Penyebab Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek-KRL di Bekasi Timur, Menhub: Tunggu Hasil KNKT

By Indonesia Maritime News 04 Mei 2026, 18:52:18 WIB Sorot
Penyebab Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek-KRL di Bekasi Timur, Menhub: Tunggu Hasil KNKT

Keterangan Gambar : Gerbong KRL Commuter Line ringsek setelah ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam. Foto: ist



Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat dan seluruh pihak untuk menunggu investasi KNKT terkait tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

Komiye Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan memberikan hasil secara menyeluruh terkait penyebab terjadinya kecelakaan hingga rekomendasi keselamatan. KNKT masih melakukan proses investigasi terhadap kecelakaan pada Senin, 27 April 2026 lalu.

Baca Lainnya :

"Proses investigasi KNKT dilakukan secara menyeluruh, objektif, dengan mengumpulkan fakta dan informasi di lapangan, mempertimbangkan berbagai hal serta analisis komprehensif. Untuk itu, mari kita sama-sama hormati proses tersebut dan tunggu hasil investigasi untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan," papar Menhub Dudy di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Sebelumnya, KNKT telah melakukan simulasi sistem persinyalan kereta api sebagai bagian dari investigasi pascainsiden kecelakaan kereta rel listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Simulasi persinyalan dilakukan untuk memahami kemungkinan penyebab teknis, khususnya terkait fungsi dan respons sistem persinyalan saat kejadian.

Hingga saat ini, proses-proses investigasi lainnya masih terus dilakukan KNKT. Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil investigasi guna meningkatkan keselamatan operasional perkeretaapian.

Seperti diketahui, tabrakan maut terjadi antara KK Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Insiden ini menelan korban 106 orang penumpang KRL, 16 di antaranya meninggal dunia. Semua korban adalah perempuan karena gerbong 10 KRL yang ditabrak adalah gerbong khusus wanita. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook