- 80 Tahun TNI AL, Optimisme di Tengah Tantangan Geopolitik
- KRI Kujang-642 Sergap 25 Kontainer Minerba Ilegal Mengandung Bahan Radioaktif, Kasum TNI Tinjau BB
- Iduladha 2026, PELNI Tebar Hewan Kurban di Wilayah Operasional
- 80 Tahun NKRI, Menggantung Asa Kemerdekaan di Semua Sektor
- Semangat Iduladha, KSO TPK Koja Bagikan 33 Sapi & 7 Kambing ke Stakeholder dan Masyarakat
- Siap-siap! Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Jangan Langgar Ketentuan ETLE
- Salat Iduladha 1447 H di Geladak KRI Bima Suci di Shanghai China, Pengalaman Religi Taruna AAL Satlak KJK 2026
- Kapal Perang KRI Bung Hatta-370, KRI Teluk Kupang-519 dan Heli JS-1302 Manuver di Daerah Operasi
- Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Bersama Diaspora Indonesia
- Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi Limosin, Berat Rata-rata 1 Ton
Antre Berjam-jam di Pelabuhan Bakauheni, Sopir Truk Logistik Naik Darah

Keterangan Gambar : Truk logistik keluar dari kapal. Foto: indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),LAMPUNG: Arus balik Lebaran 2022 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sejak Jumat (6/5/2022) sudah padat. Mobil pribadi, sepeda motor, kendaraan umum serta truk logistik antre berjam-jam untuk bisa masuk kapal.
Petugas lebih mendahulukan kendaraan pribadi dan bus untuk masuk kapal. Sedangkan truk besar harus lebih lama lagi antre masuk kapal.
Kondisi ini membuat sejumlah sopir truk logistik naik darah. Mereka kesal karena barang bawaan bisa busuk lantaran terlalu lama untuk sampai ke tujuan. Padahal barang yang dibawa adalah hasil peetanian seperti buah-buahan.
Baca Lainnya :
- Kapal Sabuk Nusantara 91 Kandas, Begini Nasib 434 Penumpang0
- Ini Dia Jadwal dan Lokasi Penerapan Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 20220
- Ini langkah Stasiun Gambir dan Senen Mengurai Penumpukan Penumpang Arus Balik Lebaran0
- Puncak Arus Balik Lebaran, Begini Skema Mengantisipasi Kemacetan0
- Begini Suasana Menuju Pelabuhan Merak, Kendaraan Masih Mengular0
'Wooi... berapa lama lagi kami harus antre," teriak satu sopir Jumat (6/5/2022) malam.. "Ini barang yang kami bawa busuk Pak," timpal pengemudi lainnya. Situasi pun sempat memanas.
Para pengemudi ini sudah mengantre sejak 17.00. Namun hingga pukul 23.00 belum juga mendapat antrean masuk kapal. Petugas hanya memberi 'jatah' 10 truk untuk dalam satu kapal. Mobil pribadi, sepeda motor dan bus lebih diutamakan.
Kebijakan ini membuat para sopir kecewa. Mereka mengaku kesal karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya tentang kebijakan penyeberangan terkait arus mudik dan arus balik. Situasi panas akhirnya bisa reda setelah mereka berdiskusi dan negoisasi dengan petugas. (Hans Kontributor Lampung/Oriz)











