja sama internasional.
Dalam siaran pers TNI AL dijelaskan, kehadiran Kapusjianmar pada forum ini menjadi wujud penguatan diplomasi maritim Indonesia serta kontribusi dalam memperkuat jejaring akademik dan strategis di kawasan Indo-Pasifik. Acara IPRD 2025 sendiri diikuti oleh 40 peserta dari 11 negara yang merupakan para pemangku kepentingan maritim dari dalam dan luar kawasan Indo-Pasifik.
Baca Lainnya :
- Indo-Pasific Sea Power Conference di Australia, Kasal Hadir Bersama Pemimpin Angkatan Laut Dunia0
- Wakasal dan 10 Pati TNI AL Terima Brevet Kehormatan Principal Warfare Officer0
- Kapal TB Roda Mas Kalbar Mogok di Laut, ABK 2 Hari Kelaparan, KRI Bung Hatta-370 Pasok Logistik0
- Perkuat Armada Udara, Presiden Prabowo Serahkan Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 ke TNI AU0
- Penyelam TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Bersama di Pulau Pramuka0
Peserta terdiri atas para pemimpin dan perwakilan tinggi angkatan laut negara sahabat, diplomat senior, pejabat pembuat kebijakan dari kementerian luar negeri dan pertahanan, lembaga keamanan maritim, akademisi, pakar strategis, serta lembaga penelitian yang bergerak pada isu keamanan maritim, ekonomi biru, dan kerja sama kawasan.
Kehadiran Lembaga Pendidikan tertinggi di TNI AL pada forum ini semakin menegaskan peran diplomasi TNI AL dalam menghadapi perubahan geo-strategi dan geo-politik regional maupun global.
Hal tersebut selaras dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam memperkuat diplomasi pertahanan kawasan, serta terus menjalin persahabatan global. (Arry/Mar)











