- 112.000 Rokok Ilegal Disita TNI AL di Pelabuhan Labuan Bajo
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, KRI HIU-634 Keliling Menjangkau Pulau 3T
- Kunjungi Pulau Terluar, Dankodaeral VII Tegaskan Komitmen TNI AL Jaga Kedaulatan dan Keamanan Perbatasan NKRI
- Seskoal Gandeng Pemkot Jaksel Menggelar ASRI, Bersih-bersih Sampah dan Ikan Sapu-sapu di Setu Babakan
- KKP Mediasi Sengketa Pemanfaatan Ruang Laut di Sumbawa Barat, Masyarakat dan Pengelola Hotel Sepakat Damai
- KKP Pastikan Aksi Iklim Karbon Biru Berbasis Data dan Sains
- KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Ajak Percepat Jaringan Energi dan Ketahanan Pangan
- Tim F1QR Lanal Lampung Gagalkan Penyelundupan 620 Ekor Burung Aneka Jenis
- Baharkam Polri Sosialisasi Pra-Audit Pra-Audit Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas di PT Timah Tbk
- Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Subianto Bertolak ke Filipina
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, KRI HIU-634 Keliling Menjangkau Pulau 3T

Keterangan Gambar : Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah bersama Pangkalan TNI AL (Lanal) Semarang secara resmi melepas keberangkatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Karimunjawa 2026 pada Jumat (8/5/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SEMARANG: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah bersama Pangkalan TNI AL (Lanal) Semarang secara resmi melepas keberangkatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Karimunjawa 2026.
Pelepasan Tim ERB berlangsung di Dermaga Samudra 2 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jum'at (8/5/2026). KRI HIU-634 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Andy Ribuantoro tiba bersandar di Dermaga Samudra 2 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada hari Jum'at dini hari.
Kegiatan ini dalam rangka mendukung Layanan KAS Keliling Bank Indonesia di Daerah Kepulauan Terdepan, Terluar dan Terpencil di Wilayah Provinsi Jawa Tengah Pulau Karimunjawa.
Baca Lainnya :
- KKP Mediasi Sengketa Pemanfaatan Ruang Laut di Sumbawa Barat, Masyarakat dan Pengelola Hotel Sepakat Damai0
- KKP Pastikan Aksi Iklim Karbon Biru Berbasis Data dan Sains0
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Warga Negeri Tumalehu Pulau Manipa Berbondong-bondong Ikuti Baksos0
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Kodaeral XII Kerahkan KRI Karotang-872 ke Pulau 3T0
- Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Tahap I Rampung, KKP Siapkan Satgas Operasional0
Keberangkatan KRI HIU-634 yang akan membawa misi pemerataan layanan keuangan hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di perairan Jawa Tengah dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Para pejabat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hadir antara lain: Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah mewakili Gubernur Jawa Tengah Drs. Johan Hadiyanto, M.Si; Komandan Lanal Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M.Sc; Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah M. Nugroho; Dandim 0733/KS Kolonel Infanteri Priyo Handoyo, S.Sos; Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Taufik, instansi terkait, pimpinan perbankan, para Perwira, Prajurit, dan ASN Lanal Semarang.
Dalam sambutannya, Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut yang dibacakan Danlanal Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman kedua belah pihak dalam menjaga kedaulatan negara.
Sebagai garda terdepan di laut, TNI AL memiliki sarana dan kemampuan menjangkau seluruh wilayah perairan, termasuk pulau-pulau 3T. Sementara Bank Indonesia berperan menjaga kedaulatan melalui pemenuhan kebutuhan uang Rupiah.
"Kedua institusi ini memiliki titik temu yang sama menjaga kedaulatan NKRI dan mendukung pembangunan nasional. Melalui KRI HIU-634, kita pastikan Rupiah menjadi tuan rumah tunggal yang berdaulat di seluruh wilayah Indonesia, hingga ke pulau-pulau terjauh sekalipun," tegas Danlanal Semarang.
Ekspedisi Rupiah Berdaulat Karimunjawa 2026 ini merupakan kegiatan ERB mandiri kedua yang dilaksanakan pada tahun 2026. KRI HIU-634 akan menempuh rute pelayaran sejauh 211 mil laut, meliputi wilayah Pulau Karimunjawa, Pulau Parang, Pulau Nyamuk, dan Pulau Genting, sebelum kembali ke Semarang.
Selain mendistribusikan uang layak edar, tim ekspedisi juga akan memberikan edukasi literasi keuangan, pemahaman Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, serta penggunaan sistem pembayaran non-tunai QRIS kepada masyarakat setempat.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Nugroho, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat inklusi keuangan dan konektivitas layanan perbankan di wilayah kepulauan. Ia berharap kehadiran tim ekspedisi dapat membawa manfaat ekonomi nyaman serta memperkuat pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga dan menggunakan Rupiah dengan baik dan benar.
Rangkaian acara ditutup dengan pelepasan tali tambat KRI HIU-634 oleh para pejabat undangan diiringi penghormatan seluruh hadirin. Kapal perang tersebut pun perlahan meninggalkan dermaga membawa misi mulia menjaga kedaulatan Rupiah dan menghadirkan layanan negara hingga ke pelosok Nusantara. (Arry/Mar)











