- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
TNI AL Cetak Peterjun Payung Free Fall Kowal 2024, Terjun dari Ketinggian 8.000 Kaki di Hadapan Waka

Keterangan Gambar : Wakasal Laksdya TNI Erwin S Aldedarma menutup Pelatihan Terjun Payung Free Fall Korps Wanita Angkatan Laut di Apron Delta Skuadron Udara 400 Wing Udara 2 Puspenerbal, Juanda, Jatim. Foto: Dispena
Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA: Pelatihan Terjun Payung Free Fall Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) resmi ditutup oleh Wakasal Laksdya TNI Erwin S. Aldedarma, mewakili Kasal Laksamana TNl Dr. Muhammad Ali di Apron Delta Skuadron Udara 400 Wing Udara 2 Puspenerbal, Juanda, Selasa (26/11/2024).
Sebanyak 27 prajurit Kowal telah berhasil mengikuti pelatihan terjun payung free fall selama 33 hari di bawah binaan para pelatih profesional dari Kodikmar, Kodiklatal sejak (21/10) lalu.
Baca Lainnya :
- Dipimpin Panglima TNI, Kasal Hadiri Penutupan Dikreg-LII Sesko TNI 20240
- 48 Hari Kelilingi Pasifik Selatan Bawa Misi Kemanusiaan, Satgas Port Visit 2024 Pulang ke Tanah Air0
- Kapal Perang Dikerahkan Angkut Logistik Pilkada, TNI AL Siaga Pengamanan0
- Kapal Perang TNI AL dan Royal Brunei Navy Maneuvering Exercise di Laut Jawa0
- Kapal Perang Indonesia dan Filipina Patroli di Tapal Batas, Ada Apa?0
Wakasal bersama Wakil Ketua Umum Jalasenastri, Ny. Ketty Erwin S Aldedharma didampingi menyematkan Brevet Free Fall kepada perwakilan dari 27 Prajurit Kowal yang berasal dari beberapa satuan TNl AL antara lain dari Kodiklatal, Koarmada II, Koarmada III, Kolinlamil, Puspenerbal, Dispenal, Lantamal VI, Lantamal VII, Lantamal VIII, Lantamal XII, Pasmar 2, Lanal Kendari, Lanal Lhoksumawe dan Fasharkan Manokwari.
Sebelum upacara penutupan, ke-27 prajurit Kowal ini melaksanakan penerjunan dari ketinggian 8000 kaki di atas permukaan laut dengan menggunakan Pesawat NC212-200 Aviocar dari Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal.
Kasal dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Wakasal mengucapkan selamat kepada seluruh peserta pelatihan yang telah berhasil menyelesaikan pelatihan terjun Free Fall Kowal ini dengan baik.
"Keberhasilan ini merupakan pencapaian yang patut dibanggakan, sekaligus membuktikan bahwa Kowal mampu menunjukkan keberanian, disiplin, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan berat," terang Kasal.
Lebih lanjut dikatakan pelatihan terjun Free Fall ini bukan sekedar pelatihan fisik, namun juga sebuah pencapaian luar biasa Kowal akan keberanian, kedisiplinan, dan kerja sama tim yang tinggi.
Disamping itu, teknik Free Fall menuntut keterampilan khusus dan mental yang kuat hal dalam itu sangat mendukung relevan tugas-tugas operasional mendatang TNI AL di masa yang akan datang.
Kasal menyatakan bangga Kowal terus menunjukkan eksistensinya sebagai prajurit yang profesional, tangguh, dan siap menjalankan tugas-tugas penting untuk menjaga kedaulatan maritim Indonesia sejak pertama kali dibentuk pada tahun 1963 hingga saat ini.
"Pelatihan ini adalah wujud dari komitmen TNI AL untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan operasional, saya berharap Kowal terus menjadi inspirasi bagi generasi muda wanita lndonesia dan teladan dalam melaksanakan tugas dengan penuh semangat serta dedikasi tinggi demi kejayaan TNI AL dan bangsa Indonesia," pungkasnya.
Turut hadir pada kegiatan penutupan tersebut antara lain Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata, Dankodiklatal Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah, Danpushidrosal Laksdya TNI Dr. Budi Purwanto, para Pejabat Utama Mabesal, para Pangkotama TNI AL, para Pengurus Pusat Jalasenastri dan para Ketua Jalasenastri wilayah Bakor Jakarta dan Surabaya. (Arry/Oryza)











