- Gelar Voice of Customer, Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa
- Menembus Wilayah Terisolir Lewat Udara, 2 Helikopter TNI AL Bagikan 1,2 Ton Bantuan Logistik di NTT
- Bazar Pelindo di 4 Kota, 75 UMKM Raup Omzet Rp307 Juta
- Kemenhub Kukuhkan 25 Auditor ISPS Code, Kawal Keamanan Maritim
- KRI Teluk Palu-523 Gelar Baksos di Permukiman Terdampak Kebakaran di Kalimantan
- TNI AL dan Bank Indonesia Peduli Warga Terdampak Gempa, Salurkan Bantuan ke Waiwerang NTT
- BUMN Kolaborasi Genjot Swasembada Garam Nasional 2027
- Pemanfaatan Air Laut, KKP Terbitkan Izin untuk 16 Pembangkit PLN NP
- Pelindo TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker ke Warga Kotawaringin Timur
- Ada Demo 27 Agustus, Jalan Gatot Subroto Ditutup, Ini Rute Pengalihan Transjakarta
Tanjung Priok Bikin Presiden Zanzibar Kesengsem, Kerja Sama Maritim dengan Pelindo

Keterangan Gambar : Dirut Pelindo, Arif Suhartono (kedua dari kanan) menyambut Presiden Zanzibar, Hussein Ali Mwinyi (kedua dari kiri). Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenewa.com (IMN), JAKARTA: Presiden Zanzibar, Hussein Ali Mwinyi tertarik untuk menjajaki kerjasama sektor maritim dengan Indonesia. Ia menyaksikan langsung operasional Pelabuhan Tanjung Priok melalui Planning and Control Tower Pelabuhan Tanjung Priok, guna mendapatkan gambaran tentang pengelolaan integrated port di Indonesia.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyambut kedatangan Presiden Zanzibar, Hussein Ali Mwinyi di Pelabuhan Tanjung Priok pada 5 September 2024 lalu. Sebelumnya ia melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo pada 2 September 2024.
Baca Lainnya :
- Pelindo Jasa Maritim Gandeng PT KRMBS Kembangkan Potensi Maritim0
- Strategis PT Pelindo Solusi Logistik & PT KBN Kembangan Port Integrated Logistic Center-Marunda0
- Berkelas Dunia, JIIPE KEK Gresik Raih Penghargaan Kawasan Industri Terbaik0
- Top! 2 Perusahaan Pelayaran Global Kesengsem Incar Makassar New Port0
- Apresiasi Potensi Investasi, Konjen Tiongkok Kunjungi JIIPE Gresik0
Pada kunjungan perdana ini, Hussein selain membahas mengenai peluang sinergi antara Zanzibar dan Indonesia, juga menjadi momentum untuk bertukar pemikiran mengenai pengembangan dan pengelolaan pada sektor pelabuhan. Terlebih ada persamaan yang dimiliki Indonesia dan Zanzibar yakni sebagai negara kepulauan.
Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono dalam sambutannya menjelaskan negara kepulauan memiliki tantangan dan kesempatan tersendiri terkait konektivitas.
“Pelabuhan memiliki peranan penting dalam memberdayakan perdagangan, menghubungkan rantai logistik nasional, dan memungkinkan distribusi di kepulauan itu untuk mendorong pembangunan ekonomi,” ujar Arif.
Sedangkan Presiden Zanzibar menyampaikan potensi kerjasama pada sektor pelabuhan yang saat ini dalam tahapan pengembangan.
“Kami ingin belajar penerapan excellent port services dan mencari potensi kolaborasi ke depannya," ucap Hussein.
"Kami berterimakasih juga atas inisiasi Pelindo membuka kesempatan kerjasama dalam bentuk capacity building, dimana personil dari pelabuhan Zanzibar bisa belajar ke Indonesia,” ungkap Hussein.
Dalam kunjungan ini Presiden Zanzibar bersama beberapa Menteri Kabinet dan Delegasi lainnya yang menyaksikan pelaksanaan operasional Pelabuhan Tanjung Priok melalui Planning and Control Tower Pelabuhan Tanjung Priok, untuk mendapatkan gambaran tentang pengelolaan integrated port di Indonesia. (Riz/Oryza)











