- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal
- Libur Sekolah Pastikan Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak
- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
- Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Dapat Hibah Tanah dari Pemkab Timor Tengah Selatan
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK
- KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang
Alhamdulillah... Akhirnya Dapat Juga Minyak Goreng Murah

Keterangan Gambar : Warga bersyukur minyak goreng sudah tersedia di swalayan Tip Top dan tak perlu berebut. (Foto: indonesiamaritimenews.com)
Indonesiamaritimenews.com (IMN)),JAKARTA: Langkanya minyak goreng di pasaran, membuat ibu rumah tangga serta pelaku usaha kuliner kelimpungan. Namun keresahan warga kini terobati dengan tersedianya minyak goreng di sebuah swalayan di kawasan Pondok Gede, Bekasi.
Pantauan indonesiamaritimenews.com sudah empat hari ini sejak Sabtu (19/2/2022) minyak goreng murah 'mejeng' di rak-rak swalayan Tip Top, Jalan Raya Jatimakmur, Pondok Melati, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Warga pun takn perlu berebut atau antre kalau stok minyak di rak barang cukup banyak. Tertulis, harga minyak Rp14000 per liter. Satu orang pengunjung maksimal boleh membeli 2 liter. Terlihat ibu-ibu, kaum bapak bahkan juga remaja membeli minyak goreng sesuai jatah, 2 liter per orang.
Baca Lainnya :
- Integrasikan Layanan Logistik BUMN, KAI, Pelindo, dan Pos Indonesia Tandatangani MoU0
- Innalillahi... Ponpes di Karawang Terbakar, 8 Santri Penghafal Al Quran Meninggal 0
- Ketua Aptrindo DKI Dukung Training Supir Truk Sambut Digitalisasi Pelabuhan.0
- Pengrajin Stop Produksi, Tempe dan Tahu Menghilang di Pasaran 3 Hari0
- Gubernur Sumut Edy Rahmayadi: Jangan Coba-coba Bermain Di Atas Penderitaan Rakyat Saya0
"Alhamdulillah, akhirnya dapat juga minyak goreng murah," ucap satu pengunjung, Ny. Depi sambil senyum sumringah. Sudah hampir sebulan ini minyak goreng susah dicari. "Kalau pun ada, harganya selangit," timpal Syntia, Selasa (22/2/2022) pembeli lainnya.
Pengunjung lainnya, Desi mengaku ia membeli 6 liter minyak. Kok bisa ? Rupanya ia datang bertiga bersama suami dan anaknya. "Ya, saya 2 liter, suami saya 2 liter, anak saya 2 liter," ungkap Desi.
Dia menolak disebut menimbun minyak goreng atau mencari keuntungan dengan menjual lagi minyak-minyak itu. "Kami beli bukan buat dijual lagi. Kami ini jualan gorengan. Sudah hampir sebulan ini kadang jualan kadang nggak gara-gara minyak langka. Dapur nggak ngebul," tandas Desi.
Pembeli rupanya bukan cuma warga Bekasi atau warga Jakarta Timur yang dekat dengan Swalayan Tiptop. Ada juga pembeli dari Tangerang dan Jakarta Barat. Bu Ida salah satunya. "Kebetulan saya lagi ke rumah kerabat di dekat sini. Makanya begitu tau ada minyak goreng di Tip Top, saya langsung belanja. Soalnya di beberapa minimarket belum ada minyak goreng. Tip Top memang top dah," ucap Ibu Ida, warga Jakarta Barat, sambil mengacungkan jempol.
Warga berharap pemerintah bisa segera mengatasi kelangkaan minyak goreng. Jangan ada lagi antrean panjang warga yang ingin membeli minyak goreng. "Malu dilihat dunia," cetus Ibu Ida.( Fat/Mar).











