- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
- Kodaeral V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya, Olahraga Terpadu dan Jaga Soliditas
- Pesawat ATR 42-500 Bawa 10 Orang Hilang Kontak di Kabupaten Maros Makassar
- Tim Gabungan TNI AL Amankan Terduga Penjual Senjata Api Ilegal
- Longsor di Cisarua Bandung Barat Timbun 30 Rumah, 6 Warga Tewas, 84 Masih Dicari
Tiga Hari Berlabuh di Padang, KRI Bima Suci dan Kadet ASEAN Lanjut Berlayar ke Malaysia

Keterangan Gambar : KRI Bima Suci Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) 2025 yang membawa Taruna AAL, Akmil, AAU dan cadet dari negara ASEAN melanjutkan pelayaran ke Penang Malaysia setelah berlabuh di Padang, Sumbar. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), PADANG: Setelah bersandar selama tiga hari di Dermaga Teluk Bayur, Padang, KRI Bima Suci Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) 2025 melanjutkan pelayaran ke Penang Malaysia.
Pelepasan KRI Bima Suci oleh Wagub AAL Laksma TNI Gatot Mardiyono di Dermaga Teluk Bayur, Padang, Selasa (12/8/2025). Selanjutnya kapal yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto yang juga sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) 2025 ini melanjutkan pelayaran ke Penang Malaysia.
Selain membawa ABK, kapal latih kebanggaan Indonesia ini juga membawa para personel KRI, juga membawa para Taruna/Cadet Akademi TNI AL (AAL) Angkatan ke-72 korps Pelaut, perwakilan Taruna Akmil, AAU, para serta peserta Asean Plus Cadet Sail (APCS) yang terdiri dari perwakilan para Cadet dari negara anggota ASEAN dan negara ASEAN partner.
Sebagai catatan, Penang Malaysia merupakan etape ketiga dari rute Satgas Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Lattek KJK 2025 dengan menggunakan KRI Bima Suci, setelah sebelumnya dilepas dari Surabaya pada tanggal 1 Agustus 2025 lalu dan sempat singgah di Jakarta pada 3-6 Agustus 2025. Rencananya, Satgas KJK dan APCS 2025 ini akan berlayar selama 6 hari menuju Penang Malaysia.
Pelayaran ini membawa total personel mencapai 120 orang ini, selain diikuti oleh 97 kadet/taruna AAL juga diikuti oleh 2 taruna AAU, 2 taruna Akmil yang didampingi oleh perwira pendamping dan kru KRI Bima Suci.
Baca Lainnya :
- Transformasi Digital Pelayaran, KSOP Kelas II Cilacap Serahkan E-Pas Kecil ke Masyarakat Maritim0
- KKP Siap Kembangkan PPS Bitung Jadi Eco Fishing Port, Mampu Tampung 1.600 Kapal0
- Maritime and Aquatic Life Support di Thailand, Kolaborasi TNI AL dan Angkatan Laut ASEAN0
- Sosialisasi Keselamatan Pelayaran, KSOP Meulaboh: Lebih Baik Tidak Berlayar daripada Tidak Selamat0
- Taruna AAL dan Peserta ASEAN Plus Cadet Sail 2025 Asah Kemampuan di Tengah Samudera0
Pada tahap kedua ini ikut bergabung pula para peserta dari program ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) tahun 2025. Peserta APCS terdiri dari 38 perwakilan cadet dan junior officer serta 16 escort officer dari 21 negara ASEAN dan ASEAN Partner.
Adapun rute pelayaran selanjutnya adalah Penang (Malaysia) – Sattahip (Thailand) – Muara (Brunei Darussalam) - Tarakan - Makasar dan akan tiba kembali di Pangkalan Surabaya pada 30 September 2025 mendatang.
Pada berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan pendidikan dan latihan merupakan salah satu upaya membangun sumber daya manusia yang tangguh untuk membentuk prajurit yang profesional dan modern. (Arry/Oryza)











