- Danantara Cek Langsung Pusat Kendali Operasi IPC TPK, Pastikan Standardisasi Bongkar Muat
- Pastikan Keamanan Obvit Nasional, IPC TPK Jalani Asasmen BNPT
- Dashboard ACS Pelindo, Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Sinergi dan Sosialisasikan Transformasi Layanan
- Indonesia CSR Brilliance Award 2026, Terminal Teluk Lamong Borong 4 Penghargaan
- Listyo Sigit Dicopot, Letjen TNI Ariyo Windutomo Diangkat jadi Plt Kepala Staf Kepresidenan
- Ini Langkah Strategis Dirjen Hubla Hadapi Angkutan Nataru 2026/2027
- Jenderal Listyo Sigit, Irjen Ahrie Sonta, Irjen Eko Hadi Tersangka Penyadapan Telepon Presiden
- Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs, Didorong Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat
- Geger 3 Jenderal Polisi Ditangkap Mabes Polri, Ada Inisial L
Danantara Cek Langsung Pusat Kendali Operasi IPC TPK, Pastikan Standardisasi Bongkar Muat

Keterangan Gambar : Managing Director Business 3 Danantara, Febriany Eddy (kiri) meninjau fasilitas Integrated Planning & Control Room IPC TPK, Rabu (4/11/2026). Ia mendapat penjelasan dari Daniel Setiawan, Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK yang didampingi Wakil Dirut PT Pelindo, Drajat Sulistyo. Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Danantara mengecek langsung kesiapan fasilitas operasional, sistem perencanaan, serta mekanisme pengendalian aktivitas bongkar muat di IPC Terminal Petikemas (IPC) TPK.
Kunjungan kerja dilakukan oleh Managing Director Business 3 Danantara, Febriany Eddy, di fasilitas Integrated Planning & Control Room IPC TPK, Rabu (4/11/2026). Peninjauan dilakukan guna memastikan operasional terminal berjalan secara efektif, terintegrasi, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari peninjauan kesiapan fasilitas operasional, sistem perencanaan, serta mekanisme pengendalian aktivitas bongkar muat guna memastikan operasional terminal berjalan secara efektif, terintegrasi, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Baca Lainnya :
- Dashboard ACS Pelindo, Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan0
- Indonesia CSR Brilliance Award 2026, Terminal Teluk Lamong Borong 4 Penghargaan0
- Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs, Didorong Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat0
- Jaksa Pengacara Negara Pegang Peran Jaga Kolaborasi Pelindo Regional 2 dan Mitra0
- Pelindo-Jamdatun Kerja Sama Pemahaman Kepatuhan Hukum0
Dalam kunjungan tersebut, IPC TPK memaparkan secara langsung implementasi sistem perencanaan dan pengendalian operasional yang menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan layanan terminal peti kemas.
Febriany Eddi mendapat penjelasan langsung dari Daniel Setiawan, Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK. Hadir pula Wakil Dirut PT Pelindo, Drajat Sulistyo.
"Kunjungan ini menjadi momentum bagi IPC TPK untuk menunjukkan bagaimana sistem perencanaan dan pengendalian operasional dijalankan secara terintegrasi," ujar Daniel Setiawan.
"Melalui Integrated Planning & Control Room, seluruh aktivitas operasional terminal dipantau dan dikoordinasikan secara terpusat, mulai dari perencanaan kegiatan bongkar muat, pergerakan alat, hingga pengaturan sumber daya operasional. Hal ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menjaga efektivitas, akurasi, dan produktivitas layanan," sambung Daniel.
Sebagai pusat kendali operasional, Integrated Planning & Control Room memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan proses perencanaan dan eksekusi kegiatan bongkar muat. Melalui dukungan sistem digitalisasi, fasilitas ini memungkinkan pemantauan aktivitas terminal secara menyeluruh, termasuk pengaturan pergerakan alat bongkar muat, alokasi lapangan penumpukan, serta koordinasi tenaga kerja operasional.
Alur Pelayanan Operasional
Peninjauan juga mencakup alur layanan operasional dari hulu hingga hilir untuk memastikan setiap tahapan proses berjalan sesuai prosedur dan standar operasional yang berlaku. Konsistensi dalam perencanaan, pengawasan, dan pengendalian tersebut menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas terminal, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, serta menekan waktu sandar kapal (port stay) dan waktu inap peti kemas (cargo stay).
"Melalui penguatan sistem perencanaan dan pengendalian yang didukung digitalisasi, IPC TPK terus berupaya memastikan setiap proses operasional berjalan semakin terukur, efisien, dan andal. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menjaga standar kinerja operasional terminal peti kemas guna mendukung kelancaran rantai logistik nasional," tutup Daniel. (Bow/Mar)











