- Kemenhub: Utamakan Penyelamatan Penumpang, Kebakaran Ditangani Terkoordinasi
- Ini Penjelasan ASDP, Seluruh Penumpang dan Awak Kapal KMP Batumandi berhasil Dievakuasi
- Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Berlayar ke Pulau 3T Papua Barat Daya
- Makan Bareng, Potret Kedekatan Masyarakat Kepulauan Solomon dengan Satgas Port Visit 2026
- Bareskrim Bongkar jaringan Internasional Penyelundupan 12 Boks Benih Bening Lobster, Nilainya Rp5,8 Miliar
- Menaker Minta BPVP Ukur Keberhasilan dari Jumlah Alumni Terserap di Pasar Kerja
- Tangkapan TNI AL di Lampung, Ribuan Cartridge Liquid Vape Yakuza dan Batman Dimusnahkan
- Marinir Indonesia dan Militer Australia Sama-sama Asah Kemampuan Tempur
- KRI SIM-367 dan 3 Kapal Perang Australian Defence Force Uji Ketangguhan di Bali
- Catat, KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala 31 Oktober 2026
Welcome Kapal Perang Australia, TNI AL Siapkan Cassowary Exercise Keamanan Maritim

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyambut kedatangan Kapal Perang Australia HMAS Launceston III (P94) di dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Bali. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyambut kedatangan Kapal Perang Australia HMAS Launceston III (P94) yang datang dalam rangka kegiatan Cassowary Exercise di dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Bali.
Cassowary Exercise akan berlangsung selama 5 hari mulai 17 Mei sampai 21 Mei 2023 di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Selama di Bali, unsur TNI AL dan Royal Australian Navy (RAN) akan melaksanakan perencanaan latihan Cassowary / Cassowary Exercise 2023 (Cassowex 23).
Kegiatan ini melibatkan KRI Dorang-874, KRI Bawal-875, HMAS Launceston III (P94) dan unsur dari TNI AU serta Royal Australian Air Force (RAAF). Pada tahun 2023 ini latihan bersama Cassoex dilaksanakan secara kombinasi dengan latihan bersama Albatros yang dilaksanakan antara TNI AU dengan RAAF, dan TNI AL sebagai penyelenggara pada kedua latihan bersama tersebut.
Baca Lainnya :
PATROLI KEAMANAN MARITIM
Latma Cassoex bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dalam patroli keamanan maritim di wilayah perbatasan laut Indonesia dan Australia. Selain untuk meningkatkan hubungan baik dengan negara sahabat, latihan ini juga untuk meningkatkan kerjasama dan interoperabilitas dalam menjamin keamanan di perairan perbatasan Indonesia dan Australia.
Kedatangan HMAS Launceston III (P94) disambut oleh Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Denpasar Kolonel Marinir I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo, Asisten Athan Angkatan Laut Australia CPO Warner Barrie, serta sejumlah perwira dari Pangkalan Angkatan Laut Denpasar.
HMAS Launceston III (P94) yang dikomandani oleh LCdr Andrian Hicks ini diawaki 29 personel. Kapal patroli yang memiliki panjang 58,8 meter dan bebobot 300 ton, dengan kecepatan maksimal 25 knot dan mampu menjelajah sejauh 3.000 mil laut selama 21 sampai 24 hari. Senjata utama kapal patrol ini adalah meriam utama 25 mm di haluan dan dua senjata kaliber 12,7 mm
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali telah menekankan kepada seluruh jajaran agar menjaga nama baik TNI AL dan menjalankan hubungan diplomasi sebagai salah satu tugas TNI AL untuk memelihara hubungan dengan negara-negara sahabat. Sehingga TNI AL tetap berperan dalam menjaga keamanan dan kedulatan laut maupun berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia. (Arry/Oryza)











