- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum
- 9 WNI Disandera Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu Sugiono: Pemerintah Mengecam Perlakuan Tidak Manusiawi
- Bagaimana Keterlambatan Kecil Menjelma Menjadi Pengeluaran Nasional?
- Diwisuda Kasal, 240 Perwira Remaja AAL Calon Pemimpin Masa Depan Siap Mengabdi
- Dibawa Naik Kapal Perang KRI Marlin-877 di Kepulauan Selayar, Bocah TK Kepingin Jadi Tentara
- Awal Triwulan II 2026, IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif
- PELNI Sabet CSR Award 2026: Sukses Berdayakan Warga Desa dan Dorong Ekonomi Masyarakat di Cianjur
- Perkuat Kerja Sama Maritim, Petinggi Angkatan Laut Singapura Temui Wakasal
- Jelang Iduladha 2026, Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Sehat
- PT Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pengayaan Diversivikasi Tumbuhan
Dibawa Naik Kapal Perang KRI Marlin-877 di Kepulauan Selayar, Bocah TK Kepingin Jadi Tentara

Keterangan Gambar : Suasana Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Marlin-877 di Dermaga Kepulauan Selayar, Kamis (21/5/2026) terasa berbeda. Kapal ini jadi semarak dengan kehadiran ratusan bocah TK. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SELAYAR: Suasana Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Marlin-877 di Dermaga Kepulauan Selayar, Kamis (21/5/2026) terasa berbeda. Kapal ini jadi semarak dengan kehadiran ratusan bocah TK.
Murid-murid TK tersebut berkunjung ke KRI Marlin-877 yang menggelar kegiatan Open Ship di Dermaga Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dalam rangka mengenalkan dunia maritim dan menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini.
Kegiatan Open Ship ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI di Kabupaten Kepulauan Selayar. Selain membuka pintu bagi masyarakat, KRI Marlin-877 ini sedang mendukung kegiatan Kodaeral VI yaitu pelaksanaan Program Ketahanan Pangan (Hanpangan) lewat penanaman bibit kedelai Migo AL 1-89, serta peninjauan lahan untuk pembangunan Pangkalan TNI AL (Lanal) Selayar.
Baca Lainnya :
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital0
- Tanamkan Cinta Bahari dan Wawasan Maritim, Pelajar Kepulauan Aru Naik Kapal Perang0
- IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 20260
- Trauma Healing ala Brimob, Anak-anak Korban Bencana Diajak Main Wahana Flying Fox0
- Terima Audiensi Siswa SMA Taruna Nusantara, Kadispenal Berbagi Wawasan dan Inspirasi0
Di hari pertama pelaksanaannya, KRI Marlin-877 langsung disambut antusias oleh kehadiran 20 siswa-siswi dari TK Negeri Benteng 1 Selayar yang didampingi oleh para guru dan orang tua murid. Rona bahagia dan rasa penasaran terpancar dari wajah anak-anak saat pertama kali melangkah di atas geladak kapal perang modern buatan dalam negeri tersebut.
Komandan KRI Marlin-87, Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, melainkan edukasi strategis untuk mengenalkan tugas pokok prajurit TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut yurisdiksi Indonesia. Selama di atas kapal, anak-anak dikenalkan pada berbagai alat teknis navigasi serta sistem persenjataan yang dimiliki KRI Marlin-877.
“Kami ingin kehadiran KRI Marlin-877 di Selayar memberikan dampak positif yang membekas, khususnya bagi generasi emas di pelosok negeri. Lewat Open Ship ini, kami mengenalkan secara langsung bagaimana prajurit TNI AL bekerja di atas kapal perang, serta mengenalkan alutsista kita. Semoga kegiatan ini dapat memicu cita-cita mereka untuk menjadi penjaga samudera di masa depan,” ujar Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan.
Kehadiran kapal perang Patroli Cepat (PC-60) ini memberikan kesan mendalam, baik bagi para guru pendamping maupun siswa yang hadir.
"Kami sangat berterima kasih dan bangga atas kesempatan luar biasa yang diberikan oleh TNI AL. Bagi anak-anak di Kepulauan Selayar, melihat dan masuk langsung ke dalam kapal perang seperti KRI Marlin-877 adalah pengalaman langka yang sangat berharga. Edukasi dari para kru kapal sangat ramah anak dan komunikatif. Ini benar-benar menumbuhkan rasa bangga mereka terhadap TNI Angkatan Laut," ujar salah satu guru pendamping.
"Kapalnya besar sekali dan keren! Tadi saya diajak om tentara lihat teropong besar dan lihat tembakan (meriam) di depan kapal. Nanti kalau sudah besar, aku mau jadi Kapten Kapal Perang seperti Om Tentara!", ujar salah satu Siswa TK yang berkunjung.
Melalui sinergi kegiatan Open Ship dan program ketahanan pangan ini, TNI Angkatan Laut terus berkomitmen tidak hanya menjaga stabilitas keamanan laut, tetapi juga hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mengedukasi, menginspirasi, dan membangun kesejahteraan hingga ke pulau-pulau terluar Indonesia. (Arry/Mar)











