- Little Harbour di Pelindo Regional 2, Dermaga Aman untuk si-Kecil, Orang Tua Tenang Bekerja
- Kapal Tanker Global 168 Bawa 1 Ton Ketamine Disergap Polri dan BNN di Selat Malaka
- Security, Security, Security, Akhirnya, KMP Batumandi Terbalik dan Tenggelam
- Permanent Make Up Indonesia Festival 2026, Wamenaker Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi
- Tuntas Pemadaman KMP Batumandi, Kemenhub Kerahkan KN Trisula P.111 untuk Pendinginan
- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
- Kondisi Kapal KMP Batumandi Kini, Penanganan Korban Luka Bakar, Anak-anak dan Lansia
- Menhub Minta Polri-KNKT Usut Kebakaran KMP Batumandi, Kapolri: Kami akan Selidiki
- Lewat Karirhub, Kemnaker dan Universitas Harkat Negeri Jembatani Kampus dan Industri
Terminal Kijing Menggeliat Bulog Bongkar 6 Ribu Ton Beras Vietnam

Keterangan Gambar : Beras sedang di Bongkar di Terminal Kijing.Foto: Humas Pelindo Regional 2 Pontianak
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KALBAR: Terminal Kijing menggeliat, Bulog Bongkar 6 ribu Ton Beras dari Vietnam.
"Kegiatan bongkar beras milik PT Bulog (Persero) itu sebanyak 6.012 ton, yang diangkut MV Vien Dong 09, berbendera Vietnam, panjang 102,79 M/4.089 GT, sandar di Terminal Kijing, Mempawah, Kalimantan Barat, "jelas Hambar Wiyadi General Manajer Pelindo Regional 2 Pelabuhan Pontianak, dikutip Senin ( I/5/23).
Sebelum dilaksanakan kegiatan bongkar, tambah Hambar, terlebih dahulu dilakukan "Breifing Safety Talk", Minggu ( 30/4/23) yang dilaksanakan di area demaga Terminal Kijing, kepada seluruh personil/petugas/pekerja/TKBM yang akan melaksanakan kegiatan operasional lapangan.
Baca Lainnya :
- Hari Buruh, SP TPK Koja Berdialog dengan Menaker 0
- JTCC Perpanjang Diskon Tarif, Melancarkan Arus Barang Paska Lebaran 20230
- Drone Hancur Ditembak Rudal Strategis TNI AL di Udara Bali0
- Angkutan Lebaran, 63 Terminal Pelindo Sudah Layani 1,1 Juta Penumpang0
- Kapal Evelyn Calisca Terbalik, 11 Penumpang Kehilangan Nyawa0
Hambat menekankan,"Tetap utamakan keselamatan dan kesehatan dalam bekerja, jika ada sitausi dan kondisi yang membahayakan lingkungan kerja segera diinformasikan dan kita atasi bersama,"imbuh Hambar.
Kegiatan bongkar beras tersebut menggunakan 3 (tiga) gang crane. (Arry/Oryza)











