- Pimpin Wisuda dan Penutupan Ditreg Seskoal, Kasal: Siap Hadapi Tantangan Dinamika Politik Global
- ASDP Peduli Desa Adat dan Budaya Bali, Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
Dukung Konektivitas, ASDP Relokasi Dua Kapal KMP Temi dan KMP Erana di Cabang Ambon

Keterangan Gambar : Ilustrasi kapal ferry. Foto: property of indonesismaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN),AMBON: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa penyeberangan di seluruh Nusantara. Salah satu upaya strategis terbaru adalah merelokasi lintasan operasional antara KMP Temi dan KMP Erana, yang resmi berlaku sejak Rabu (1/1/2025).
Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas layanan penyeberangan serta mendukung percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Ambon dan sekitarnya.
Baca Lainnya :
- Setahun, ASDP Kumpulkan 1,72 Ton Sampah Plastik0
- Penumpang Angkutan Laut Nataru 2024-2025 Naik 5,33 %, Ditjen Hubla Apresiasi Kolaborasi Stakeholder0
- SPMT Parepare Terapkan X-ray dan Barrier Gate di Terminal Penumpang0
- Horee... ASDP Pastikan Tarif Kapal Bebas PPN 12 %0
- Silaturahmi Unsur Maritim, Kepala KSOP Cirebon: Awal yang Baik di Tahun 20250
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin menjelaskan relokasi ini telah melalui analisis komprehensif terhadap kebutuhan masyarakat, kondisi lintasan, serta karakteristik masing-masing armada.
"Kami bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku untuk memastikan keputusan ini tepat sasaran. Tujuannya adalah memastikan kapasitas kapal dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional di setiap lintasan," ujar Shelvy dalam keterangan tertulis Selasa (14/1/2025).
Dalam lima tahun terakhir, KMP Erana menghadapi tantangan finansial di lintasan Tual-Tam-Mangur-Larat-Kaimana-Fakfak-Lobo akibat rendahnya intensitas pergerakan penumpang dan kendaraan. Sebaliknya, KMP Temi yang melayani lintasan Hunimua–Waipirit sering kali mengalami keterbatasan kapasitas, terutama saat musim puncak. Dengan pertukaran lintasan ini, ASDP berupaya mengoptimalkan pemanfaatan kedua kapal agar lebih efisien dan sesuai kebutuhan.
Shelvy menambahkan bahwa KMP Erana, yang memiliki kapasitas hingga 25 unit kendaraan, kini lebih cocok untuk melayani tingginya mobilitas masyarakat di lintasan Hunimua–Waipirit. Kapal ini juga akan dimanfaatkan sebagai armada cadangan di lintasan Galala–Namlea saat kapal lain menjalani docking tahunan. Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memastikan kelancaran layanan kepada pengguna jasa.
Di sisi lain, KMP Temi, dengan kapasitas angkut 16 unit kendaraan, kini beroperasi di lintasan Tual yang memiliki karakteristik kebutuhan berbeda. "Penempatan KMP Temi di wilayah Tual diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memberikan pelayanan yang lebih aman dan nyaman," tambah Shelvy.
Selain itu, relokasi ini juga mencerminkan komitmen ASDP untuk mendukung pengembangan konektivitas dan distribusi logistik di kawasan timur Indonesia. Dengan peningkatan kapasitas di lintasan Hunimua–Waipirit, ASDP tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat setempat tetapi juga memperkuat perannya dalam mendukung distribusi barang dan jasa yang berdampak positif pada ekonomi lokal.
Adapun pola operasi kedua kapal ini telah disesuaikan untuk memastikan efisiensi waktu dan kenyamanan pengguna jasa. KMP Erana melayani lintasan Hunimua–Waipirit dengan pola empat hari operasi dan satu hari istirahat. Sementara KMP Temi melayani lintasan Tual-Tam, Tam-Mangur, Tual-Kaimana, Kaimana-Fakfak, Tual-Larat, dan Kaimana-Lobo secara bergantian di hari yang berbeda.
ASDP mengimbau pengguna jasa untuk selalu memantau jadwal terbaru melalui media sosial resmi ASDP Cabang Ambon. Sebagai perusahaan BUMN yang menjadi tulang punggung konektivitas maritim Indonesia, ASDP terus berinovasi dan menyesuaikan strategi operasional untuk memberikan layanan prima.
Relokasi ini adalah salah satu dari banyak langkah strategis yang diambil untuk memastikan kapal ASDP dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). (Arry/Oryza)











