- TTL Sambut Maiden Voyage MV WANTAI,Rutin Setiap Minggu,Perkuat Akses Surabaya-Tiongkok
- Optimisme Masyarakat, Kabupaten Garut Utara Segera Menjadi Prioritas Nasional Otonomi Daerah
- Libur Panjang Aman & Lancar, ASDP Menyeberangkan 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan
- KM Tri Samudra Jaya 69 terbakar, Pos Binpotmar TNI AL Turun Tangan
- KKP Dorong Partisipasi Nelayan, Subjek Utama Pengembangan Kawasan Pesisir Marunda
- Ryamizard Ryacudu Dimakamkan di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie Pimpin Upacara
- Presiden Prabowo: Pancasila Landasan Utama Pembangunan Ekonomi Nasional
- Kemandirian Terpaksa Missile City Iran
- KKP Dorong Kontes Arwana Indonesia Mendunia, Menjadi Komunitas Unggulan
- 8 UPI Izin Register, KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China
Terminal Kijing Menggeliat Bulog Bongkar 6 Ribu Ton Beras Vietnam

Keterangan Gambar : Beras sedang di Bongkar di Terminal Kijing.Foto: Humas Pelindo Regional 2 Pontianak
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KALBAR: Terminal Kijing menggeliat, Bulog Bongkar 6 ribu Ton Beras dari Vietnam.
"Kegiatan bongkar beras milik PT Bulog (Persero) itu sebanyak 6.012 ton, yang diangkut MV Vien Dong 09, berbendera Vietnam, panjang 102,79 M/4.089 GT, sandar di Terminal Kijing, Mempawah, Kalimantan Barat, "jelas Hambar Wiyadi General Manajer Pelindo Regional 2 Pelabuhan Pontianak, dikutip Senin ( I/5/23).
Sebelum dilaksanakan kegiatan bongkar, tambah Hambar, terlebih dahulu dilakukan "Breifing Safety Talk", Minggu ( 30/4/23) yang dilaksanakan di area demaga Terminal Kijing, kepada seluruh personil/petugas/pekerja/TKBM yang akan melaksanakan kegiatan operasional lapangan.
Baca Lainnya :
- Hari Buruh, SP TPK Koja Berdialog dengan Menaker 0
- JTCC Perpanjang Diskon Tarif, Melancarkan Arus Barang Paska Lebaran 20230
- Drone Hancur Ditembak Rudal Strategis TNI AL di Udara Bali0
- Angkutan Lebaran, 63 Terminal Pelindo Sudah Layani 1,1 Juta Penumpang0
- Kapal Evelyn Calisca Terbalik, 11 Penumpang Kehilangan Nyawa0
Hambat menekankan,"Tetap utamakan keselamatan dan kesehatan dalam bekerja, jika ada sitausi dan kondisi yang membahayakan lingkungan kerja segera diinformasikan dan kita atasi bersama,"imbuh Hambar.
Kegiatan bongkar beras tersebut menggunakan 3 (tiga) gang crane. (Arry/Oryza)











