- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Welcome Kapal Perang Australia, TNI AL Siapkan Cassowary Exercise Keamanan Maritim

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyambut kedatangan Kapal Perang Australia HMAS Launceston III (P94) di dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Bali. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyambut kedatangan Kapal Perang Australia HMAS Launceston III (P94) yang datang dalam rangka kegiatan Cassowary Exercise di dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Bali.
Cassowary Exercise akan berlangsung selama 5 hari mulai 17 Mei sampai 21 Mei 2023 di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Selama di Bali, unsur TNI AL dan Royal Australian Navy (RAN) akan melaksanakan perencanaan latihan Cassowary / Cassowary Exercise 2023 (Cassowex 23).
Kegiatan ini melibatkan KRI Dorang-874, KRI Bawal-875, HMAS Launceston III (P94) dan unsur dari TNI AU serta Royal Australian Air Force (RAAF). Pada tahun 2023 ini latihan bersama Cassoex dilaksanakan secara kombinasi dengan latihan bersama Albatros yang dilaksanakan antara TNI AU dengan RAAF, dan TNI AL sebagai penyelenggara pada kedua latihan bersama tersebut.
Baca Lainnya :
PATROLI KEAMANAN MARITIM
Latma Cassoex bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dalam patroli keamanan maritim di wilayah perbatasan laut Indonesia dan Australia. Selain untuk meningkatkan hubungan baik dengan negara sahabat, latihan ini juga untuk meningkatkan kerjasama dan interoperabilitas dalam menjamin keamanan di perairan perbatasan Indonesia dan Australia.
Kedatangan HMAS Launceston III (P94) disambut oleh Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Denpasar Kolonel Marinir I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo, Asisten Athan Angkatan Laut Australia CPO Warner Barrie, serta sejumlah perwira dari Pangkalan Angkatan Laut Denpasar.
HMAS Launceston III (P94) yang dikomandani oleh LCdr Andrian Hicks ini diawaki 29 personel. Kapal patroli yang memiliki panjang 58,8 meter dan bebobot 300 ton, dengan kecepatan maksimal 25 knot dan mampu menjelajah sejauh 3.000 mil laut selama 21 sampai 24 hari. Senjata utama kapal patrol ini adalah meriam utama 25 mm di haluan dan dua senjata kaliber 12,7 mm
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali telah menekankan kepada seluruh jajaran agar menjaga nama baik TNI AL dan menjalankan hubungan diplomasi sebagai salah satu tugas TNI AL untuk memelihara hubungan dengan negara-negara sahabat. Sehingga TNI AL tetap berperan dalam menjaga keamanan dan kedulatan laut maupun berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia. (Arry/Oryza)











