- Hadapi Peluang Green Jobs, Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja
- Kodaeral XI Musnahkan 1,4 Juta Batang Rokok Ilegal di Merauke
- Tiba di Vladivostok Rusia, Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan di Eastern Economic Forum ke-11
- Diduga Jaringan Narkoba, Kapal MT ASHLEY Disergap KRI Pulau Rangsang-727 di Perairan Bintan
- HPN 2027 di Lampung Digelar Inklusif dan Kolaboratif, Begini Sejarah Lahirnya Hari Pers
- Pasmar 2 Gelar Maulid Nabi, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dalam Pengabdian
- Kemnaker dan PT PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
- Tegakkan Hukum di Laut, Kemenhub Cetak PPNS Pelayaran Profesional dan Berintegritas
- TNI AL Edukasi Masyarakat Cegah Karhutla di Mempawah dan Kubu Raya
- Indonesia - Australia Kolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan
Dumai dan Selat Lampa Natuna, Ini Perintah Menhub ke Pelindo

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan kuBudi Karya Sumadi berkunjung ke Pelabuhan Dumai, Provinsi Riau. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com, JAKARTA: Menteri perdagangan Perhubungan Budi Karya Sumadi akan mengembangkan dan memaksimalkan fungsi Pelabuhan Dumai di Provinsi Riau dan Pelabuhan Selat Lampa di Provinsi Kepulauan Riau. Menhub memerintahkan Pelindo mengembangkan kedua pelabuhan tersebut.
Hal ini disampaikan Menhub saat meninjau kedua pelabuhan tersebut Kamis (8/2/2024). Ia menyebutkan potensi Pelabuhan Dumai sangat besar, namun belum dimaksimalkan. Oleh karenanya Menhub Budi Karya telah memerintahkan Pelindo untuk segera mengembangkan agar fungsi pelabuhan tersebut dapat maksimal.
Baca Lainnya :
- Pertemuan Spanyol Bahas Pembaharuan Sertifikasi & Keahlian AKP Indonesia0
- Lampu Hijau Kemenhub, Pertamina Ubah TUKS Pelabuhan Balikpapan0
- Ini Tujuan Formasi Pengawakan Kapal Negara di Teluk Bayur0
- Awas! Pemegang Kendaraan Dinas Ditertibkan, Ditjen Hubla Memantau Gunakan Aplikasi SIKENDI0
- Ini Langkah Kemenhub-Pelindo Genjot Kelancaran Logistik di Indonesia Timur0
Budi Karya memberikan conto,h bagaimana pergerakan orang dari Dumai menuju Malaysia dan sebaliknya ternyata cukup banyak, dan ini tentu sebuah peluang.
“Di Dumai saya melihat potensinya besar, namun fungsi pelabuhan belum maksimal. Pergerakan orang dari dan ke Malaysia cukup banyak. Maka, pelabuhan Dumai ini akan dimaksimalkan. Kita rencanakan pelabuhan yang cantik dan akan diselesaikan dalam waktu dekat," kata Menhub.
Pada Pelabuhan Dumai, dua pengembangan utama yang akan dilakukan adalah pengerukan kolam bandar serta pengembangan terminal penumpang.
PELABUHAN SELAT LAMPA
Usai dari Dumai, Budi Karya bertolak ke Pelabuhan Selat Lampa, Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Sejumlah pembangunan yang akan dilakukan di pelabuhan ini adalah pembangunan terminal dan lahan container.
"Saya melihat bahwa Pelabuhan Selat Lampa dengan draft yang dalam dan air yang tenang, tentu potensial. Oleh karenanya, kami tadi bersepakat membangun terminal untuk penumpang kapal perintis dan juga menyiapkan lahan untuk container," jelas Budi Karya.
Ia mengungkapkan, permasalahan lain di pelabuhan Selat Lampa adalah aksesibilitas ke pelabuhan sehingga potensi dari fungsi pelabuhan ini belum terlalu maksimal. Oleh karenanya Menhub Budi Karya akan berbicara dengan pihak terkait seperti Kementerian PUPR untuk memperbaiki hal ini.
"Jadi kita tinggal mengidentifikasi aksesibilitasnya, lalu kita akan bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk memperbaikinya,"
Pembangunan ini juga akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat. Ia berharap, pemda juga dapat menyediakan angkutan balik yang dirasa masih relatif kurang.
Letak wilayah Kepulauan Natuna sendiri sangat strategis karena berada pada jalur pelayaran internasional, potensinya sangat besar. Sebagai daerah 3TP Natuna merupakan salah satu pintu masuk ke wilayah Indonesia karena dapat menghubungkan 9 negara.
Selama masa pemerintahan Presiden Jokowi daerah 3TP (terpencil, terluar, tertinggal dan perbatasan) mendapatkan pembangunan yang masif melalui program Indonesia Sentris, tidak terkecuali wilayah Kepulauan Natuna.
Turut hadir dalam kegiatan Dirjen Perhubungan Laut, Antoni Arif Priyadi; Bupati Kabupaten Natuna, Wan Siswandi; Sekda Kota Dumai, Indra Gunawan dan GM Pelindo Dumai, Jonathan Ginting.(Arry/Oryza)











