Breaking News
- Operasi Ketupat dan Arus Mudik Lebaran 2026 Sukses, ASDP dan Korlantas Polri Perkuat Kolaborasi
- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat
- TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku
- Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Menhub: Korban 106 Orang, 15 Meninggal, 91 Luka-luka
- Transformasi PELNI 74 Tahun Berlayar untuk Indonesia, Perubahan Logo hingga Peremajaan Kapal
- Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur, Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang, 84 Luka-luka
- Kemenhub Tngkatkan Kompetensi Teknisi Telekomunikasi Perkuat Keselamatan Pelayaran
- Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Pastikan Penanganan Medis Terbaik
- Standar Kesehatan Pelaut Ditingkatkan, Kemenhub Perkuat Kompetensi Dokter Pemeriksa
14 Bulan Jelajahi Dunia Bawa Misi Perdamaian, KRI Frans Kaisiepo-368 Harumkan Bangsa

Keterangan Gambar : KRI Frans Kaisiepo-368 (FKO-368) tiba di Tanah Air Usai Emban Misi Perdamaian Dunia. Komandan KRI FKO-368 Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh disambut oleh Dantamal IV Batam Laksma TNI Tjatur Soniarto. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Tuntas sudah misi perdamaian dunia yang diemban KRI Frans Kaisiepo-368 (KRI FKO-368) selama 14 bulan menjelajahi belahan dunia, mengarungi samudera, mengharumkan nama bangsa dengan mengunjungi sejumlah negara.
KRI FKO-368 memasuki Tanah Air dengan berlabuh di Dermaga Batu Ampar, Batam, 1 Februari 2024 sebelum ke Jakarta. Sambutan hangat diberikan oleh Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI Batam.
Kedatangan kapal perang terbaik TNI AL ini disambut langsung oleh Komandan Lantamal IV Batam Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto, beserta Wadan dan para Pejabat Utama (PJU) Lantamal IV Batam. Penyambutan ini sebagai bentuk penghormatan setelah menunaikan misi sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL di Lebanon selama 14 bulan.
Danlantamal IV menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Komandan KRI FKO-368 beserta seluruh prajurit yang telah kembali ke tanah air dengan selamat. "Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 beserta seluruh personel yang terlibat dalam misi ini, karena telah menyelesaikan mandat PBB ini dengan baik tanpa cacat dan tanpa kekurangan", ucap Danlantamal IV, Laksma TNI Tjatur.
Di tempat yang sama Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh juga mengungkapkan tugas yang diemban satgas yang dipimpinnya.
"Kami yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL bertugas menjaga perdamaian di dunia di bawah bendera United Nation/PBB, yaitu menjaga stabilitas keamanan di Laut Mediterania yang merupakan posisi rawan masuknya barang-barang terlarang, terutama senjata, narkoba dan lain-lain", ujarnya.
Keberhasilan yang diperoleh KRI FKO-368 dalam misi penugasannya tentunya tidak lepas dari kerja sama, soliditas, profesionalisme, semangat, kerja keras, dedikasi dan loyalitas yang tinggi dari seluruh prajuritnya.
Baca Lainnya :
- Spanyol Tingkatkan Jaminan Perlindungan ABK Kapal Ikan Indonesia0
- Cerianya Bocah-bocah TK Ikut Wisata Edukasi di Kapal Perang KRI Teluk Calang-5240
- Prajurit Petarung KRI Teluk Lampung-540 Mengemban Misi di Wilayah Perbatasan0
- 24 Pekerja Migran Ilegal Pulang ke Indonesia Bawa Balita & Bayi Turun di Laut Diamankan TNI AL1
- Satgas MTF TNI Konga Lakukan Advance Maneuvering Exercise di Laut Mediterania0
Hal ini selaras dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa prajurit Jalasena harus membuktikan kepada dunia bahwa TNI AL memiliki kemampuan yang setara dengan negara maju lainnya. (Riz/Oryza)
Write a Facebook Comment











