- Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit DNA Wartawan Pejuang
- TEUs Bersinar KSO TPK Koja Perluas Akses Pendidikan 100 Pelajar
- Arus Petikemas Tumbuh 12,38 %, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif hingga Agustus 2026
- Menaker: Mahasiswa Perlu Seimbangkan Keahlian Teknis dan Kemampuan Komunikasi
- Welcome To Sea Giant, Indonesia Protective Sea Fortress, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Memasuki Laut Nusantara
- LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Presiden Prabowo: Danantara Wajib Bantu
- Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
- Pelindo Regional 2 Sambut SENA dan Kadin Arab-Kolombia, Kenalkan Jejak Warisan Pelabuhan Sunda Kelapa
- Resahkan Nelayan, 37 Rumpon Ilegal di Maluku Utara Ditertibkan KKP
- Optimalkan PNPB, Ditjen Hubla Pertajam Akurasi Perhitungan Luas Penggunaan Perairan Pelabuhan
Top! TNI AL dan Industri Jasa Maritim Kelola Sampah Jadi BBM

Keterangan Gambar : Lanal Banten bersama PT Chandra Asri berkolaborasi mengolah sampah menjadi BBM. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Sampah bisa diolah menjadi bahan produktif yang berguna melalui inovasi dan kreativitas tinggi. Hal inilah yang dilakukan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten bersama industri jasa maritim Chandra Asri.
Lanal Banten dan Chandra Asri telah menginisiasi Industri Pengelolaan Sampah Terpadu, Atasi Sampah-Kelola Mandiri (IPST ASARI) di wilayah Banten. Bahan limbah tersebut kemudian diolah, salah satunya menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kegiatan ini tentu saja membantu pemerintah Indonesia mengatasi penumpukan sampah plastik dan sampah yang terbuang ke laut, sekaligus menjaga ekosistem lingkungan di pesisir hingga perairan.
Baca Lainnya :
- Wow! Tarian Nusantara Satlak KJK 2023 Taruna AAL Membius Ribuan Penonton di Prancis0
- SP TPK Koja Membuka Ruang Komunikasi,Berharap Bonus Betambah,Laba TPK Koja Naik0
- Jalesveva Jayamahe, Prajurit Yonif 3 Marinir Tunaikan Tugas Negara ke Pulau Terluar0
- 8 Pati TNI AL Menyandang Pangkat dan Jabatan Baru, ini Daftarnya0
- Spesies Laut Terancam Punah, ini Hasil Komitmen Indonesia dan Sejumlah Negara0
Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Dedi Komarudin, di Anyer, Banten pada Jumat 16 Juni 2023 lalu mengatakan, masyarakat maritim para nelayan di wilayah Banten, selain melaut juga mengumpulkan sampah plastik yang dikompilir oleh Pos Angkatan Laut, serta Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar).
"Kemudian didistribusi ke IPST ASARI untuk didaur ulang menjadi BBM, setelah itu bahan bakar tersebut didistribusikan kembali kepada para nelayan untuk melaut," ungkap Kolonel Laut Dedi Komarudin.
Sementara itu Corporate Shared Value Chandra Asri, Wawan Mulyana mengungkapkan pengolahan sampah ini dilatarbelakangi dari sorotan masyarakat. Sampah plastik sangat mencemari lingkungan, padahal yang salah bukanlah plastiknya. Melainkan orang yang membuang sampah sembarangan.
“Kerjasama dengan TNI AL tentu sangat membantu. Terlebih TNI AL adalah salah satu institusi yang bertanggungjawab pada lingkungan di laut, dimana membantu bersama-sama masyarakat maritim mengakomodir pengumpulan sampah plastik di perairan, dan didistribusi ke pengolahan sampah untuk diolah menjadi BBM dan kemudian bahan bakar tersebut digunakan kembali oleh para nelayan”, ungkap Wawan.
Di IPST ASARI, hasil pengolahan sampah menjadi berbagai komoditi di antaranya bahan bakar berupa bensin, solar, dan minyak tanah. Selain itu juga ampas dari proses penyulingan sampah plastik diolah kembali menjadi aspal, hingga pupuk cair dari hasil olahan sampah organik.
Pada berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali telah menegaskan agar seluruh jajaran TNI AL terus bersinergi dengan komponen masyarakat serta institusi terkait, terus berkreasi yang bermanfaat guna memajukan serta membangun perekonomian masyarakat. “Prajurit Jalasena harus berperan dan membawa manfaat khususnya di tengah masyarakat", tandas Kasal. (Arry/Oryza)











